
Rizella membawa Alie ikut bersama nya. Masuk kedalam mobil.
"Kau ingin membawa ku kemana?" Alie
"Tentu saja memberi mu pekerjaan. Pekerjaan mu yang dulu sedang menanti mu" Rizella
"Apa pekerjaan yang membuat ku bisa membeli kalung ini?" Alie menunjukkan kalung nya.
"Lebih dari semua itu kau bisa membeli nya, membeli seluruh gedung-gedung tinggi di dunia ini juga bisa" Rizella
"Aku ingin ayah anak mu?" Rizella
"Siapa ayah nya?" Alie
"Ayah nya seorang penguasa. Dia bisa melakukan apa saja. Dan dia sangat baik, juga tampan" Rizella
Rizella menghentikan laju mobil nya di depan markas yang berada jauh dari kota. Sebuah bangunan tinggi yang terlihat menakutkan.
Rizella memegang tangan Alie dan membawa nya masuk kedalam.
Di depan pintu, Penjaga menurunkan senjatanya saat melihat Wajah Alie.
Sedangkan Alie sangat ketakutan.
"Aku takut, jangan bawa aku kesini" Alie
"Hanya sebentar saja, Dan aku akan tau siapa dirimu" Rizella
"James? apa kau disini?" Rizella
James keluar dari ruangan nya saat mendengar ada yang memanggil nya.
James keluar dan betapa terkejutnya ia melihat Alie.
"Trisna?!" James
James memeluk Trisna.
__ADS_1
"Kau masih hidup?! kenapa kau tidak pulang kerumah sayang?" James
Alie berpikir jika James adalah suami nya. James tersenyum senang dan menanyakan kabarnya.
"Aku bertemu dengan nya di restoran dengan kantor, ia sedang mencari pekerjaan Di sana. seperti nya Trisna lupa ingatan" Rizella
"Terimakasih sudah membawanya kesini" James
"Trisna, kau hamil? berapa usia kandungan mu?" James
"7 bulan" Jawab Alie
"Tepat 7 bulan yang lalu kau kecelakaan. untung bayi nya dan kau selamat" James
Tiba-tiba saja seorang pria tinggi, gagah, kekar, dan sangat tampan keluar dari ruangan bawah tanah. dan itu adalah Zian.
Zian melihat sosok Alie. Zian berpikir jika dia telah gila karna melihat trisna di markas nya.
"Aku sudah gila" Zian
"Tuan, maaf ini ada" Seorang bawahan Zian tiba-tiba menghampiri Zian. Zian tiba-tiba membanting bawahan nya itu yang mengganggunya saat ia sedang melihat sosok trisna.
Alie yang melihat langsung takut, Alie berjalan mundur ke belakang Rizella.
"Ba-bawa aku pulang" Bisik Alie
"Kau akan pulang bersama pria itu" Rizella
"Pria jahat itu?" Alie
"ya, tentu saja. pekerjaan mu adalah menenangkan nya" Rizella
"Tidak mau, aku mau pulang. tolong jangan lakukan ini" Alie
"Tidak bisa, dia tidak akan membebaskan mu saat kalian sudah bertemu" Rizella
Alie bersembunyi dibalik tubuh Rizella. tubuh Alie sangat kecil dibandingkan dengan tubuh Rizella yang sangat kekar dan sedikit berotot.
__ADS_1
Zian melihat baik-baik Rizella, dan orang yang berada dibalik tubuh Rizella.
Zian menyuruh Rizella berpindah untuk melihat orang dibalik tubuhnya.
Rizella mengerti dan bergeser sedikit ke sebelah James.
Alie melihat Zian yang sedang menatap nya.
Alie ketakutan dan tubuh nya gemetar.
"To-tolong" Ucap Alie pada Rizella
Zian perlahan-lahan mendekati Alie, Zian menyentuh wajah Alie dengan tangan nya.
"Aku tidak percaya ini" Zian
"Sayang?" Zian
Alie yang ketakutan saat melihat pria itu menatap nya dan mengucapkan kata sayang padanya.
"Dia pasti akan membunuh ku dan anak ku juga. bagaimana ini" Batin Alie
Mata milik alie mulai berkaca-kaca dan akhirnya ia menangis.
"Tolong aku, aku tidak mau pekerjaan ini hiks.." Alie
"Pekerjaan apa? siapa yang menyuruh mu bekerja?" Zian
Perut Alie tiba-tiba terasa sakit. Alie menjerit kesakitan. Zian mengangkat Alie dan membawanya ke rumah sakit. Zian terlihat begitu panik.
-
-
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️