AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
pembicaraan serius


__ADS_3

''persiapan sudah seratus parsen di depan mata, hati zia menjadi gamang menjelang hari H , wanita itu tak sekuat yang terlihat,


''sedang ega, lagi lagi harus menekan perasa'an nya sendiri, dia sangat mengerti dan memahami perasa'an zia,


''maaf kan aku ra'' aku bener bener minta ma'af,


''aku harus bagaimana zi, kalau kau tidak sanggup kenapa kau lakukan ini, kenapa kau bawa serta zahra, dia tidak tau apa apa, hati ega pun sama gamang nya, seperti zia,


apa yang harus aku katakan pada zahra, tidak mungkin ini semua karna zia, yang tidak mau melihat kemesra'n ku bersama zahra nantinya, meski aku bisa adil, tapi tetap saja aku takut tidak bisa mengontrol perasa'anku,


ega meraih ponselnya di atas meja kerjanya, mencoba menghubungi zahra,


''hallo ra, apakah kamu sibuk, aku ingin ketemu malam ini,


''iya ketemu di mana, anda jemput saya, apa saya yang kesana,


''aku jemput kamu saja ra,


''ya baik lah aku tunggu nanti malam,


''emang mau kemanasih,


''ke alun alun kota,


'' mau ngapain, mau makan ikan monster lagi,


''iya boleh asal sama kamu makan nya, kamu sudah makan siang ra' iya sudah baru saja, jangan terlalu capek ra' kalau bisa segera tutup lebih awal butik nya,


''ya...emang dari tadi butik tidak bukak,


''oh..ya.. bagus lah, aku tutup dulu, sampai jumpa nanti malam,,


''siapa ra' suami lo..


''idiih calon sis, belum juga sah,


''alah...lagian cuman tinggal hari ini saja. besok kamu sudah jadi nyonya muda kedua wirayudha,


'' iiidiiih... oogaaahh.


'' ogah gimana,' lah memang setatus kamu seperti itu,


''iya tapi aku gak mau di panggil.seperti itu


cukup panggil nona zahra, saja sudah cukup,


''tadi ngapain dia nelfon kamu ra'


''ngajak kin ketemuan di alun alun,


''ngapain


'gak tau katanya ada yang mau di omongin penting ,


''mungkin mau ngomongin daftar, jadual seminggu sama kamu seminggu sama yang ono,,


'' iihh..masak iya segitunya, kan nanti satu rumah, kalau seminggu kelama'an kali,


''kelama'an ya, takut kangen, sepertinya bau bau bucin udah mulai tercium,


''bisa aja, kutu onta,


'' iihh ra' aku bukan kutu onta,


''nah kan kamu sering bilang meri kutu onta,

__ADS_1


''ya iya masak aku di samain sama si meri, ya jauh lah'


''ngatain orang kutu onta, giliran di katain sendiri gak mau,,


di sela sela asik nya obrolan mereka, tiba tiba, poncel zahra berbnyi,


''ra' poncel mu' siapa ra'


'' gak tau gak ada namanya,


'' mending angkat dulu ra'


'' halo zahra, ma'af ganggu waktunya sebentar, nih aku nadin, bisa kita ketmu, ada yany mau aku bicarakan,,


'' oh bisa kak, kak nadin sekarang di mana biar zahra samperin,


'' aku sekarang ada di depan butik mu ra' ''sebentar aku keluar,


''siapa ra''


'' kakak ipar nya mbk zia,


''ngapain''


''gak tau sis kayak nya ada yang mau di omongin penting ,


'' sekarang , biresin ini semua ya' aku keluar dulu,


'' kak nadin'


''zahra ma'af ganggu waktumu sebentar, kita cari tempat dulu ra,


'' kak disini' saja kita masuk dulu,


''gak ada kak, cuman ada siska, kita bisa bicara di ruangan ku,


''ya sudah,


'' mari kak,,


zahra mengajak nadin masuk ke butik nya. dan menuju ruang kerjanya,


''ra kamu mandiri banget, di usia muda sudah punya ini semua ini


sambil berjalan menuju ruang kerja zahra, nadin kagum melihat pencapean zahra, di usia muda punya usaha sendiri, apalagi zahra seorang yatim piatu, tentunya tidaklah mudah bisa seperti sekang,


''kak nadin mau minum apa biar siska buatin,


''apa aja ra' bebas


''ya udah sebentar ya kak, silahkan duduk dulu kak,


''makasih ra'


tak berapa lama kemudian siska datang membawa minuman dingin,


'' kak nadin ini minum nya, silah kan di minum kak,


'' makasih siska,


'' sama sama kak, mari saya peisi


setelah siska keluar dari ruangan zahra, nadin memulai obrolan nya,


''zahra, sebelumnya saya mintak ma'af jika sudah mengganggu waktumu.

__ADS_1


'' tidak apa apa kak bicara saja,


'' begini jahra, seperti yang kita tau pernikahan ini, zia yang minta, zia yang merencanakan, zia yang menginkan, semuanya zia yang memutus kan' kita semua hanya menghormati keputusan nya....


seperti yang kita tau, zia sedang tidak baik baik saja....


entah kapan tuhan akan mengambil hidup nya.....


kita semua gak ada yang tau, kita cuma bisa berharap zia bisa hidup lebih lama lagi...


dan di sisa hidup nya ini, zia hanya ingin menjadi seorang ibu..


sungguh keinginan yang mulia,...


kita semua juga sudah tau bahwa zia tidak bisa hamil karna penyakitnya,...


karna itu lah pernika han ini terjadi, dari pada mengadopsi, zia fikir lebih baik jika suaminya menikah lagi,


'nadin menjeda ucapnya, mengambil nafas dalam dan mbuang nya perlahan, zahra menyodorkan minuman dingin di hadapan nadin...


''minum dulu kak,


'' terimakasih ra'


'' zahra dari tadi hanya diam menyimak, apa yang nadin sampaikan, dan siap mendengarkan kelanjutannya,


''zahra, atas nama zia, aku minta maaf karna talah menyeret dan membawamu ke dalam rumah tangga adik iparku, meski zia hanya adik iparku tapi aku menyayangi zia sepeti adi kanduku sendiri ,


sebenarnya zia tida sekuat yang kita lihat dokter bilang condisi zia sekarang, dia tidak akan bisa bertahan untuk tiga atau empat tahun kedepan, itu jika condisi zia dalam keadaan baik, jika kondisinya buruk, bisa kapan saja zahra,


dokter juga bilang, agar selalu membuat zia bahagia, berharap lupa akan sakitnya, supaya pengobatannya berjalan dengan baik,


''separah itukah sakit mbk zia kak,


aku berharap bisa hidup berdampingan dengan mbk zia lebih lama lagi,


zahra. sekali lagi aku minta ma'af atas nama zia...


jika nanti kamu dan ega sudah menikah...


aku sebagai kakaknya zia, aku mewakili zai,


dengan sangat meminta pengertianmu,


'' pengertian ku maksutnya apa ya kak,


maksutku tolong batasi kemesra'an mu dan ega. jangan terlalu di umbar di depan.zia,


kita semua sudah tau bahwa kamu adalah gadis yang sangat di cintai ega, karna kamu cinta pertamanya,...


kamu tau zahra selama ini pernikahan zia, hanya zia yang mencintai ega, cinta zia bertepuk sebelah tangan,


zia sangat rapuh zahra, dia tidak sekuat yang kita lihat, jika dia selalu merasa tertekan.itu akan, memperburuk condisinya,


'' jika seperti itu, kenapa mbk zia tidak mencari gadis lain untuk menikah dengan suaminya, kenapa harus aku,


'' jika gadis lain' zia takut gadis itu akan bernasib sama dengannya, suaminya tidak pernah mencintainya,


'' baiklah aku mengerti maksut kak nadin, tapi jika suamiku nanti tidak bisa mengontrol perasa'annya terhadapku bagai mana,


''kamu yang mengerti keada'annya zahra, sebisa mungkin kamu menghindarinya....


terima kasih atas semua pengertianmu zahra aku tau kamu gadis yang baik,


''ya.. silahkan kak,

__ADS_1


__ADS_2