
Sudah 2 hari Trisna dirumah sakit. Ia masih belum mau bicara dengan siapapun termasuk Zian.
Zian juga lebih banyak menggunakan waktunya untuk menemani Trisna dirumah sakit dan menyerahkan seluruh pekerjaan nya pada James.
Pagi ini, Trisna sudah boleh diizinkan pulang.
Zian membawa Trisna pulang kerumah.
Didalam mobil Trisna terus melihat ke kaca jendela mobil.
Tubuhnya bersandar pada Zian. Zian mengelus-elus rambut panjang trisna yang urai.
Sesampainya dirumah, Trisna langsung berjalan menuju arah kamarnya.
Zian hanya mengekor di belakang Trisna.
Saat masuk ke dalam kamar, Trisna berjalan menuju arah balkon kamar nya. Ia melihat pemandangan italy dari kamar nya yang tinggi menjulang.
Trisna bosan dengan kehidupan ini, Hidup nya tidak bebas. Semua yang dilakukan nya berada dalam lingkaran Zian.
Tak seperti dengan dirinya yang sangat ingin melakukan semua yang ada dihadapannya.
Zian mendekat pada Trisna dan memeluk dari belakang.
__ADS_1
"Kau merindukan kamar mu?" Zian
Trisna tak menjawab apapun. Tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya.
"Sayang, kamu ngomong dong" Zian
Drrtttt.... drrtttt...Ponsel Zian berdering. Sebuah panggilan telfon masuk ke nomor ponsel nya. Terpampang nama James di ponsel Zian.
"Halo tuan? Bisa keluar sebentar? saya ingin bicara" James
Tut..tut...Zian memutuskan panggilan telefon nya.
"Aku kebawah dulu, James ingin bicara sesuatu pada ku" Zian
Zian meninggalkan trisna di kamar dan pergi menemui James di ruang kerja nya.
"Begini tuan, Menurut laporan keuangan kita. Setiap harinya selalu semakin bertambah banyak. Dan pengeluaran sangat jarang, apa yang akan kita lakukan dengan uang-uang itu? Ini baru di italy bagaimana dengan perusahaan kita diindonesia yang semakin berkembang pesat. Belum lagi dengan Kelompok mafia kita yang diindonesia. Dirusia, Jerman, Prancis, amerika, Australia, Brazil, India, Turki, Kanada, dan yang paling besar ada di Dubai. Kita memiliki kelompok mafia di setiap negara. apa yang akan kita lakukan dengan uang-uang itu?" James
"Untuk apa kau memikirkan uang? jika mencari uang sangat mudah bagi kita, Artinya menghabiskan nya akan lebih mudah lagi. Kau bagikan saja uang-uang itu pada orang susah. Masukkan ke kartu ku dan kartu milik Trisna. Lakukan apa saja yang kau suka. Gaji mu akan bertambah 10 miliyar perbulan. Dan naikkan juga gaji seluruh anggota dan karyawan kita" Zian
"Baik tuan" James
"Ah satu lagi, Trisna masih belum mau bicara apapun. Bagaimana caranya membuat nya bicara?" Zian
__ADS_1
"Seperti nya tuan harus mengajak nya liburan atau bahkan pindah lingkungan tempat tinggal. Karena dengan melakukan hal itu akan membuat Trisna menjadi cepat melupakan kenangan buruk nya di Italia" James
"Pindah? kemana?" Zian
"Dari dulu Trisna menyukai cerita dongeng putri. Yang hidup bebas di alam yang sangat indah dan dipenuhi bunga-bunga" James
"Aku tau itu, dia selalu mengatakan nya pada ku" Zian
"Disebuah kota kecil di Kanada memiliki alam yang sangat indah. Udara nya masih bersih dan terbebas dari polusi. Itu akan menjadi tempat yang sangat di sukai Trisna. anda harus mengajak nya kesana" James
"Aku lebih suka dunia ku yang sekarang" Zian
"Tapi anda memiliki pasangan yang jauh berbeda dari anda tuan" James
"Aku harus membawanya kesana?" Zian
"Menurut ku itu adalah jalan satu-satunya" James
-
-
-
__ADS_1
-
Happy reading all ❤️