Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
Jungkir balik


__ADS_3

"Tuan, maafkan kami" Preman 1


"Tuan jangan bunuh kami" Preman 2


Zian mengayunkan tangan nya dan memukul wajah preman-preman itu hingga hancur.


Zian menghajar nya dengan sangat membabi buta hingga tak mendengar permohonan maaf dan ampun dari preman-preman itu.


Zian tak terima jika Trisna menangis karna orang lain. hanya dirinya yang boleh membuat Trisna menangis, tertawa, bahagia, sedih, senang.


"Tuan, mereka sudah meninggal" James


Zian tetap memukuli orang itu dengan benda tajam dan menusuk mayat-mayat itu.


"Tuan ayo kembali, mereka sudah meninggal" James


"Tidak James, arwah mereka masih ada disini. aku ingin memperlihatkan pada mereka bagaimana aku menyiksa tubuh ini. agar nama ku tidak hanya dikenal didunia, tapi juga di alam lain!" Zian


"Tuan, Anda penuh percikan darah" James


Zian menghancurkan tubuh preman-preman itu dengan sangat kejam.


Setelah puas. Zian membuang benda tajam yang ia gunakan dan meninggalkan mayat itu.


Zian mandi dengan air dingin di di markasnya. Ia ingin menyegarkan kembali dirinya.


Setelah itu, Zian berangkat di luar kota tanpa sepengetahuan Trisna. Zian ingin melihat bagaimana bisnis gelap nya yang berada di kota lain.


*****


Disekolah trisna mendekati Dita sahabatnya.


"Dita" Trisna

__ADS_1


"Trisna? kamu sudah masuk? aku minta maaf karna kejadian itu" Dita


"Tidak apa-apa, Aku sudah baikan" Trisna


"Trisna, jujur saja aku takut pada Daddy Zian dan paman jaman James. mereka menatap tajam mata ku saat aku bicara" Dita


"Aku juga sama, Mereka selalu menatap tajam pada orang-orang di hadapan nya" Trisna


"Tapi ini beda Trisna, sepertinya mereka marah karna aku sudah mengajak mu keluar" Dita


"Tidak Dita, ini bukan salah mu. Kau tetap teman terbaik ku. jika bukan karna mu, aku akan selalu terkurung dalam rumah" Trisna


"Trisna maafkan aku yah" Dita


"Tidak perlu minta maaf, semua bukan salahmu" Trisna


"Terimakasih ya, kau sahabat ku yang paling baik" Dita


"Iya" Trisna


Mereka sahabat yang benar-benar tulus dan ikhlas.


***


Malam harinya, Zian sudah pulang dari luar kota. Ia pulang bersama James.


Trisna sedang duduk di pinggir kolam dengan sebuah handphone di tangan nya.


Zian dan mencium pipi trisna.


"Lagi apa?" Zian


"Tidak ada" Trisna

__ADS_1


Zian mengambil ponsel milik Trisna dan melihat apa yang dilakukan Trisna di ponselnya.


"Grub chat?" Zian


"Itu hanya grub sekolah ku, Aku hanya membaca percakapan guru dan murid. Aku belum pernah mengetik apapun di sana" Trisna


Zian mengembalikan ponsel milik Trisna.


"Kira-kira kau akan mendapatkan peringkat berapa tahun ini?" Zian


"Seperti nya 3 hahah" Trisna


"Kenapa? bukankah kau selalu yang pertama" Zian


"Iya, baru-baru ini kelas di rolling. Dan aku sekelas dengan murid-murid berprestasi. 2 orang murid yang selalu mendapatkan juara 1 umum disekolah" Trisna


"Oh ya, Bagaimana kau akan mengalahkan mereka jika terus bermain ponsel?" Zian


"Hahahaha aku tidak yakin bisa mengalahkan mereka" Trisna


"Ayo masuk" Zian


Trisna dan Zian masuk ke dalam rumah. mereka makan malam setelah itu tidur. Zian begitu menyukai wangi aroma tubuh trisna yang membuat nya nyaman saat tidur.


Zian terlalu menyayangi trisna yang hanya sebuah tahanan dirumahnya.


Hidup Zian telah di penuhi oleh Trisna, ia sekarang tak bisa lepas dari trisna. Gadis kecil ini telah membuat nya jungkir balik.


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️❤️


__ADS_2