Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Keluarga angkat


__ADS_3

Saat Trisna terbangun, Ia berada dalam kamar yang luas.


Namun terdengar suara berisik dari luar. Tak seperti biasanya yang sangat sepi, tanpa ada suara apapun.


Trisna terbangun dari tidurnya. ia mandi dan mengganti baju nya.


kemudian ia keluar dengan pakaian seadanya. menganggap ini hari biasa seperti hari sebelumnya.


Namun sangat tidak terduga di pikiran Trisna.


rumah ini sangat ramai.


Semua orang menoleh padanya yang keluar dengan rambut basah, Baju kaos, dan celana pendek. Tanpa ada sedikit polesan make up di wajah nya. kulit putih alami dan bibir pink alami.


Hening....


Itulah yang terjadi saat ini.


Sedetik kemudian. Zian segera menghampiri Trisna.


"Ah, Ini dia. Anggap saja rumah sendiri hahaha" Zian tertawa karna terpaksa.


"Hahaha iya" Trisna juga mengikuti permainan Zian.


"Hai nak, Aku Eliza ibu angkat nya Zian" Ny.Eliza datang dan memeluk Trisna


"Iya Tante" Trisna


"Jangan panggil Tante, panggil mama aja kayak zian yah" Ny.Eliza


"iya ma" Trisna


"Ini suami ku. Namanya Hardiansyah, dia berasal dari Indonesia sama seperti mu" Ny.Eliza


"Iya" Trisna


"Dan aku, adalah Alie. Adik angkat pria brengsek ini. Seperti nya, kita akan menjadi sahabat" Alie


"ah iya kak alice" Trisna


"Dan paman yang di sana adalah Suami nya Alie. namanya reynal" Ny.eliza


"Zian tak salah memilih daun muda" Reynal


"Aunty Trisna, Aku Reyhan" Reyhan si bocah 6 tahun

__ADS_1


"Hai Reyhan. kau sangat tampan" Trisna


"Tentu saja. aku memiliki wajah seperti paman Zian" Reyhan


"Haha iya," Trisna


"Dan dia adalah Mona, Sikap nya sama dengan Zian. meskipun mereka tidak memiliki hubungan darah sedikitpun" Ny.Eliza


Mona duduk disebuah kursi dengan kaki terangkat dengan mulut yang mengeluarkan asap rokok.


"Halo" Mona


"Ha-Hai" Trisna


"Mona! turunkan kaki mu. bagaimana jika ada orang?" Ny.Eliza


"Itu artinya kalian semua yang ada di sini buka orang" Mona


"Mona, Jangan membuat ku marah dengan sikap mu" Zian


"Kalian berdua sama saja" Alie


3 orang datang melalui pintu utama.


"Hai, apa aku terlambat" Qaila


"Ah tidak," Ny.Eliza


"Hei..siapa dia" Revan yang baru saja datang melihat Trisna


"Dia anak nya Alex" Zian


"Ah jadi ini anak yang kau sembunyikan bertahun-tahun" Revan


"Qaila istri ku, tolong antar Cindi ke kamar. Dia sepertinya sudah tidur" Revan memberikan sebuah bayi pada Qaila istrinya.


"Tentu saja" Qaila


"Oh ya, Siapa nama mu cantik?" Revan


"Trisna" Trisna


"Kau cantik sekali, semoga sikap dan perilaku mu tidak sama dengan Alex" Revan


Trisna hanya mengangguk.

__ADS_1


"Ah baiklah, Ayo kita semua makan malam. Makanan kesukaan kalian Semua telah siap di meja" Ny.Eliza


"Ah mama, Kau memang ibu terbaik yang selalu mengingat makanan kesukaan kita" Alie


"Cuma aku yang dilupakan. tidak ada alkohol di meja ini" Mona


"Mona, Alkohol tidak bagus di konsumsi setiap hari!" Alie


"Mona, Jangan memulai pertengkaran" Zian


Mona hanya bisa di taklukkan oleh Zian. Hanya ucapan dari mulut Zian yang bisa membuat mona diam.


Setelah selesai makan malam. Semua masing-masing masuk ke kamar nya. begitu juga dengan Zian dan Trisna.


***(Didalam kamar)


"Daddy, Di kota apa ini?" Trisna


"Kita di Bandung" Zian


"Ayo pergi" Zian


"Eh, kemana?" Trisna


"Ikut saja" Zian


Trisna dan Zian keluar dari rumah.


"Mau kemana?"Ny.Eliza


"Maaf ma, aku tidak suka rumah yang selalu ribut" Zian.


"Kau selalu saja begitu. baiklah, tapi kau harus datang lagi besok" Ny.Eliza


"Ya" Zian


-


-


-


-


Happy reading all ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2