Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
pukulan kuat?


__ADS_3

Zian rasanya ingin tertawa mendengar ucapan itu. ini pertama kalinya Trisna meminta tambahan saat dicium.


Zian mencium nya lagi ditempat yang sama. bahkan Zian melakukan nya berkali-kali


"Kau tunggu disini" Zian


Trisna mengangguk. Zian mengambil sebuah pistol di dalam laci mobil nya. Dan membawa peluru cadangan di saku celana nya. Setelah itu Zian pergi.


Musuh terbesar nya adalah rekan bisnis nya sendiri Yang sudah mengkhianati dirinya.


Zian membantu James membawa Robert masuk ke dalam mobil lain nya. yang dibawa oleh James.


Anak buah dari Robert tak tinggal diam. Mereka berbondong-bondong ingin menyelamatkan bos mereka.


Zian menembak mati banyak anak buah Robert. Tak ada peluru yang terbuang percuma. Semuanya selalu tepat sasaran.


Setelah berhasil mengikat Robert di dalam mobil. Anak buah Zian membawa mobil itu menuju ke markas.


"Jangan sampai dia kabur" Pesan James pada anak buah mereka agar mereka menjaga Robert dan tidak kabur.


"Anak buah Robert sepertinya akan kabur. Mereka tau jika Robert sudah kalah" James


"Jangan biarkan satupun dari mereka yang masih hidup melarikan diri dengan mudah. jadikan mereka sebagai anak buah kita" Zian


"Baik tuan" James


Zian masuk ke dalam markas Robert. Mengambil berkas penting. Karena dengan mengalahkan Robert artinya semua yang dimiliki oleh Robert akan menjadi milik Zian.


Dan untuk putri Robert, Zian masih mengizinkan nya untuk hidup. Zian juga memberikan uang yang banyak untuk hidup nya. Lagian anak Robert juga sudah bekerja dan bisa membiayai hidupnya sendiri.


Setelah selesai. Zian masuk ke dalam mobil, ternyata Trisna sudah tertidur di dalam mobil.

__ADS_1


Tubuhnya banyak bekas memar. Seperti nya ia sudah dipukul saat diculik.


James melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi. James juga menelfon dokter untuk datang kerumah Zian.


Sesampainya dirumah, Zian menggendong Trisna masuk ke dalam kamar. Tak lama mereka tiba, Dokter yang ditelpon oleh James akhirnya datang.


Dokter itu menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Ia memeriksa Trisna dengan sangat teliti.


Setelah beberapa saat ia memeriksa Trisna akhirnya ia bisa menjelaskan apa yang terjadi pada Trisna.


"Saya belum bisa memastikan nya secara langsung untuk saat ini. Karna melakukan pemeriksaan dirumah sangat kurang. lebih baik dibawa saja ke rumah sakit. karna ini cukup serius" Dokter


"Katakan saja" Zian


"Maaf tuan, saya takut. Karena bisa saja saya salah" Dokter


"Tuan, kita bawa saja kerumah sakit" James


Zian mengangguk


Dokter itu dan James keluar dari kamar Trisna.


Zian membangunkan Trisna.


"Trisna, sayang, Bangun" Zian


"Sayang, Bangun. Kita akan kerumah sakit" Zian


Perlahan-lahan Trisna membuka matanya.


Zian membantu Trisna untuk mandi dan mengganti baju nya. Zian juga mandi dan mengganti baju nya setelah Trisna selesai.

__ADS_1


Zian, James dan Trisna berangkat kerumah sakit bersama dengan dokter itu.


Dokter itu melakukan pemeriksaan lebih detail lagi dirumah sakit karna alat-alat yang lengkap membuat penyakit yang diderita dapat diketahui dengan mudah.


Cukup lama Zian dan James menunggu hasil pemeriksaan medis.


"Sial, apa yang mereka lakukan didalam! kenapa lama sekali" Zian


Dokter itu akhirnya selesai.


"Seperti yang sudah saya duga, Pasian pernah mengalami keguguran sebelum nya dan rahim nya belum bisa menghasilkan janin lagi. Apa baru-baru ini perut nya tertindih sesuatu yang berat? atau mungkin terkena pukulan kuat?" Dokter


"Pukulan kuat?" Zian


"Ya tuan, akibat hal itu akan membuat resiko kehamilan sangat tipis pada pasien namun tidak menutup bahwa ia tidak bisa hamil lagi. Pasien bisa hamil namun tingkat kepastian nya sangat kecil" Dokter


"Sial" Zian


"Apa ada lagi?" Zian


"Pasien juga mengalami trauma yang cukup dalam. Pastikan pasien tetap selalu merasa aman dan terlindungi. Jauhkan dari pikiran berat agar kesembuhan semakin cepat pulih" Dokter


"Ada lagi?" Zian


"Tidak ada tuan" Dokter


-


-


-

__ADS_1


-


Happy reading all ❤️


__ADS_2