Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Pura-pura tidur


__ADS_3

keesokan harinya Trisna terbangun dari tidurnya.


Zian telah pergi entah kemana. Hanya ada dirinya di kamar itu.


Trisna segera mandi karna hari ini ia akan berangkat ke sekolah.


Setelah bersiap-siap. Trisna turun ke bawah.


Di sana ada Zian dan James dan beberapa Orang kepercayaan Zian.


Mereka semua berwajah datar dan tidak ada senyum di wajah mereka.


Trisna datang.


"Trisna sudah siap, Saya permisi dulu tuan" James


"Sebentar, Trisna kau yakin akan kesekolah?" Zian


Trisna mengangguk.


"Baiklah, silahkan" Zian


"Dan kalian juga kembali ke tempat masing-masing. Dan Jhon ayo kita pergi sekarang" Zian


****(Di dalam mobil)


"Paman, Daddy mau kemana?" Trisna


"Dia mau melihat bisnis minuman keras nya untuk di ekspor ke luar negeri" James


"Minuman keras? Apa itu berbahaya?" Trisna


"Minuman keras sedang menjadi tren sekarang. Siapa yang tidak kecanduan dengan rasa nya?" James


"Ooh berapa keuntungan nya menjalankan bisnis itu?" Trisna


"2 miliyar Sehari" James


"Pengeluaran?" Trisna


"1 Miliyar perminggu" James


"Wow Daddy orang kaya" Trisna

__ADS_1


"Tentu saja" James


"Paman, apa kau pernah membunuh orang seperti Daddy?" Trisna


"Tentu saja, namun semenjak kau datang aku sudah tidak pernah lagi karna aku hanya di tugas kan untuk mengantar jemput mu saja" James


"Paman jangan bilang ini pada Daddy yah. Sebenarnya aku ingin bertemu ayah ku dan ibuku" Trisna


"Katakan saja pada daddy. Dia akan mempertemukan mu" James


"Di Neraka" Trisna


"Hahaha tidak. Aku yakin dia akan menurut pada mu" James


"Kenapa?" Trisna


"Karena belakangan ini Daddy mu selalu memikirkan mu dan marah-marah sendiri di kantor" James


"Benarkah? Aku akan tanya sekali lagi. tapi bagaimana jika dia mencambuk ku dengan ikat pinggang nya?" Trisna


"Tidak akan" James


"Baiklah"Trisna


Bingung harus melakukan apa. Ia tidak bisa lari ataupun sembunyi dari Zian.


****


Sepulang sekolah, Trisna hanya berdua lagi dengan James di rumah. Zian pergi karna ada urusan.


Trisna menghabiskan waktu nya dengan belajar.


Hingga hari sudah malam.


Zian dan anak buah nya pulang ke rumah.


Trisna berpura-pura tidur Karena Zian pasti akan mengajak nya berolahraga lagi malam ini.


Zian masuk ke dalam kamar Trisna.


"Sudah tidur" Zian


Zian menutup pintu.

__ADS_1


"James Carikan aku yang perawan malam ini" Zian


Trisna masih bisa mendengar nya.


"Apa Daddy akan melakukan hal yang sama pada ku dengan wanita perawan lain nya?" Batin Trisna


"Ah tidak, itu tidak boleh. Daddy sudah merenggut kesucian ku dan sekarang dia yang tidak bertanggung jawab akan berbuat hal itu pada orang lain. Apa artinya aku? apa cuma sebuah mainan nya juga? Aku harus berbuat sesuatu. Aku tidak ingin Daddy sama wanita lain malam ini" Batin Trisna


Trisna bangun dan keluar dari kamar nya. Zian ternyata masih ada di depan pintu kamar Trisna.


"Daddy" Trisna memeluk Zian


"Aku tau kau belum tidur" Zian


"Maaf kan aku. Ayo masuk" Trisna


Skip


Skip


Skip


mereka melakukan hubungan ba*dan malam ini lagi.


****


keesokan harinya Trisna terbangun dari tidur nya yang melelahkan.


Zian juga masih tidur sambil memeluknya.


"Daddy apa aku boleh punya permintaan?" Trisna


"Hm?" Zian


"Aku ingin menikah" Ucap Trisna polos


-


-


-


Happy reading all ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2