Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Berita viral


__ADS_3

Trisna masuk kedalam kamarnya, Dan tertidur.


Belum lama Trisna tidur. Zian masuk ke dalam kamar.


Ia melihat Trisna yang sudah terbaring di atas ranjang kasur dengan selimut yang menutupi setengah tubuhnya.


Zian naik keatas ranjang dan berbaring disebelah trisna. Zian memeluk Trisna dan ikut masuk ke dalam mimpi malam ini.


***


Keesokan harinya, Trisna terbangun dari tidurnya dan melihat Zian yang masih tertidur pulas.


Trisna bangun dan membersihkan dirinya di kamar mandi. Trisna membuka bajunya, Ia melihat banyak sekali bekas merah pada kedua gundukan bukit kembar milik nya.


Namun Trisna sudah biasa dengan semua ini, Ia tetap melanjutkan mandi nya tanpa banyak basa-basi.


"Sayang" Zian


"Buka pintunya" Zian


"Gak ah, lagi mandi nih" Trisna


"Iya, aku juga mau mandi" Zian


"Gak mau, nanti selesai nya lama" Trisna


"Gak lama, aku janji gak ngapa-ngapain kamu" Zian


"Aku gak percaya. Daddy gak bisa tahan nanti" Trisna


"Tahan apa?" Zian


"Udah, aku udah mau selesai" Trisna


"Trisna, kau tidak boleh keluar dari sana kalau belum mengizinkan ku masuk sekarang" Zian


"Aku udah selsai" Trisna


Trisna mencoba membuka pintu kamar mandi, namun pintunya sepertinya ditarik oleh seseorang dari luar.

__ADS_1


"Dad, buka" Trisna


"Gak mau" Zian


"Daddy, nanti aku telat" Trisna


"Aku gak peduli" Zian


"Daddy buka" Trisna


"Baiklah, tapi ada syaratnya" Zian


"Apa?" Trisna


"Jatuhkan handuk mu kelantai" Zian


"Tapi Daddy" Trisna


"Yaudah sih" Zian


"mes*um" Trisna


"Udah" Trisna


Zian masuk ke dalam sana dan mengunci pintu.


"Ah, kenapa kau cantik sekali?" Zian


Zian menarik tangan Trisna dan membuat nya rapat dengan tubuh Zian.


"Daddy, kali ini aja ya. Pliss" Trisna


"Emang aku mau ngapain?" Zian


"A!aa,Ahhh,ahhhhdad...ah,!" Trisna mend*esah kesakitan ketika sesuatu yang besar masuk.


Zian mulai bergerak pelan namun dengan hentakan yang kuat.


"Ini enak sekali" Zian

__ADS_1


"Daddy, ahh sakit" Trisna


"Trisna, Bukan kah kau sudah biasa? kenapa masih sakit?" Zian


Trisna mulai pasrah, Mulut nya seakan-akan kaku untuk mend*esah.


Zian mencabut junior nya yang masih berdiri tegak.


"Keluarlah, Aku menginginkan mu sore ini" Zian


Trisna mengangguk.


Trisna keluar dari kamar mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.


Trisna berangkat kesekolah diantar oleh James.


***


Disekolah, Ada berita viral pagi ini. salah satu siswi SMA tempat trisna bersekolah ketahuan hamil sebelum menikah dan masih dibawah umur. Dan siswi itu termasuk dalam anggota OSIS yang sangat dipercaya.


Trisna selaku ketua OSIS bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada anggota nya.


Trisna dipanggil ke kantor bersama siswi itu, namanya adalah Rika.


"Rika, kami tidak bisa menerima mu lagi sebagai murid disekolah ini" Kepala sekolah


"Pak, Saya benar-benar minta maaf. pacar saya mabuk saat itu pak hiks hiks hiks.." Rika


"Pak, bila Rika menggugurkan kandungan nya apakah Rika masih bisa bersekolah kembali? Rika siap untuk menggugurkan nya jika memang ini jalan satu-satunya yang harus dilakukan" Trisna


"Di dalam perut Rika ada nyawa. Dosa besar jika kita membunuhnya" Kepala sekolah


"Pak, Rika masih membutuhkan pendidikan seperti saya dan murid-murid lainnya. Rika juga tidak menginginkan hal ini terjadi, namun semua nya terjadi. Mau tidak mau, Rika harus menerima semuanya" Trisna


-


-


Happy reading all ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2