
orang tua adam dan zia datang,, belum bisa datang melihat zia'' dan bayinya,, tapi adam dan zia tidak pernah merasa sendiri karna zahra dan mama risa setiap hari datang bergantian menjaga zia,, adam merasa sangat terbantu,,
adam juga tidak pernah berpikir macam macam tentang ega dan zia'' yang adam tau ega tidak pernah mencintai zia'' sedang zia adam berfikir zia sudah melupakan mantan suaminya dan mencintai dirinya sepenuh nya,, sebab adam sudah menghujani zia dengan cintanya,
''pagi sekali zahra sudah datang dengan membawa nola bersamanya, tiga hari ini nola sudah sering menanyakan mama dan papa nya, dan juga adik kecilnya,,
''mama'' serunya kala bertemu dengan mama nya,,
''nola kangen,, ucap nya rasanya ingin memeluk mamanya, tapi zia masih sakit di bagian perut nya,,
''mama juga kangen sayang,, nola tidak nakal kan di rumah tante zahra,, tanya zia sambil mengusap pucuk kepala putrinya,,
''nola gak nakal,, yang nakal adik ela,, adunya membuat zia dan zahra terkekeh,,
''sayang kamu gak kangen sama papa,, seru adam sambil merentangkan tangan nya,,
''kangen tapi nola ingin melihat adik dulu,, ucap nya sambil clingak clinguk mencari adik bayinya,,
''adik juna masih di mandikan sama perawat sayang,, sebentar lagi juga pasti, di bawa kesini,
''kapan kita pulang ke rumah, tanya nola,, ke papanya
''dua atau tiga hari lagi. tunggu mama sehat dulu mama masih sakit,, terang adam pelan, memberi pengertian kepada putrinya,,
besok kalau oma sama opa datang nola mau ikut, atau masih mau di rumah tante zahra,,
''oma sama opa memang mau datang,, tanya nola lagi,,
''hemm,,
''kalau nenek sama kakek,, nola menanyakan orang tua zia'' yang di panggil nya nenek,,
''ya datang juga,, mereka juga pasti pulang,, mungkin besok atau lusa,, nenek sama kakek masih ada pekerja'an,, ucap adam lagi,,
''nola sama tante zahra saja dan kak lio'' nola belajar menggambar,, ucapnya penuh semangat,,
''oh ya,, menggambar apa,, tanya zia penasaran,,
'banyak menggambar binatang, tanaman dan juga rumah,, banyak lagi,, gambar nya kak lio'' juga bagus,, terang nola semangat,,
__ADS_1
''bakat menggambarmu menurun ra'' zahra tersenyum dan mengaguk membenarkan ucapan zia,,
''iya, mbak dia bilang nanti ingin membuat gedung tinggi,, aku tanya gimana caranya, dia bilang lagi, ya di gambar dulu baru di buat mengikuti gambar nya,, ucap zahra menceritakan ke inginan putranya,,
''arsitex, ucap adam membuat zahra dan zia menoleh ke arah nya,,
''sudah di pastikan lio suka menggambar seni sebuah bangunan,, mungkin itu bakat nya,, kembangkan saja ra''
kita ikuti apa yang dia suka, tidak perlu menjadikan anak seperti yang kita suka,, siapa tau nanti putramu bisa mendirikan perusaha'an nya sendiri,, setiap anak tidak perlu dan belum tentu menjadi penerus bisnis keluarga,, madih ada si kembar kan,, terang adam lagi,,
''terserah anak nya, saja mas seperti yang mas adam bilang kita ikuti saja,. kemau'an anak nya,,
''ra'' kamu di sini dulu ya,, sampai siang nanti aku mau lihat kantor sebentar,, pinta adam ke zahra,, sebenar nya tidak enak hati,,
''pergilah mas,, jangan takut ada aku dan nola di sini menjaga mama dan adik nya, iya kan sayang,, nola tersenyum sambil menujuk kan kedua jempol nya,,
''makasih ya,, ra aku dan mas adam sudah banyak merepotkan mu,
''melihat kebaikan zahra dan ega'' yang terlihat begitu tulus,, egois sekali jika zia masih tidak bisa move'on dari mantan suaminya,, lebih egois lagi terhadap adam suaminya yang sudah begitu tulus menerima zia'' apa ada nya,, bahkan di sa'at zia masih menjalani pengobatan nya, dan kecil kemungkinan untuk zia bisa memberikan adam keturunan,,
adam sama sekali tidak mpermasalah kan nya,, karna bagi adam yang terpenting adalah kasih sayang tulus zia' terhadap putinya nola,, dan dirinya,,
''nola tertidur di sofa,, baby juna di box bayinya,, zahra sibuk mengirim pesan mesra kepada suaminya,, sedang zia fokus dengan acara di tv,,
''kamu berkirim pesan sama siapa ra'' senyum senyum sendiri,, zahra menoleh melihat zia yang tersenyum pada nya,,
''biasalah mbak siapa lagi,, ucap zahra''
''ega'' kayak orang pacaran saja kalian,, ucap zia' lagi,,
''iya mbak, sudah punya anak tiga baru merasa seperti pacaran,, zia berfikir apa dia harus seperti itu, untuk memupuk cintanya terhadap suaminya,, mengenang masa pacaran yang begitu indah,,
''tiba tiba pintu terbuka,, dan menampilkan sosok ayu,, sahabat lama zia''
''zi'' sapanya,,
''ya ampun,, ayu..!
kapan kamu datang,, aku kangen,, seru zia'' bahagia bisa bertemu kembali dengan sahabat lama nya,,
__ADS_1
'' aku sudah dua hari sampai indonesia'' kemarin mau kesini masih jetlike, ayu sahabat zia'' setelah menikah dia hijrah ke koreo mengikuti suaminya yang berbisnis di sana,,
''aku turut bahagia'' zi' selamat atas kelahiran bayimu,, ayu memeluk kangen sahabat nya itu,,
''zahra'' apa kabar,, ayu juga memeluk zahra mantan madu sahabat nya itu,,
''aku baik mbak,, cantik sekali putrimu mbak namanya siapa,, tanya zahra,, gemas melihat putri dari ayu, perpaduan indo koreo,,
''namanya kim yeri' yang satunya kim junho'' dia kembar ra'' seperti putra dan putri mu,, ucap ayu,,
''dia banyak korea nya ya mbak,, nanti jadi idol korea ya,,, kayak BTS,, ucap zahra,
tak berapa lama datang adam dan ega'' serta mama risa bersama'n,,
'' ayu melihat takjub intraksi antara adam'' ega'' zia' zahra' dan juga mantan mertua zia mereka seperti keluarga, yang tak pernah ada masalah sebelum nya,,
''kita makan sama sama yuk, lihat lah makan nya banyak sekali,, mama risa mbawa makanan dari rumah, ega membelinya dari luar, adam yang hendak masuk ke restoran untuk beli makan siang di larang sama ega,, karna ega sudah beli, kebetulan mereka bertemu di restoran,,
''mereka semua makan dengan tenang,, adam menyuapi putrinya,, zia sudah bisa turun dari ranjang dan ikut bergabung duduk di sofa,
''ini enak sekali lang,, beli di restoran langganan kita ya,, tanya zahra,,
''iya benar kamu ra' ini enak,, sela zia'' sambil makan udang krispi,
''masakan mama gak ada yang bilang enak gitu'' ucap mama risa,,
''masakan oma'' enak sekali, nola sampai nambah,, ucap nola membuat semua orang melihat ke arah nya,,
''iya kamu benar sayang,, masakan oma emang enak,, ucap adam membenarkan ucapan putrinya,,
''kalau nola yang bilang aku percaya tapi kalau adam yang bilang aku tidak percaya,, ucap ega,,
''kenapa begitu,, aku jujur kok, ucap adam yak terima,,
''kalau anak kecil biasanya tidak pernah berbohong,, tapi kalau kamu dam'' bisa jadi kamu hanya menyenangkan hati mama ku,,
''sialan,, ucap adam kesal sambil melempar tisu bekas nola kearah ega,,membuat semua orang terkekeh,,,
''begitulah potret kebersama'an zia dan keluarga mantan suaminya,, semua berahir indah dan bahagi,, jika kita benar benar iklas dalam arti yang sesungguh nya,, tuhan akan menggan tinya dengan kebahagia'an,, yang luar biasa indah,,
__ADS_1