AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
ke adilan itu gak perlu adaptasi


__ADS_3

pagi menyapa seluruh isi bumi tak terkecuali


pasangan suami.isrti yang masih asik bergelung dengan selimut' ega menggeliat dari tidurnya, melihat jam di dinding sudah menujukka jam lima pagi, ega bergegas bangun dan segera masuk ke kamar mandi, karna jam delapan dia harus sampai bandara, hari ini jadual ega mengunjungi istri pertama nya, yang sedang menjalani pengobatannya di negri singa, ega selesai dengan ritual mandinya, dia bergegas bersiap dengan mengenakan pakaian casual dia siap pergi ke bandara, tapi sebelum pergi ega terlebih dulu menyiap kan semua keperluan istri tercintanya, karna tidak mungkin ega menyuruh asisten rumah tangganya, sedang tiada siapa yang tau kamar rahasia itu, ega mengecup kening istrinya lembut dan lama, berahir di bibir menyesapnya penuh cinta, tidur lah aku akan mengunjungi zia untuk dua hari kedepan, pamit ega dalam tidur zahra,


sebelum pergi ega juga berpesan jangan ada kepada para pelayan rumahnya untuk selalu menjaga dan melayani apapun yang istrinya butuh kan,


tepat jam delapan pagi pesawat ega sudah terbang menuju negri singa,


sedang zahra baru saja menggeliat dari tidurnya, mata indahnya menelisik seluru ruangan kamar rahasia itu, mencari si tuan suaminya, zahra hanya bisa menghela nafasnya kasar, setiap kali zahra bangun dari tidurnya tuan suami pasti sudah tidak ada,


zahra bangun dari tidurnya dan masik kekamar mandi untuk mem bersihkan diri, sa'at zahra masuk, kamar mandi rupanya sudah bersih dan rapi kembali tiada lagi sisa sisa percinta'an mereka tadi malam,


tiga puluh menit kemudian zahra sudah selesai dengan ritual mandinya, zahra melihat pakaian gantinya sudah tersedia di atas meja nakas, zahta segera memakai pakaian nya lalu merapikan kembali tempat tidurnya,


dan keluar dari kamar rahasia itu,


zahra menuruni anak tangga menuju meja makan karna perutnya sudah sangat kelaparan,,,


''selamat pagi nona, sapa rima pelayan pribadi zahra di rumah itu,


anda mau sarapan pakai apa biar saya sediakan, tawar rima sopan...


''aku mau roti pakai selai coklat dan alpukat kocok saja, ucap zahra ramah,


''tunggulah sebentar segera saya siapkan nona, ucap rima lagi,, zahra menunggu sambil memain kan henfonnya,


''ting... bunyi notif di ponsel zahra,


zahra melihat pesan apa yang masuk di ponselnya, lagi ini yang tiga kalinya sebuah pesan pemberitauan, transferan uang berjumblah seratus juta telah masuk ke rekening anda,


zahra meletak kan ponselnya kasar di atas meja,


''huuff zahra menghela nafasnya kasar, bener bener ini orang, di anggap nya aku apa. pela**r kah, habis di pakai dia bayar, gerutu zahra kesal,


''rima apakah tuan sudah kekantor, tanya zahra pada rima,


'' tidak nona,,? tuan tidak kekantor, tuan hari ini pergi mengunjungi nyonya zia di singgapure. apa kah tuan tidak bilang ke anda. nona ucap rima,

__ADS_1


''ya kalau dia bilang, aku tidak akan bertanya padamu rima ucap zahra sedikit ketus masih ada rasa kesal di hati zahra gara gara transferan uang tadi,


zahra menikmati manakanan nya sedikit kurang berselera..


dan dia buru buru segera pergi


''rima aku pergi dulu, aku akan ke butik, nanti malam tidak usah menyiapkan mankan malam aku akan makan di luar bersama siska, ucap zshra pada rima.


rima hanya mengangguk sambil tersenyum,


zahra keluar dari dalam rumah dan menuju parkiran di mana mobil kesayangan nya, di parkir, di antara mobil yang terparkir rapi di garasi rumah mewah itu, mobil zahra yang paling terlihat mencolok, bagai mana tidak mencolok, diantar mobil yang ada mobil zahra yang paling murah meriah menurut tuan suaminya, tapi menurut zahra mobinya itu sebuah pencapaian yang luar biasa..jerih payah nya,


mobil zahra melaju membelah jalanan ibukota, empat puluh menit kemudian zahra sudah sampai di butik nya,


zahra memasuki butiknya dia terlihat lesu dan tidak bersemangat,


siska menghampirinya,


''ada apa sih besthi.. kok keliatan nya tidak semangat, tanya siska yang heran melihat sahabatnya itu tidak separti biasa nya..


''zahra hanya diam dia memperlihatkan poncelnya ke siska, notif ransferan uang yang masuk ke rekening nya,


''ini maksutnya apa ra' siapa yang transfer sebanyak ini, ke rekeningmu, tanya siska heran,


''yang transfer suamiku sis....? setiap kali aku sama dia menghabiskan malam bersama paginya dia langsung transfer uang,


nenurut mu uang apa itu, tanya zahra ke siska...


''ya.. uang nafkah, buat kamu belanja, memang nya uang apa lagi cobak,


''oh.. ya.. menurutku kalau itu uang nafkah cukup sebulan sekali sis'


ini setiap kali aku sama dia menghabiskan malam bersamanya paginya dia langsung transfer, aku seperti pala**r habis di pakai langsung di bayar,


zahra tesenyum kecut, miris sekali hidupnya,


''ya gak seperti itu juga ra' mungkin suami mu mengira kamu pengen belanja,

__ADS_1


mungkin dia mengira kamu malu untuk meminta, lebih baik dia kasi dulu,


ucap siska masih berpikir positif,


'' kamu tidak tau sis, selain kucing garong yang sukanya diam diam masuk kamar orang tanpa pamit tanpa permisi, pergi juga tanpa kata, dia juga se ekor bunglon, kadang perhatian sikapnya hangat bicara lembut, nanti tiba tiba dia juga bisa jadi kulkas dua pintu, ucap zahra menggebu gebu,


''jadi sekarang bagaimana,,,? maumu apa ra'..!


siska juga tidak tau harus berbuat apa,


''mauku perlakukan aku seperti mbk zia, dia harus seperti itu juga terhadapku,


kalau dia mencintaiku,


siska terkekeh mendengar perkata'an sahabatnya itu,


''ra,,? dengarkan aku, kamu bicarakan ini lagi sama suamimu, lagian ya..ra'..?


pernikahan kalian baru jalan sebulan,,


siapa tau suamimu masih perlu adap tasi karna mendadak dia punya dua istri tanpa di rencanaka terlebih dulu,,


ucap siska menasehati sahabatnya itu,,


''kalau menurutku ya.. gak seperti itu sis.


keadilan itu gak perlu adap tasi,


siap gak siap ya harus siap..


kalau yang siap hanya aku teru bagaimana mana aku menjalani semuanya...!


aku juga sudah mencoba memahami ke ada'an mbk zia, perminta'an kak nadin hari itu juga sudah aku lakukan, terus apa lagi yang kurang, zahra mengeluarkan semua unek unek nya,,!


''yang sabar ya ra, seperti ku bilang tadi, pernikahan kalian baru jalan sebulan, kita liat aja dulu kedepannya,,! apakah sikap suamimu masih seperti ini,


kalau masih seperti ini nanti kamu bisa bicarakan dengan nya, siska mencoba menenangkan sahabatnya itu,,,

__ADS_1


gengs gimana update dari pagi hingga ke malam belum lulus juga reveiw, sabar ya


__ADS_2