Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Kenapa berdarah?


__ADS_3

Sesampainya di sekolah, Trisna ternyata belum terlambat. Namun hampir terlambat.


"Trisna" Panggil Rayana teman Trisna


"Iya Ray?" Trisna


"Enak ya tiap pagi di anterin cowok ganteng" Rayana


"Apa si? gaje banget deh" Trisna


"Btw itu siapa kamu?" Rayana


"Dia paman ku" Trisna


"Oo, kamu udah ngerjain tugas Mtk?" Rayana


"Astaga, aku lupa" Trisna


"Aku udah" Rayana


"liat dong, kali ini aja" Trisna


"Yaudah" Rayana


****


Sepulang sekolah Rayana kembali di jemput oleh Paman James.


"Trisna wajah kamu kok pucat?" James


"Perut aku sakit banget paman. Ga tau kenapa" Trisna


"Kamu sakit perut? kamu jajan apa di sekolah?" James


"Aku tadi beli pentolan" Trisna


"Aduh, besok jangan di beli. Jadi sekarang gimana?" James

__ADS_1


"Pulang aja, setelah tidur siang pasti sakit nya hilang" Trisna


"Yaudah" James


James membawa Trisna kembali ke rumah.


Sesampainya di sana, Trisna masuk ke kamar nya dan memilih untuk langsung tidur.


James keluar dari kamar trisna dan menghampiri Zian.


"Selamat siang Tuan" James


"James Bagaimana Alex?" Zian


"Dalam 4 tahun ini kita berhasil membuat kebangkrutan nya semakin menurun tanpa ia sadari. Sebentar lagi dia akan benar-benar hancur" James


"Setelah Alex bangkrut, bagaimana Trisna? apa kita harus kembalikan dia?" Zian


"Jangan tuan" James


"Kenapa? kau mulai menyayangi nya?" Zian


"Aku akan membuat nya benar-benar hilang harapan seperti orang tua ku dulu. setelah itu aku akan menipu nya dan menyeret nya ke sini. Dan setelah itu aku akan membunuh nya dengan cara yang sama seperti yang ia lakukan dulu" Zian


"Jangan di bawa ke sini tuan, jika Trisna melihat orang tua nya akan di bunuh. maka dia pasti marah dan tidak akan bicara pada kita lagi" James


"kenapa kau memperdulikan nya?" Zian


"Trisna sudah lama disini tuan. Kasihan dia" James


"Terserah kau saja" Zian


"Richard dan anggota nya telah di temukan, Dia bersembunyi di sebuah pulau terpencil" James


"Setelah 4 tahun, Akhirnya aku menemukan nya. Jika kalian tidak berhasil menyeret nya ke hadapan ku maka kalian yang akan ku bunuh" Zian


"Baik tuan, saya akan sampaikan pada Mike" James

__ADS_1


"Aku akan pergi melihat Emas ku yang baru saja sampai di pelabuhan. Kau pastikan tidak ada polisi yang Curiga" Zian


"Baik tuan" James


Zian dengan pesona nya yang begitu tampan dan aura yang memikat membuat siapapun yang melihat nya tunduk.


Zian melewati kamar Trisna. Zian membuka pintu dan melihat Trisna yang belum tidur siang.


"Kenapa belum tidur?" Zian


"Perut ku sakit sekali. Aku tidak bisa tidur" Trisna


"jangan banyak alasan! Jika kau tidak tidur maka kau pasti paham hukuman mu" Zian


"Aku tidak bohong Daddy, Sejak di sekolah aku sakit perut" Trisna


Zian melihat darah di rok sekolah Trisna yang belum sempat ia ganti.


Zian mendekat pada Trisna.


"Kenapa rok mu berdarah?" Zian


Trisna yang tidak menyadari nya melihat Rok nya.


Ia juga sangat terkejut mengapa rok nya bisa berdarah seperti ini.


Trisna melihat Zian dan menggeleng.


"Jangan membuat ku marah! Katakan apa yang terjadi!!" Zian


"A-aku tidak tau" Trisna


-


-


-

__ADS_1


-


❤️


__ADS_2