
"Daddy, kau tega sekali mengatakan jika aku hanya seorang partner se*ks bagi mu. hiks hiks" Trisna
"tidak, itu tidak benar" Zian
"Tapi aku memang seperti itu" Trisna
"Tidak Trisna, kau tidak seperti itu" Zian
"Tapi aku melakukan itu hiks hiks hiks" Trisna
"Hanya dengan ku kan? jika kau wanita murahan, kau melakukan nya dengan banyak pria" Zian
"Tapi preman itu memegang ku, aku tidak suka. Dia pasti mengira aku seorang wanita murahan" Trisna
"Aku sudah menghukum preman itu. Jangan biarkan tangan mu disentuh oleh pria lain" Zian
"Dia juga menampar ku dengan keras dan menarik rambut ku hiks hiks hiks" Trisna
"Aku akan membalas setiap perlakuan mereka" Zian
"Dia membuat ku terjatuh di jalanan dan memaksa ku ikut dengan nya" Trisna
"Ia trisna, aku mengingat semua kata-kata mu" Zian
__ADS_1
Malam ini, Trisna menceritakan semua yang terjadi pada nya. bagaimana Dita mengajak nya dan usaha mereka berdua melarikan diri, namun Trisna tertangkap. Dan Dita memanggil James.
Zian memeluk trisna di atas kasur sambil mengelus-elus rambut Trisna yang panjang di dalam selimut tebal. Zian hanya bisa diam saat Trisna menceritakan semuanya. Zian sangat marah dan menyesal atas semua yang terjadi.
Entah sejak kapan rasa sayang Zian menjadi besar setiap harinya. tanpa sadar, Zian semakin mencintai Trisna setiap harinya. Zian tidak pernah merasakan cinta sebelum nya. Zian juga tidak tau bagaimana rasanya mencintai seseorang. tanpa sadar Zian telah merasakan cinta setiap melihat Trisna.
Zian sadar jika caranya selama ini salah. Ia memisahkan Trisna dari orang tuanya dan berniat menyiksa anak yang ia culik. namun kenyataannya tidak seperti itu. Zian awalnya tidak memperdulikan Trisna. namun semakin Trisna tubuh setiap harinya, Zian memiliki rasa sayang dalam hatinya setiap melihat wajah Trisna yang selalu tersenyum.
Zian juga sadar akan kesalahan nya yang selalu menjadikan trisna untuk tempat memuaskan naf*su nya. Namun semua telah terjadi, Zian semakin tak bisa lepas dari semua itu. Semenjak merasakan malam dengan Trisna, Zian seakan-akan tak bisa melakukan nya dengan wanita manapun.
Hanya dengan Trisna ia selalu memuaskan dirinya.
Zian pernah mencoba untuk lepas dari Trisna dengan menyewa seorang wanita perawan. Namun rasanya sangat berbeda, Ia merindukan gadis polos di dalam rumah nya.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Zian terbangun dari tidurnya.
Ia melihat Trisna yang masih tertidur di sisinya.
Pagi ini, Zian melihat matahari terbit.
Trisna terbangun, dan tak melihat Zian di sisinya. Hanya sebuah bunga dengan selembar Surat yang ada di dalam bunga.
"Selamat pagi sayang, jangan terlambat kesekolah" Isi surat itu
__ADS_1
Trisna tersenyum. Zian begitu menyayangi nya, Sejak dulu Trisna hidup bersama Zian dan James yang sangat tulus padanya.
Trisna mandi dan bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah.
Disisi lain, Zian sedang berada di markas rahasia nya dengan kedua preman itu.
Zian merokok dan minum dihadapan kedua preman itu.
Zian terlihat sangat tampan dengan rambut acak-acakan. Saat Zian mulai mabuk, ia melihat sebuah benda tajam di disebelah nya.
Zian mengambil nya dan berdiri.
"Masih pagi, wajah kalian sudah merusak suasana hatiku!" Zian
"Tuan, maafkan kami" Preman 1
"Tuan jangan bunuh kami" Preman 2
-
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️❤️