
Sepulang dari jalan-jalan bersama teman-teman nya. Trisna sampai dirumah jam 7 malam. ia begitu menikmati hari ini.
Lea pulang ke sebuah sebuah markas yang letaknya cukup jauh dari kota.
"Lea, bagaimana?" Leo
"Dia cukup mudah didekati. Dia ramah, sopan dan merupakan murid berprestasi di sekolah" Lea
"Apa kalian bertemu Zian dan James di bioskop tadi? Orang-orang kita ditangkap oleh Zian disana" Erik
"Apa?! jadi yang tadi adalah zian, James dan anggota mereka?" Lea
"Iya" Leo
"Pantasan saja, salah satu diantara mereka yang membabakbelur 3 orang pria mendekati Trisna. Bahkan trisna tersenyum saat di gombal oleh pria berbaju hitam dan tubuh besar itu. Aku kira Trisna yang kegenitan" Lea
"Apa yang mereka bicarakan?" Leo
"Tidak ada, Zian menarik tangan Trisna dan keluar dari bioskop. tapi Trisna balik lagi" Lea
"Itu benar-benar Zian. Apa trisna pernah bicara tentang dirinya?" Erik
"Trisna jarang bicara tentang dirinya. namun jika kita mengenal nya, siapapun bisa tau jika Trisna gadis yang baik" Lea
"aku heran kenapa tipe wanita Zian sangat berubah?" Erik
"Aku tidak yakin, Zian benar-benar mencintai Trisna" Leo
"Kau sudah dapatkan informasi tentang Trisna?" Erik
"Sudah tuan, Trisna adalah anak dari Alex dan Livi yang merupakan musuh Zian. Trisna diculik saat masih berumur 8 tahun. Kasus ini sempat viral, namun Zian membungkam media dengan uang" Leo
"Baiklah kalau begitu, Aku akan pulang. Uang ku untuk hari ini jangan lupa di Tf" Lea
__ADS_1
*****(Markas pribadi Zian)
"Siapa yang menyuruh mu?!" James
"Tidak mau bilang?" James
Buk!...Buk...buk.. James memukul kepala orang itu.
"Berapa bayaran mu? aku akan membayar mu 2 kali lipat" James
"Katakan!" James menodongkan pistol nya.
Zian datang.
"Mereka tidak akan mengatakan nya dengan mudah" Zian
Zian menembak peluru di telapak tangan orang-orang itu. agar mereka tidak mati tapi menahan rasa sakit.
"Siapa yang menyuruh mu? berapa dia membayar mu?" Zian
"E-erik" Ucap salah satu diantara mereka.
"Ternyata Erik sudah mulai berani bermain-main dengan ku" Zian
"Siapa nama kalian?" James
"Marko"
"Luan"
"Dimas"
"Aku akan membayar kalian 2 kali lipat dan kalian harus bekerja untuk ku" James
__ADS_1
"Apa yang harus kami lakukan?" Marko
"Aku akan membebaskan kalian, dan kalian harus datang kepada Erik dan berpura-pura bahwa kalian berhasil bebas dari sini. Selanjutnya, aku akan memberitahu kalian apa yang harus kalian lakukan" James
"Tapi tuan, apa Erik akan percaya?" Dimas
"Erik sangat bodoh, dia akan percaya" Zian
"Apa rencana Erik?" James
"Erik mengincar gadis yang tinggal di rumah anda tuan" Luan
Zian tak habis pikir dengan Erik. bisa-bisa nya pria itu mulai berani, apalagi dengan Trisna.
"katakan yang sejujurnya" Zian
"Kami berani bersumpah atas nama Tuhan kami" Marko
"Jika kalian berbohong. Akan ku pastikan kalian menderita selama bertahun-tahun" Zian
"Ia tuan" Dimas
****
Dirumah, Trisna baru saja selesai mandi. Ia sedang belajar di kamar.
Trisna mengerjakan tugas matematika dengan sangat baik agar tidak ada kesalahan.
Zian yang baru saja pulang dari markas nya masuk ke dalam kamar dan segera mandi
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️❤️