
Trisna berbaring sambil melihat pemandangan mewah di dalam kamarnya.
Di sana ada terpajang foto saat trisna masih berusia 9 tahun, duduk bagaikan seorang nyonya di dalam istana nya.
"Apa itu aku?" Trisna
Tiba-tiba seseorang membuka pintu kamar, Trisna berpura-pura tidur dibawah selimutnya.
Zian masuk ke dalam kamar mandi.
Setelah beberapa saat Zian keluar dari sana dan mengganti pakaiannya.
Dengan bertelanjang dada, Zian naik ke atas ranjang dan berbaring disebelah trisna.
Zian membuka ponsel nya dan menelfon seseorang.
"Halo tuan, selamat malam" James
"James, bawa kesini jadwal ku besok" Zian
"Oh ya, jangan lupa sampaikan pada Rizella untuk rapat besok" Zian
"Baik tuan, saya akan ke kamar anda" James
Tut..Tut...Zian memutuskan sambungan telefon nya.
Zian menoleh pada trisna yang menutup seluruh tubuhnya di balik selimut tebal.
Zian masuk kedalam selimut yang sama Dengan trisna. Trisna berpura-pura menutup matanya.
Zian memeluk Trisna sambil mengelus-elus perut nya yang besar.
"Aku tau kau belum tidur" Zian
"Kemana saja kau selama 7 bulan?" Zian
Trisna masih berpura-pura tidur.
"Aku akan membunuh mu, jika kau masih ingin berbohong" Zian
__ADS_1
Trisna dengan cepat membuka matanya.
Zian tersenyum melihat nya. Trisna begitu lucu dan polos sekali.
"Sudah makan?" Zian
Trisna mengangguk.
Tok-tok....sebuah ketukan pintu.
Zian berdiri dan membuka pintu.
"Ini jadwal untuk besok tuan" James
Zian hanya mengangguk dan menutup pintu.
Zian membaca jadwal kesibukan nya besok. Tidak ada waktu luang untuk nya hingga tengah malam.
Zian menyimpan jadwal nya dan kembali ke naik ke atas ranjang kasur nya. Memeluk Trisna dari belakang.
"Trisna, dimana saja kau selama 7 bulan ini?" Zian
"Tidak ada, aku tidak sadar" Trisna
"Iya, aku baru sadar 1 Minggu lalu" Trisna
"Kau mengingat ku?" Zian
"Pria jahat yang suka membunuh" Trisna
"Tepat sekali, seperti itulah aku" Zian
"tapi tetap saja anak dalam kandungan mu adalah anak ku" Zian
"Tidak mungkin" Trisna
"Aku mencintaimu" Zian
Trisna terdiam.
"Pekerjaan apa yang ingin kau dapatkan di depan kantor ku saat itu?" Zian
__ADS_1
"Bekerja sebagai pelayan, tapi wanita itu membawa ku bertemu dengan mu. dan mengatakan jika aku akan bekerja untukmu" Trisna
"Bekerja? oh iya, aku baru ingat satu hal. Kau memang harus bekerja untuk ku" Zian
Trisna membulatkan matanya. Apa dia akan disuruh membunuh orang juga? bekerja untuk orang yang salah?!
"A-aku tidak mau, aku mau pulang saja. Aku tidak bisa membunuh manusia" Trisna
"Kau hanya harus membuat ku kelelahan" Zian
"Aku tidak bisa, aku tidak tau" Trisna
"Kau hanya perlu berbaring istriku, tapi kuat kah dirimu saat ini? apa bayi kita akan baik-baik saja?" Zian
"Apa kita benar-benar sudah menikah?" Trisna
"Kau meragukan ku? Kau adalah istriku, istri seorang pria jahat dan kejam di dunia ini. Entah sihir apa yang ada padamu dan membuat ku sangat mencintai mu" Zian
"Lalu berapa bayaran ku?" Trisna
"Aku tidak pernah membayar mu" Zian
"Apa yang disana itu aku?" Trisna menunjuk foto yang terpajang didinding kamar.
"Iya sayang, itu adalah dirimu" Zian
"Aku sangat mencintaimu, sangat-sangat cinta" Zian memeluk Trisna sembari melepaskan rindunya selama 7 bulan ini. Zian benar-benar mengungkapkan cinta nya pada trisna.
"boleh aku meminjam ponsel mu? aku ingin menelfon teman ku" Trisna
Zian mengambil ponsel nya yang berada di sebelah ranjang dan memberikan nya pada trisna.
Trisna membuka nya, betapa terkejutnya Trisna saat melihat wallpaper layar ponsel Zian. itu adalah foto dirinya sambil mengeluarkan lidah.
-
-
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️