
"Pak, Rika masih membutuhkan pendidikan seperti saya dan murid-murid lainnya. Rika juga tidak menginginkan hal ini terjadi, namun semua nya terjadi. Mau tidak mau, Rika harus menerima semuanya" Trisna
"Saya tau, dan itu karna kecerobohan Rika sendiri!" Kepala sekolah
"udah tris, ini memang pantas buat aku. aku bakalan jaga dan rawat anak ini" Rika
"Maaf nya Rik, aku gak bisa bantu kamu" Trisna
Rika dan Trisna keluar dari ruangan kepala sekolah.
Trisna mengantar Rika hingga di depan pintu gerbang sekolah.
"Tris, Aku harap kita bisa ketemu lagi" Rika
"Iya Rik, kamu baik-baik ya. dan buat kamu adik kecil, jangan nyusahin mama kamu ya" Trisna
Rika menjatuhkan air matanya. Dan segera menghapusnya kembali.
Detik itu juga Rika memeluk Trisna.
"Trisna, terimakasih banyak untuk semuanya. Aku harap kita bisa berteman selamanya" Rika
Trisna membalas pelukan Rika.
"Iya Rik, kamu jaga baik-baik anak kamu yah. aku janji kita bakalan berteman selamanya" Rika
Rika melangkah keluar dari sekolah. Trisna melihat Rika berjalan perlahan-lahan menjauh dari sekolah.
__ADS_1
***
"Trisna, kamu sebaiknya mengumpul Seluruh murid untuk diberi ceramah penting tentang hal ini" Guru pembimbing
"Iya buk" Trisna
Bel pertanda jika seluruh murid di suruh berkumpul di dalam gedung sekolah dibunyikan.
Seluruh murid mengambil tempat berbaris di dalam ruangan yang luas itu.
Trisna sebagai ketua OSIS duduk di hadapan seluruh siswa dan siswi yang sudah berkumpul.
"Selamat siang teman-teman semua. Saya sengaja mengumpulkan kalian semua tentu saja dengan maksud penting" Trisna
"Kita semua yang ada disini pasti sudah tau tentang masalah salah satu siswi disekolah kita yang dengan terpaksa dikeluarkan dari sekolah karena pergaulan bebas yang membuat ia hamil diluar pernikahan. Saya sangat berharap agar kita semua yang ada disini, bukan hanya teman-teman tapi termasuk saya sendiri semoga kita tidak melakukan kesalahan yang sama dan akan membuat nama baik sekolah kita tercoreng. dan saya minta kepada teman-teman semua agar masalah ini tidak disebar luaskan kepada media umum agar nama baik sekolah kita tetap terjaga" Trisna
***
Sepulang sekolah, Trisna pulang kerumah.
Rumah mewah nampak sepi seperti biasanya.
Trisna masuk ke dalam kamar dan tidur.
Hari nya begitu melelahkan.
Sore hari nya Trisna terbangun dari tidurnya, Namun rumah masih sepi.
__ADS_1
meskipun banyak pelayan yang bekerja dirumah.
Trisna mandi dan mengganti bajunya. Trisna keluar dari kamar nya.
"Dimana semua orang?" Trisna
Trisna berjalan menuju taman rumah, namun Saat sampai di depan pintu. James baru saja turun dari mobil. Namun James sendirian, tidak bersama Zian.
"Trisna, Jangan Kemana-mana ya. Sepertinya aku dan Zian tidak akan pulang malam ini" James
"Ohh kalian mau kemana?" Trisna
"Zian sedang tidak dalam kondisi yang baik saat ini. Sisi buruknya sedang kumat, Jangan menelfon nya. Aku kesini untuk mengambil berkas yang ketinggalan. kau dirumah saja" James
Trisna mengangguk.
James berlari masuk keruang kerja Zian dan mengambil sebuah dokumen penting kemudian pergi lagi.
Trisna pergi ke taman dan duduk di sebuah ayunan yang terdapat di taman. Trisna sangat suka menulis hal-hal penting di dalam buku diary nya.
-
-
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️