AKU JUGA ISTRIMU

AKU JUGA ISTRIMU
bersukur


__ADS_3

Zahra memasuki rumahnya,, dengan Ega mengekor di belakang nya, langkah kaki zahra terus berjalan menaiki tangga menuju kamar nya,, sa'at hendak mebuka pintu kamarnya, zahra melihat kamar putra nya, terbuka sedikit dan lampunya masih menyala,,


''kakak, kenapa belum tidur,, ini sudah malam sayang,, zahra menghampiri putranya,,


''mom,, tadi bunda kesini,, sama om adam'' kata bunda poncel mommy tidak bisa di hubungi,, terang lio''


''terus bunda ngomong apa lagi sayang,, ucap zahra sambil merogoh tas kecil di tangan nya,, mencari keberada'an poncel nya,,


''bunda bilang mau nitipin nola,, bunda mau kerumah sakit adik kecil sudah mau lahir,, ucap lio lagi,, zahra menemukan poncel nya,, dalam keada'an data of,,


''kenapa datanya mati sih,, siapa yang mati'in, perasa'an tadi gak apa apa,, ini pasti kerja'a airlangga,, zahra menyalakan kembali data poncel nya,,


''sayang sudah malam sebaik nya kamu tidur,, zahra merapikan selimut putra, lalu mematikan lampu di kamar putranya dan menggantinya dengan lampu tidur,, zahra melangkah keluar dari kamar putra nya,,


''lang kamu mati'in data poncelku,, zahra menujuk kan poncel nya,, lalu duduk di pinggiran ranjang melihat begitu banyak nya pesan masuk dari zia,, dan puluhan panggilan masuk,,


'ra'' aku bisa nitip nola gak,, mama sa papa lagi di luar negri,, mungkin besok baru pulang,, ini aku sepertinya sudah mulai kontraksi,,


seperti itulah salah satu bunyi pesan zia''


''lang anterin aku ke rumah sakit,, sekarang,,ucap zahra''


sambil bergegas masuk ke ruang ganti untuk berganti baju dengan yang lebih santai,,


ega menatap tidak mengerti istrinya,, kenapa malam malam begini di mau kerumah sakit,,


''sayang ngapain kerumah sakit,, malam malam begini,, siapa yang sakit,, tanya ega kala melihat istrinya,, sudah ganti baju dengan yang lebih santai,,


''cepat sekarang lang,,mau anterin gak, kalau gak mau biar aku bawa mobil sendiri,, tanpa menunggu jawaban suaminya zahra sudah keluar,, dari kamarnya meninggal kan ega yang masih berdiri matung,,


''oh.. my goodnes,, ega me ngacak acak rambut nya,, lalu berlari menyusul istrinya,, turun kebawah,,


ega mengeluarkan kembali mobil nya, dari dalam bagasi,,


''rumah sakit kasih bunda,, ucap zahra cepat sbil melihat terus poncel nya,,


''siapa yang sakit sayang,, tanya ega,, sambil fokus dengan kemudi mobil nya,,

__ADS_1


''lain kali jangan matikan, poncel ku,, jika ada ke ada'an darurat seperti ini,, kita tidak tau kan,, tanpa menjawab pertanya'an suaminya,, zahra malah mengomel, khas emak emak yang lagi pms,,


''iya aku minta ma'af,, memang nya siapa sih yang sakit,,


''lagian ngapain sih lang' kamu pakek mati'in data poncel ku,, zahra,, masih kesal dengan suaminya,,


''tanpa bertanya lagi,, ega diam fokus dengan kemudi nya,, sampai mobil nya, sudah memasuki halaman rumah sakit, ega memakirkan mobil nya,, lalu turun menyusul istrinya yang sudah turun duluan,,


''sayang kita kemana dan siapa yang sakit,, berapa kali aku tanya sama kamu kamu tidak menjawab nya,, lagi lagi zahra tidak menjawab pertanya'an suaminya,, zahra berlalu meningal kan ega,,


'huuff terdengar hela'an nafas ega yang berat,, dengan langkah cepat ega mencoba mengejar langkah kaki istrinya yang lumayan jauh tertinggal,, zahra terlihat buru buru sekali,, dan menghilang di balik pintu lif,, yang tertutup,, ega menatap nanar pintu lif yang tertutup,,


sambil melihat layar led kecil, di lantai berapa zahra pergi,,


''tiga gumam ega,,


''zahra keluar dari lif, tanpa menyadari suaminya tidak ada di sampingnya,, lalu menuju ruang rawat zia''


''mbak zia'' sesa'at pintu sudah terbuka,, terlihat nora tertidur di sofa,, sedang zia,, wajah nya sedikit meringis menahan sakit kala kontraksi datang,,


''zahra,, ma'af merepot kan mu,, ucap zia sambil menahan rasa sakit di perut nya,,


''aku ngerti ra''' tidak usah merasa bersalah,, mungkin kamu tidak mau di ganggu sa'at diner romantis sama ega,, ucap zia lagi,,


''kamu kesini sama siapa ra' tanya adam tiba tiba,,


''sama ega'' jawab zahra sambil melihat kebelakang,, mencari keberada'an suaminya,


''tadi kamu masuk sendirian lho ra'' ucap zia,,


''tadi ada kok, di belakang ku,, ucap zahra lagi,,


''biar aku yang cari ega'' kamu disini temani zia dulu ya..ra'' adam keluar mencari keberada'an ega,, yang tertingal istrinya,, tak berapa lama sa'at adam baru ke luar dari ruang rawat istrinya,, adam.melihat ega berdiri di samping lif, dan memain kan poncel nya,,


''ega'' kamu ngapain di sini,, kenapa tidak ikut zahra masuk, suara adam mengaget kan, ega yang sedang menunduk , melihat layar ponselnya,,


''dam'' ngapain kamu disini, siapa yang sakit,, tanya ega,

__ADS_1


''zia'' sudah masuk rumah sakit,, aku tadi kerumah mu kamu nya, tidak ada'' ucap adam,,


''oh.. ma'af pantesan zahra panik, begitu sampai rumah sa'at melihat poncel nya,, soal nya data di poncel nya aku yang mati'in,, ucap ega menyesal,,


''santai aja bro,, ucap adam sambil menepuk pelan lengan ega' adam membawa ega ke ruang rawat istrinya, zia''


''sayang kenapa aku di tinggalin,, ucap ega sesa'at sudah sampai di ruang rawat zia''


''ma'af,, aku sampai lupa,, ucap zahra sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal,,


''ma'af ya'' zahra'' ega'' aku nyusahin kalian malam malam,, papa sama mama dan juga kak nadin mereka semua masih di paris,, ujar zia''


''sudah lah zi' gak usah di pikir kan, lagian aku sama zahra juga ada,, masih ada mama risa, ngapain bingung,, kita keluarga kan,, ucap ega yang membuat hati zia tenang,, jika haru menitip kan putrinya nola sama zahra dan ega,,


''mbak zia'' tadi dokter bilang sudah pembuka'an berapa,, tanya zahra,,


''dokter bilang baru tiga ra'' besok semisal aku gak kuat dengan sakit nya,, adam mintak untuk oprasi saja,, aku sih pingen nya normal,, siapa tau aku cuma di beri kesempatan sekali ini saja untuk bisa hamil,, ucap zia sambil mengusap perut nya yang buncit dan menahan rasa sakit,,


''jangan bilang seperti itu mbak, tuhan sudah banyak bermurah hati kepada mbak zia'' meski begitu mbak zia masih di beri kesempatan untuk bisa menjadi wanita sempurna seutuh nya,,


zia'' tersenyum sambil menggenggam erat tangan mantan madunya,,


''kamu benar ra'',, mungkin aku yang kurang bersukur,, zahra tersenyum,,


''kita hanya manusia biasa mbak,, wajar kita membuat kesalahan dan hilaf,, aku juga begitu terkadang banyak tidak bersukur nya,, padahal tuhan sudah memberiku banyak kebahagia'an,, anak yang sehat dan lucu,,


suami yang mencintaiku,, dan juga kaka yang baik seperti, mbak zia'' ucap zahra,


''iya ra aku juga, terimakasih, kamu dan ega masih mengagap ku sodara, terlepas hubungan kita dulu, kita masih menjalin komunikasi dengan baik,, aku juga bersukur punya putra yang tampan seperti lio'' putri cantik seperti nola,, dan tuhan juga masih memberiku kesempatan untuk merasakan melahirkan titipan nya,,


dulu aku menikah dengan pria yang aku cintai meski pernikahan kami berahir,, dan kini aku menikah dengan pria yang mencintaiku dan aku terus belajar mencintainya,, zia dan zahra terus mengobrol melupakan rasa sakit di perut zia'' sedang ega dan adam di sofa juga sedang mengbrol entah apa yang mereka obrolkan,,


''mbak zia'' mas adam,, aku bawa nola bersamaku,, biarkan dia tidur nyaman di rumah, dari pada disini, kasian dia,, nanti nola juga bisa main sama anak anak,, ucap zahra,, sa'at ega coba membawa nola dalam gendongan nya,,


''aku titip putri ku, zahra' sekali lagi ma'af, ngrepotin kalian,, ucap adam,


''santai bro, gak usah di pikirkan, siap kan saja mental mu untuk besok,, adam tersenyum mendengar ucapa ega,

__ADS_1


''ini bukan yang pertama buat ku, aku sudah pernah merasakan nya,, ucap adam sambil mengusap pucuk kepala putrinya yang tertidur dalam gendongan ega,,


bersambung


__ADS_2