
"Tapi setidaknya sempat meminta maaf padamu, aku merasa lebih lega Rianty", ujar Devan lagi.
"Bagaimana keadaan Monica sekarang mas?", tanya Rianty akhirnya tidak bisa menahan rasa ingin tahunya tanpa menjawab pertanyaan Devan.
"Kadang aku tidak pernah menyangka adik ku bisa melakukan hal seperti itu. Tetapi bagaimana pun dia tetap adik ku.
Sesudah dibawa pulang, Monica kami kurung di Mansion, karena kami takut kalau dia akan mencelakakan kamu lagi.
Tapi kami tidak pernah menyangka setelah dikurung, sifatnya menjadi aneh dan tidak perduli dengan keadaan sekitarnya, seperti orang yang terganggu jiwanya. Bahkan berat badan nya tinggal 40 kg, untung saja Patrick benar-benar mencintainya, bersedia membawa Monica bersamanya untuk ke Paris, sekalian untuk pengobatan. Ibu yang sempat tidak setuju dengan Patrick yang bukan berasal dari kalangan kami, akhirnya mau tidak mau setuju juga.
Walaupun Monica tidak ditahan, tapi akhirnya dia sudah mendapatkan balasannya sendiri. Semoga kau bisa memaafkan Monica", ujar Devan mengakhiri ceritanya dan menarik nafas lega, setidaknya dia sudah mewakili Monica untuk meminta maaf atas kesalahan Monica .
"Aku sudah lama berusaha melupakan kejadian itu mas, jadi kupikir aku sudah memaafkan Monica", ujar Rianty akhirnya.
"Terima kasih Rianty", ujar Devan.
...********...
"Untuk apa kamu mendekati Rianty?", tanya Gerald yang tiba-tiba muncul, membuat Rianty kaget dan menoleh ke asal suara Gerald.
"Cuman menanyakan kabar Rianty, jangan terlalu posesif Gerald!", sahut Devan santai.
"Karena kamu sudah datang, maka aku permisi dulu", ujar Devan langsung meninggalkan pasangan itu
Devan sudah mengenal Gerald sejak lama, jadi dia hafal dengan sifat Gerald yang pendendam. Devan yakin Gerald tidak suka dengan keluarga Anderson lagi, sejak Monica berusaha membunuh Rianty.
Apalagi Gerald juga tahu kalau dulu dia juga pernah menyukai Rianty.
Jadi sebaiknya dia pergi, daripada menjadi masalah.
...********...
"Ngapain Devan mendekatimu? Apa yang Devan bicarakan dengan mu?", tanya Gerald curiga dan menatap ke Rianty dengan intens.
Rianty malah mengerucutkan bibir mungil nya,
"Aku yang cuman berbincang saja diinterogasi seperti pelaku kejahatan! Mas Aldo malah digandeng mesra cewek cantik malah gak merasa bersalah, huh", omel Rianty langsung membuang muka tidak mau melihat Gerald.
Melihat Rianty yang ngambek, Gerald jadi lupa tentang Devan, langsung tersenyum karena merasa tingkah Rianty menggemaskan.
"Kamu cemburu ya sayang?", bisik Gerald dekat telinga Rianty yang entah kapan sudah berada di belakang tempat duduk Rianty, tanpa Rianty sadari.
"Jangan cemburu, mana mungkin aku suka perempuan lain, kamu yang paling cantik hari ini, aku tidak tahu hari ini masih sanggup tidak mengikuti batasan dari dokter Mira", sambung Gerald lagi.
"Dasar gombal, omes lagi!", omel Rianty tersipu dan menoleh ke belakang, ke arah Gerald.
__ADS_1
"Aku tidak cemburu, yang cemburu anakmu", ujar Rianty tersenyum sambil menunjuk perutnya.
Rianty tidak menyangka kalau Gerald langsung berjalan ke depannya dan berjongkok serta mengelus perut Rianty,
"Jangan cemburu ya nak, papamu hanya mencintai mami mu seorang. Tidak ada perempuan lain yang sanggup mengalahkan mami mu di hati papa", ujar Gerald sambil memandang Rianty.
Rianty benar-benar terharu, sudah dua kali dia mendengar Gerald menyatakan cinta, tapi kali ini Gerald menyatakan cinta di depannya langsung.
"Aku juga mencintaimu mas, semoga setelah ini kita akan berbahagia selalu, dan tidak ada apapun lagi yang menghalangi cinta kita", ujar Rianty dalam hati berharap, tanpa sadar tangan nya membelai rambut Gerald dengan penuh kasih.
Mereka tidak sadar ada dua pasang mata yang memandang mereka sejak tadi.
...********...
Devan melihat kemesraan kedua pasangan itu dengan sedikit iri,
"Andaikata Monica tidak mempertemukan Rianty dan Gerald, mungkin kah Rianty bisa menyukai ku?", pikir Devan dalam hati menyesali perbuatan adiknya.
"Ah, sebaiknya aku segera mencari Angel untuk pulang, agar otak ku tidak berpikiran macam-macam lagi", pikir Devan memutuskan, beranjak pergi dari tempat nya berdiri dan tidak mau melihat lagi ke pasangan itu.
...********...
Sedangkan Lucy yang menyaksikan kemesraan Gerald pada Rianty langsung terpana,
"Astaga, manusia batu itu ternyata bisa bersikap romantis juga! Sayang dia bukan jodohku", sesal Lucy.
"Sebaiknya mulai sekarang aku buka lebar-lebar mataku agar aku bisa mendapatkan jodoh yang cocok, tidak bertepuk sebelah tangan lagi. Coba aku mulai saja di pesta ini, kayaknya banyak juga cowok-cowok yang ganteng!", pikir Lucy menyemangati dirinya sendiri.
Sedang mengedarkan matanya mencari mangsa, tiba-tiba tatapan Lucy terhenti pada sekretaris Kim yang sedang meminum air mineral.
"Koq aku gak sadar ya kalau selama ini sekretaris nya si Gerald juga ganteng ya?", pikir Lucy yang otaknya langsung mulai menyusun rencana.
...********...
...βInti kehidupan adalah menemukan apa yang benar-benar Anda cintai, kemudian membuat pengalaman hidup sehari-hari menjadi berharga.β -Denis Waitley-...
Rianty yang mengalami kepahitan dalam hidupnya sejak kecil, akhirnya menemukan orang yang benar-benar mencintai dan begitu melindunginya, tentu kehidupan Rianty untuk selanjutnya menjadi lebih berarti dan berharga. Karena pada akhirnya dia dikelilingi orang yang menyayanginya.
Sedangkan Gerald yang tadinya menganggap kalau cinta itu tidak ada, akhirnya menemukan cinta sejatinya, yang membuat dia mengerti untuk mencintai dan dicintai.
Membuat hari-hari nya terasa berharga bersama orang yang dia cintai.
Jika kedua nya sudah sehati dan mencintai, tentu mereka akan merasa setiap kebersamaan mereka berharga dan akan hidup berbahagia.
...**TAMAT**...
__ADS_1
...Sekedar cerita...
...Halo pembaca tersayang, akhirnya novel "Anak Genius: akan kutemukan kamu papa", tamat juga....
...Author cuman mau sekedar berbagi cerita saja. Author sungguh bersyukur bisa menamatkan novel ini....
...Sebenarnya Novel ini hendak ikut serta dalam lomba yang diadakan pihak Noveltoon, tapi gagal....
...Karena saat ikut lomba author sudah salah prosedur, maklum saja author agak gaptekππ....
...Akhirnya author sempat terhenti di episode 3, dan author sudah berpikir untuk tidak melanjutkannya....
...Tapi karena permintaan pembaca, akhirnya author lanjutkan lagi....
...Tapi ceritanya semua sudah keluar dari kerangka karena sudah tidak ikut lomba, mungkin saja isi dan judulnya pun sudah tidak sesuai....
...Karena author yang terbiasa mengarang tanpa kerangka....
...Akhirnya up juga tersendat-sendat, author benar-benar minta maafπ...
...Jadi kalau ada pembaca yang kurang puas dengan ceritanya harap maklum yaππ...
...Nah sekarang Author mau jawab pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan pembaca :...
...1. Apakah akan ada S2?...
...Tidak ada S2, setiap membuat novel author tidak pernah membuat S2....
...2. Apakah akan ada part bonus?...
...Tidak ada, bagi author novel yang sudah tamat, berarti ceritanya sudah selesai, jadi tidak akan ada lagi part bonus....
...3. Kapan karya barunya launching lagi?...
...Sementara Author Hiatus dari Noveltoon, karena sudah janji masuk kan karya baru ke PF lain....
...Bila ada karya baru akan ada pemberitahuan di GC, tapi dalam waktu dekat ini belum adaππ...
...Akhir kata author ucapkan terimakasih pada semua pembaca yang sudah mendukung author dari pertama sampai akhir cerita, terutama untuk pembaca yang sudah di level Fans....
...Tanpa dukungan pembaca, Author tidak akan berarti, apalagi novel author jarang dipromosikan....
...Terimakasih untuk dukungan like, comment, vote dan hadiah. Semoga bisa berjumpa lagi di lain cerita....
...πππ...
__ADS_1
...Love you All...
...πππ...