
Keesokan harinya, Trisna bangun dari tidurnya. ia merindukan masa-masa SMA nya yang selalu bangun pagi dalam pelukan Zian.
Trisna mandi dan membersihkan dirinya.
Setelah selesai mandi, Trisna merapikan kamar nya dan bersiap-siap untuk berangkat ke kampus.
Trisna merupakan salah satu murid pintar disekolah nya.
Cita-cita nya menjadi seorang atlet bulutangkis terhalang karna Zian tak memberikan izin padanya.
Trisna memiliki sahabat baru di kampusnya. Namanya Reyhan. Dia juga berasal dari Indonesia. Ayah Reyhan bekerja sebagai Salah satu anggota DPR diindonesia.
Trisna berangkat ke kampus nya dengan mengendarai mobil mewah yang dihadiahkan Zian kepadanya saat ia lulus SMA Sabagai murid berprestasi dan mendapatkan juara umum disekolah nya..
Trisna duduk di bangku taman, dengan sebuah buku diary di tangan nya.
Reyhan yang baru saja tiba menghampiri Trisna.
"Hai, Sendiri aja nih" Reyhan
"Apaan si" Trisna
"Nanti malam sibuk gak?" Reyhan
"Sibuk" Trisna
"Lo kok sibuk Mulu kalo malam" Reyhan
"Iya, gua ada tugas" Trisna
"Nanti sore aja di selesaikan tugas nya. malam aku pengen ngajak kamu" Reyhan
"Sore aja ngajak aku, malam aku harus dirumah" Trisna
"Yaudah, Nanti sore gak sibuk kan?" Reyhan
"Gak tuh" Trisna
"Aku mau ngajak kamu nonton" Reyhan
"Nonton apa?" Trisna
"Nanti aku yang milih" Reyhan
__ADS_1
"Yaudah deh" Trisna
*****
Sepulang sekolah Trisna tidur siang. karna kelelahan, Ia sampai malas mengganti baju nya.
Trisna tau jika di seluruh ruangan kamar nya terdapat CCTV yang selalu mengintai nya. Apapun yang dilakukan nya selalu terekam di CCTV. Bahkan Di dalam kamar mandi juga terdapat CCTV, Semua adalah ulah Zian.
Trisna terbangun saat disore hari. Ia mandi dan mengganti baju nya.
Trisna memencet nomor telepon Daddy nya untuk meminta izin jika dirinya akan keluar dengan Reyhan.
"Halo" Trisna
"Ada apa? aku sedang sibuk" Zian
"Aku mau keluar, sama teman" Trisna
"Jangan pulang malam" Zian
"Iyaa makasih Daddy" Trisna
Tut..Tut... Sambungan telepon terputus.
"Halo" Trisna
"Iya tris" Reyhan
"Jadi ga nih? kalau gak aku mau pergi" Trisna
"Jadi lah, aku udah di jalan nih. bentar lagi nyampe" Reyhan
Bunyi klakson mobil di depan rumah Trisna membuat nya berlari menuju arah balkon kamar nya dan melihat siapa yang datang.
"Reyhan" Trisna
Dibawah sana, Reyhan melambaikan tangan nya pada Trisna
"aku segera turun" Trisna
Tut Tut..Trisna memutuskan sambungan teleponnya.
Trisna turun kebawah menghampiri Reyhan. setelah itu mereka berdua pergi ke sebuah bioskop.
__ADS_1
Sesampainya disana, Trisna dan Reyhan duduk bersampingan.
Reyhan memilih film yang sangat populer di kalangan anak muda saat itu. flim nya bercerita tentang kisah cinta sepasang remaja.
"Untuk apa aku menonton film ini sedangkan aku tidak pernah remaja" Batin Trisna
Trisna fokus pada film nya. Tanpa ia sadari, Reyhan ternyata sedari tadi memperhatikan Trisna dan fokus pda film.
Tanpa sengaja, Trisna berbalik dan melihat Reyhan yang sedang memandanginya.
"Rey?" Trisna
Reyhan belum sadar juga
"Hey? Reyhan? kenapa kau melihat ku seperti itu?" Trisna
Reyhan tersadar.
"Eh ma-maaf kamu cantik banget sih" trisna
"apa sih haha" Trisna tertawa kecil sambil memakan popcorn.
Reyhan tiba-tiba saja memegang tangan Trisna dan menarik nya membuat jarak mereka sangat dekat. Dan Entah keberanian dari mana, Reyhan mengecup pipi kiri Trisna.
Trisna menarik tangan nya kembali. Trisna mengambil tas nya dan meninggalkan bioskop dengan perasaan campur aduk antara ketakutan yang tiba-tiba menyerang nya.
Reyhan mengejar Trisna.
"Tris, kamu kenapa?" Reyhan
Trisna terus berjalan
"Trisna, Aku cinta sama kamu"Reyhan
-
-
-
-
Happy reading all ❤️
__ADS_1