Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Tidur bersama


__ADS_3

Malam harinya.


Richard dan Alex Berangkat ke Kantor polisi untuk melaporkan khasus hilang nya Trisna 4 tahun lalu.


"Selamat siang pak, saya ingin melaporkan khasus anak hilang" Alex


"Sudah berapa lama dia menghilang?" Polisi


"4 tahun pak" Alex


"4 Tahun?! dan kau baru melaporkan nya sekarang?" Polisi


"Saya sudah melaporkan nya 4 tahun lalu, tapi belum ketemu pak. dan khasusnya telah di tutup" Alex


"Jika sudah di tutup sekarang untuk apa kau melaporkan nya lagi?" Polisi


"Saya melihat nya di sebuah rumah di tengah hutan. saya masih ingat jalan ke sana. dia di culik oleh seorang mafia" Richard


"Terus?" Polisi


"Terus apa?" Alex


"Apa kalian punya bukti?" Polisi


"Tidak ada, tapi saya melihat nya secara langsung. bukan kah itu tugas polisi untuk mencari buktinya?" Richard


"Apa kau melihat tumpukan lembaran kertas ini? Aku tidak punya waktu untuk mencari bukti 4 tahun lalu" Polisi


"Tapi pak, Saya melihat nya siang tadi" Richard


"Aku tidak punya waktu untuk mencari kembali khasus 4 tahun lalu. mungkin berkas nya sudah di buang bahkan di bakar" Polisi


"Tapi pak, bapak adalah polisi" Richard


"Saya tau. tapi saya tidak punya waktu untuk laporan tidak mendasar" Polisi


"Kau bukan tidak punya waktu! melainkan kau sudah di bayar oleh Zian!. Jujur saja" Richard


"Jika ia kenapa? dan jika tidak kenapa?" Polisi

__ADS_1


"Sial!!" Richard


"Kita pulang saja Richard! Kita akan mengambil tindakan sendiri" Alex


****(Bali)


Trisna masuk ke dalam kamarnya setelah selesai makan malam.


Zian juga masuk ke dalam kamar.


"Trisna, Kau tidur deluan. Aku dan James akan pergi" Zian


"Kemana? aku ikut ya" Trisna


"Tidak boleh, ini urusan orang dewasa" Zian


"Apa ke Club?" Trisna


"Bukan. Dari mana kau tau Club?!" Zian


"paman bilang jika itu tempat favorit Daddy, dan anak-anak sepertiku tidak bisa masuk" Trisna


"Baiklah Daddy, tapi cepat pulang. besok aku ingin jalan-jalan" Trisna


"Selama aku belum pulang, kau jangan berani keluar" Zian


"Aku akan tidur dan tidak mungkin keluar" Trisna


Zian keluar dan berangkat dengan James.


Zian menemui beberapa orang di sebuah Ruangan VIP di sebuah Club.


"Harganya 1 Miliar untuk keluaran terbaru" James


"Saya Pesan 50 senjata. Uang nya akan segera di transfer"


"Senjata mu akan segera di krim lewat laut. Pastikan tidak ada polisi atau keamanan yang mengawasi" Zian


"Tentu saja tuan"

__ADS_1


"Baiklah, saya tunggu uang nya" Zian


Ditemani dengan Alkohol yang memabukkan menambah rasa nikmat tersendiri dalam berbisnis.


Setelah dari sana. Zian dan James kembali kembali ke hotel karna ini sudah sangat malam.


Zian minum banyak dan sedikit mabuk namun tidak sepenuhnya.


Zian masuk ke dalam kamar hotel Dan melihat Trisna yang tertidur pulas.


"Anak nakal" Zian


Zian naik ke atas ranjang kasur bersama dengan Trisna.


Zian memeluk Trisna dibawah tubuh nya yang kekar.


Trisna terbangun dan melihat Zian yang memeluknya dibawah tubuh Zian.


"Daddy kau berat sekali" Trisna


"Trisna! tidur" Zian.


Trisna kembali tidur.


-


-


-


Happy reading all ❤️


Makasih yang udah mau baca🤗


Nantikan eps selanjutnya yaaa....


Jangan lupa Like, komen, dan Di Vote.


Aku tunggu kehadiran kalian❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2