Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Kehidupan baru


__ADS_3

Malam harinya, Zian akan berangkat.


"Ini baju untuk mu, Semua orang disini memakai baju seperti ini. Tapi jika Trisna tidak menyukai nya, kau bisa memakai pakaian mu yang lain yah" Zian


Trisna mengangguk. dan melihat baju yang disiapkan Zian untuk nya.



"Oh ya satu lagi, Jika kau ingin memakai baju seperti di italy atau diindonesia. Jangan gunakan baju mu yang terbuka seperti biasa, Disini beda sama di negeri lain. Disini semua gadis harus sopan" Zian


Trisna mengangguk lagi.


"Anak baik" Zian mengacak-acak rambut Trisna.


"Kalau gitu, boleh aku berangkat sekarang?" Zian


"Iya, hati-hati dijalan Daddy" Trisna


"Kau juga, aku akan pulang secepatnya setelah perusahaan ku kembali bangkit" Zian


"Iya, aku akan menunggu Daddy disini" Trisna


"Baiklah, aku pergi dulu" Zian


Zian berangkat, Trisna melambaikan tangan nya melihat kepergian zian.


****


Hari-hari berikutnya, Trisna berusaha berinteraksi dengan cara hidup orang-orang disini. Trisna biasanya membantu bibi petro. istri dari paman Rama.


Hari ini, Trisna bersiap-siap untuk membantu bibi petro untuk memberi kuda makanan dan minuman.


Trisna berjalan menuju balkon kamar nya. Ia melihat Paman Rama dan bibi petro yang sedang asik mengobrol di danau kecil di depan rumah.


__ADS_1


"Paman Rama..." Teriak Trisna dari rumah nya.


"Bibi..." Trisna


Rama dan petro berbalik. Ia melihat Trisna.


"Trisna, ayo turun kesini..." Teriak petro


"Hari ini kita akan memberi makan Kuda kan?" Trisna


"Iya, kemarilah" Petro


Trisna berlari dari rumah nya dan pergi bersama petro ke kandang kuda.


Trisna membantu petro memberi makan dan minum untuk semua kuda.


Trisna melihat-lihat satu persatu-satu kuda yang menarik di kandang nya. Trisna terpaku pada salah satu kuda yang terlihat paling tenang diantara semua nya.



"Ah bibi, aku hanya melihat-lihat saja" Cahya


"Kau bisa memiliki kuda itu, Dia kuda yang paling tenang. Pilihan mu tidak salah" Petro


"Benarkah bi? tapi aku tidak tau cara menunggang kuda" Cahya


"Kau tenang saja, aku akan mengajari mu caranya. Orang-orang disini biasanya berkeliling dengan memakai kuda" Petro



Trisna belajar banyak disini dengan hidup mandiri tanpa adanya seorang pelayan.


Trisna memiliki banyak teman baru. Dan juga sahabat. Mereka semua gadis baik-baik.


Trisna mengirim foto nya bersama dengan teman-teman nya pada Zian. untuk memberi kabar jika dia memiliki banyak teman baru.

__ADS_1



Zian sangat senang, akhirnya Trisna mulai bergaul dengan banyak orang. Trisna yang awal nya hanya memiliki satu atau dua teman kini ia lebih berkenalan dengan banyak orang.


****


Suatu hari trisna menunggangi kuda nya dan berniat untuk mengelilingi Hutan belantara yang cukup bebas.


Trisna semakin menyayangi hewan peliharaan nya itu. Kuda yang baik dan mudah diatur.


Trisna menaiki kuda nya dan berkeliling hutan.


Trisna menemukan sebuah batu yang berdiri tegak.


Trisna berhenti disana, Dan memegang batu itu.



Batu yang sangat indah bila dipandang.


"Batu yang indah" Trisna


Ketika langit yang biru semakin oranye dan mulai menggelap. Trisna kembali pulang kerumah. Seperti nya petualangan nya hari ini telah selesai.


Trisna menyiapkan makanan untuk dirinya sendiri. belajar memasak dan mencuci baju.


Trisna tidak pemalas meskipun sejak kecil trisna hidup dalam segala kemewahan.


-


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️


__ADS_2