
Trisna berjalan menuju kantor di universitas tempat nya melanjutkan pendidikannya.
"Selamat pagi" Trisna
Trisna masuk.
"Silahkan duduk" Robert (Pemilik universitas)
Trisna duduk.
"Apa kau mahasiswi terbaik di universitas ini?" Robert
"Aku tidak bisa memastikan nya secara langsung" Trisna
"Tapi semua dosen mengatakan hal yang sama tentang mu" Robert
Trisna tersenyum ramah.
"Aku bersyukur jika seperti itu" Trisna
"Jadi? menurut mu apakah kau memang cerdas?" Robert
"Menurut ku aku hanya melakukan apa yang aku bisa tanpa berpikir jika yang ku lakukan adalah yang paling benar dan dianggap cerdas dari semua mahasiswi yang ada" Trisna
"Kau sangat pandai menghindar dari pertanyaan awal. Mengapa kau tidak mengatakan saja jika diri mu memang cerdas" Robert
"Maaf tuan, aku tidak menghindar dari setiap pertanyaan anda dan aku tidak akan memuji diri ku dihadapan tuan karna pujian untuk ku tidak akan keluar dari mulut ku sendiri" Trisna
"Setiap perkataan mu menggambarkan jika dirimu mulia dalam perkataan. Apa istimewanya dirimu?" Robert
"Aku istimewa karna aku diciptakan sebagai manusia bukan hewan, dan setiap manusia ciptaan tuhan adalah istimewa" Trisna
__ADS_1
"Aku bisa menilai dirimu bijak bagai kancil dalam sebuah dongeng, Siapa orang tua mu?" Robert
"Orang tua ku tinggal di Indonesia. Nama ayah ku Alex dan ibuku Livi" Trisna
"Alex, nama nya tidak asing" Batin Robert
"Kau tinggal bersama siapa di negara ini?" Robert
"Aku tinggal sendiri" Trisna
"Sendiri? apa kau tidak takut bisa saja orang terdekat mu adalah orang jahat yang bisa membunuh siapa saja?" Robert
"Setiap manusia punya hati nurani, Orang jahat sekalipun tetap saja memiliki hati" Trisna
"Baiklah, dari mana kau mendapatkan uang setiap bulan mu untuk kebutuhan sehari-hari mu di negara ini?" Robert
"Aku mendapat uang dari Daddy ku" Trisna
"Apa yang kau lakukan setiap malam hari?" Robert
"Tentu saja tidur selesai mengerjakan tugas" Trisna
"Kau yakin hanya itu? Apa kau bekerja?" Robert
"Aku tidak punya pekerjaan, Tugas ku hanya belajar" Trisna
"Apa cita-cita mu?" Robert
"Aku ingin bekerja disalah satu perusahaan besar di negara ini" Trisna
"Apa kau sudah memiliki kekasih?" Robert
__ADS_1
"Dengan wajah seperti ku siapa yang akan tertarik? Aku bahkan tidak pernah menyentuh skincare apapun yang akan membuat wajah ku glowup" Trisna
"Kau lumayan cantik, wajah mu bersih dan putih" Robert
"Aku tidak pernah tertarik memiliki kekasih" Trisna
"Bagaimana jika aku menemukan mu hamil sebelum lulus dari universitas ini?" Robert
"hamil? semoga saja aku hamil. Aku ingin menjaga seorang anak" Trisna
"Apa maksud mu? bagaimana cara nya kau hamil sedangkan kau tidak punya kekasih?!" Robert
"Aku juga tidak tau tuan bagaimana cara hamil" Trisna
"Otak nya masih terlalu polos untuk hal ini. Zian seperti nya sudah gila" Batin Robert
Setelah berbincang cukup lama, Robert mengizinkan Trisna untuk keluar. tidak ada tanda-tanda apapun Jika Trisna seorang wanita penghibur. ia nampak biasa saja, dan sangat sopan dan berhati-hati dengan setiap ucapan dan perkataan nya.
"Apa yang dilihat Zian dari anak itu. Orang tua nya juga tidak ada hubungan apapun dengan bisnis dan kehidupan mafia" Robert
"Tapi aku benar-benar melihat nya semalam dengan Zian" Robert
-
-
-
-
Happy reading all ❤️❤️
__ADS_1