AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
sudahlah


__ADS_3

ega membawa istrinya, makan malam, di salah satu restoran elit di tengah kota,, sa'at baru dari toilet restoran zahra melihat,, anak kecil yang terjatuh,, lalu zahra menolong nya,, membantunya berdiri,, seorang anak laki laki yang kira kira seumuran si kembar,,


''terimakasih karna sudah menolong putraku,, tiba tiba terdengar suara wanita, di samping zahra,,


''sama sama mbak, aku juga punya anak kira kira seumuran anak mbak,, sena tersenyum lalu mengulurkan tangan nya,,


''perkenal kan aku sena'' dan ini putraku niko'' ucap sena memperkenal kan dirinya dan putra nya,,


''perkenal kan juga namaku zahra,, zahra menerima uluran salam perkenalan sena,,


''sayang kamu di sini,, tiba tiba terdengar suara dari belakang sena,,


''aku disini mas,, tadi niko'' terjatuh,, untung ada mbak ini'',, menolong putra kita,, ujar sena kepada riko suaminya,,


''oh,, terimakasih,, zahra,, ucap riko yang langsung memanggil nama zahra,,


''apa anda mengenalku,, kenapa anda tau namaku,, ucap zahra sedikit bingung,,


''aku memang tidak mengenal mu,, tapi aku kenal baik suamimu,, dulu,, ucap riko yang membuat zahra,, membuka mulut nya membentuk huruf oo''


''ma'af kami harus pergi,, ucap riko pamit undur diri,,


setelah riko dan istrinya pergi zahra meneruskan la.gkah kakinya menuju meja di mana suaminya sudah menunggu nya,,


''sayang kenapa ke toilet,, lama sekali,, zahra tersenyum sambil menjatuhkan,, bobot tubuh nya, di kursi samping suaminya,,


''aku tadi menolong anak kecil yang terjatuh, kira kira seumuran si kembar,, dan aku sempat berkenalan dengan ibu nya,, namanya sena, lalu datang juga suaminya,, tapi aku tidak tau nama suaminya,, tapi dia mengenal mu,, terang zahra,,


''riko,, jawab ega'' sekilas,,


''pantesan nama anak nya hampir mirip, kalau gak salah tadi niko'' ucap zahra mengingat nama anak dari teman suaminya,,


''riko itu,, dulu mantan tunangan zia''


riko dulu sangat mencintai zia'' tapi sayang zia sama sekali tidak pernah menggap nya,, ucap ega,,

__ADS_1


''apa bedanya sama kamu'' mbak zia'' dulu juga sangat mencintaimu tapi kamu juga tidak pernah menggap nya,, ucap zahra,,


''itu beda sayang,, aku bukan tidak mengagap zia,, aku sudah berusaha keras untuk mencintai nya,, tapi tidak bisa,, yang penting selama aku menikah dengan zia,, aku sudah melakukan tanggung jawabku sebagai suami,, aku tidak pernah mengabaikan nya,, ucap ega lagi,,


''iya tidak pernah mengabaikan mbak zia' tapi mengabaikan ku,, ucap zahra ketus,, ega menoleh menatap lekat istrinya, lalu menghela nafas nya dan tersenyum,,


''aku tau aku salah,,aku sudah menebus nya,, kenapa masih di ingat, yang dulu,, ucap ega lembut,,


''bukan aku yang mengingat nya,, kamu sendiri yang bilang,, ega menggenggam tangan istrinya, dan mengecup nya lembut punggung tangan zahra,


'' aku berencana,, mengajak mu dan anak anak liburan,, kamu saja yang pilih negara mana yang mau kita datangi,, mendengar kata liburan, zahra terdiam,, suaminya ini tidak pernah sekalipun mengajak nya liburan,, selama pernikahan nya,,


''tidak usah aku tidak butuh liburan, di rumah saja menghabiskan waktu bersama anak anak bagiku sudah cukup,, zahra menolak untuk berlibur,,


'ada apa dengan mu sayang,,


apa ada yang salah dengan ucapan ku,, ega merasa istrinya kesal dengan sesuatu,,


''kita pulang sepertinya kamu capek,, ega menarik perlahan tangan istrinya untuk berdiri,,


zahra berjalan cepat di depan ega menuju mobil,, sa'at memasuki mobil zahra membantung kasar pintu mobil,, di susul ega yang duduk di belakang kemudi,, dalam perjalanan pulang,, tak terdengar suara zahra maupun ega,, keduanya diam membisu,, eva menepikan mobil nya di suatu tempat masih arah yang sama menuju rumah nya,,


''mau kemana lagi kita,, ini belum sampai kan,, protes zahra sa'at tau mobil menepi bukan di rumah nya,,


''ega membuka pintu lalu turun dari mobil,, dan memutari mobilnya,, untuk membuka kan pintu mobil untuk istrinya,,


''turun lah,, ikut aku sebentar,, ucap ega lembut menyuruh istrinya untuk turun,,


''tidak mau,, aku mau pulang ucap zahra ketus


''iya, kita pulang tapi tidak dalam keada'an seperti ini,, kita perlu bicara dulu,,,


rumah bukan untuk tempat berdebat,, kita selesaikan ini dulu,, sebelum kita sampai rumah,, zahra mendengus kesal lalu turun dari mobil,,


''ega membawa istrinya melihat pemandangan kota dari tempat tinggi,, terlihat begitu indah,,

__ADS_1


''ega duduk di samping istrinya,, untuk sesa'at hening ega menatap lembut wajah cantik istrinya,, di sentuh nya pipi mulus bak porselen, yang selalu di kecupnya setiap bertemu muka dengan istrinya,,


''ada yang kamu tidak suka dariku, ra'' apa ada yang salah dengan ucapan ku tadi sa'at di restoran,, ega bertanya lembut,


''zahra masih diam menatap pemandangan kota dari atas di waktu malam,,


''sayang,,


''jika kamu diam seperti ini, aku tidak akan pernah tau di mana letak salah ku,, bagai mana caraku minta ma'af bagaimana bisa aku memperbaiki nya,, heemm zahraa...?


''katakan padaku lang'' dari dulu aku tidak pernah tau apa alasanmu mengabaikan ku,, sedang mbak zia kamu selalu menjaga hati dan perasa'an nya,,


ega mennghela nafasnya, berat,,


''kenapa dibahas lagi waktu yang sudah berlalu,, yang terpenting sekarang bagaimana aku ke kamu dan anak anak,, apa ada yang kamu tidak suka dariku,, bukan membahas yang sudah menjadi abu,,


''ma'af mungkin masalah yang satu itu aku tidak bisa menjelaskan detil nya,, terlalu rumit untuk aku ceritakan,, aku yakin author juga pusing,,


''zahra menatap tak suka suaminya,, kenapa masalah sepele saja tidak bisa di jelaskan, tangan nya terkepal erat rasa ingin memukul suaminya itu terlintas di pikiran nya,,


''ega sudah siap untuk menerima amarah istrinya,, makian dan cacian nya,, bahkan jika zahra memukulnya ega sudah siap,, asal istrinya ini bisa tenang kembali,,


''kamu tau kan ra'' waktu itu zia sakit,, aku hanya tidak ingin menambah beban pikiran zia,, yang membuat kesehatan nya menurun,, hanya itu tidak ada yang lain,,


kamu bahkan tidak tau bagaimana perasa'an ku mengabaikan mu,, sakit, itu yang ku rasakan,, ucap ega sendu


''lalu bagai mana kamu bisa bersama mbak zia hidup dalam rumah tangga tanpa cinta,, bagai mana caramu memberi nafkah batin nya,, sedang hatimu tidak mengingin kan nya,, ega terdiam,, tidak tau harus berkata apa,, perasa'an nya waktu itu tidak bisa untuk di gambarkan apa lagi di ceritakan,,


''sudah lah,, kita lupakan masa lalu,, tidak perlu lagi untuk di bahas dan di ceritakan,, ega membawa zahra kedalam pelukan nya,, zahra berusaha terlepas dari pelukan suaminya,, bukan nya melepaskan,, ega semakin erat memeluk istrinya,,


''dengar kan aku kali ini ra'' sudah cukup tidak perlu membahas masalah yang sudah berlalu,, zia sekarang sudah menemukan cintanya,, kebahagiannya,, jangan buat pembaca cerita kita semakin membulimu,, aku yakin hati author galau,,


''kita pulang sekarang,, yakin lah dengan ku,, hatiku cuma ada kamu dan anak anak kita,,


'''bersambung

__ADS_1


__ADS_2