Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Neraka dunia


__ADS_3

Trisna berhenti dan berbalik, Trisna menatap Reyhan dengan tatapan tajam nya.


"Kamu udah kelewatan banget tau gak?" Trisna


"Trisna, Aku beneran cinta sama kamu. makanya aku ngelakuin itu. lagian itu wajar-wajar aja kok" Ucap Reyhan enteng


"Wajar? wajar dari mana? kamu bukan siapa-siapa aku!" Trisna


"Kita di italy. Bukan Indonesia. Disini, Gaya hidup berbeda. belum lagi kalau kamu ke Paris. Hal semacam itu gak ada artinya" Reyhan


"Oh ya? cuma gara-gara kita gak di Indonesia makanya kamu bebas ngelakuin apa aja gitu?!" Trisna


"Trisna, aku ngelakuin itu karna aku mau bilang kalau aku serius cinta sama kamu" Reyhan


"Aku gak suka Reyhan! kita hanya sahabat, Aku gak bisa pacaran, aku bukan anak muda seperti yang kau lihat" Trisna


Trisna berjalan pergi meninggalkan Reyhan setelah mengucapkan hal itu. Trisna pulang dengan taksi.


Reyhan juga tidak lagi mengejar Trisna.


Sesampainya dirumah, Trisna sangat khawatir, gelisah, dan ketakutan. Tubuh nya benar-benar gemetar saat ini.


Tentu saja Trisna tau, jika apa yang dilakukan nya selalu saja dalam pengawasan. apa yang terjadi padanya pasti sudah sampai pada Zian.

__ADS_1


Hidupnya dalam bahaya, entah bagaimana reaksi Zian sangat mengetahui apa yang di lakukan Trisna.


"Mati Lo Rey, Aku bener-bener gak tau hidup kamu seperti apa kedepan nya. Ya tuhan kenapa aku bisa terjebak dalam masalah ini" Trisna


Drrttt....drrtttt....


Ponsel Trisna berdering. Reyhan menelfon nya.


Trisna menolak panggilan telefon dari Reyhan.


Ponsel Trisna kembali berdering.. Trisna menolak panggilan itu lagi hingga beberapa kali.


Saat Telfon milik Trisna kembali berdering. Trisna yang sedang dalam kondisi campur aduk di hati nya membanting ponsel nya.


Ponsel seperti itu tidak ada artinya bagi Trisna. Itu hanya sebuah pegangan untuk nya. Bisa dibeli lagi nanti.


Malam ini, Zian terlihat nampak tenang dan tak melakukan apapun bersama James di sebuah ruangan minum di dalam rumah nya.


Zian membuat ruangan itu karna dirinya tak suka lagi untuk pergi ke bar saat ingin minum. Tempat nya begitu berisik dan terlihat konyol.



Berbagai jenis minuman keras beralkohol dengan harga selangit terpajang rapi.

__ADS_1


Zian meminum segelas minuman.


"Kalian mau?" Zian bertanya pada para anak buah nya yang masih berdiri diam tanpa sepatah katapun di hadapan nya.


"Terimakasih tuan, anda saja yang minum"


"Tidak usah munafik, aku tau pria seperti kalian sangat menyukai minuman dengan seorang wanita penghibur. Namun sayang disini hanya ada minuman. Jika kalian ingin seorang wanita, Maka keluar dari sini. Wanita hanya akan membuat hidup dan tujuan awal kita hancur" Zian


"Tuan, anda jangan minum terlalu banyak" James


"James, aku tidak membayar mu untuk menjadi babysitterku" Zian


"Maaf tuan" James


"Aku ingin Bocah ingusan itu" Zian


"Baik tuan, menurut yang saya dapatkan tentang bocah itu. Dia berasal dari Indonesia dan orang tua nya adalah.."James


"Cukup, aku tidak ingin tau tentang nya. Aku ingin manusia nya hidup-hidup. Seperti nya dia belum pernah merasakan neraka dunia" Ucap Zian sambil memainkan sebuah pisau kecil ditangan kirinya.


Zian yang sudah setengah mabuk mulai kehilangan kesadaran nya. Zian benar-benar diselimuti oleh jiwa nya yang suka menyiksa orang lain.


-

__ADS_1


-


Happy reading all ❤️


__ADS_2