
"Dasar penghianat" Ucap Zian tanpa berteriak ataupun marah.
"Untuk apa kau datang kesini?" Rayer
"Dimana trisna?" Zian
"Mencari gadis itu?" Robert
"Aku punya syarat untuk itu" Robert
"Apa syaratnya? uang? kekuasaan? Semua akan ku berikan padamu" Zian
"Berapa banyak yang kau butuhkan untuk hidup mu yang tidak akan lama lagi?" Lanjut Zian
"Kau telah menghina ku dengan mengatakan hal itu" Robert
"Lebih kau kau perbaiki hidup mu agar tidak masuk ke dalam neraka. Usia mu terlalu tua untuk menjadi penguasa" Zian
"Gadis mu yang akan segera mati" Robert
"Kau sialan!" Zian
Zian berjalan dengan langkah nya yang cepat ingin mendapati Robert dan rayer.
Namun 10 orang pengawal mengepung Zian.
Zian melepaskan jas mewah nya dan membuang nya ke lantai. Zian menggulung lengan kemeja putih nya kemudian membuka 3 kancing baju nya dari atas.
Otot-otot lengan dan perut nya mulai kelihatan.
Para bawahan Robert mulai menyerang, Zian melawan mereka dengan tangan kosong. 10 orang adalah jumlah yang sedikit bagi Zian.
10 orang tidak ada apa-apa nya bagi Zian.
__ADS_1
Zian mengangkat 2 tubuh bawahan Robert dan melemparnya mengenai teman mereka yang lain. Semua jatuh tak sadarkan diri.
Zian membanting semua orang yang berani menyentuhnya sedikit saja.
Robert berdiri saat melihat Zian mengalahkan orang-orang nya yang terlatih namun dalam hitungan detik Zian membuat nya ta sadarkan diri di kaki Zian.
Dua orang anggota Robert menodongkan senjata pada Zian. Zian berhenti melangkah.
"Jika kau bergerak sedikit saja, mereka tidak akan segan-segan menembak mu!" Ancam Robert dengan suara yang sedikit gemetar
"Apa yang kau inginkan dari ku?!" Zian
"Aku ingin kau menikahi putri ku" Robert
"Kau benar-benar hewan. Ayah mana yang tega menjual putri nya pada ku?" Zian
"Jika kau menikah dengan putri ku, Jadikan aku sebagai ketua mafia menggantikan mu dan aku akan membebaskan gadis yang tidak bersalah itu" Robert
Tubuhnya sangat se*xi. Zian terlihat jijk melihat nya.
"Ayah, mana suami ku?" Tanya putri Robert yang bernama Eli
"Dia, yang ada dihadapan mu" Robert
Eli putri Robert melihat Zian.
"Tidak mau!" Eli
"sayang, kenapa tidak? kau lihat betapa perkasa nya dia?" Robert
"Aku ingin calon suami bukan seseorang yang akan mematahkan tulang-tulang ku di atas kasur" Eli
"Kau pikir aku mau dengan wanita seperti mu?" Zian
__ADS_1
"Tidak bisa! kalian berdua harus menikah!!" Robert
"Cukup sialan!!" Zian
"Kau yang cukup!! apa kau mau gadis kesayangan mu itu mati sekarang?!!" Rayer
Dua orang pengawal membawa masuk Trisna dengan tangan yang di ikat. Beserta mulut yang di sikat oleh kain putih.
Trisna menangis sekencang-kencangnya.
Zian begitu marah melihat nya.
Dua orang pengawal yang sedari tadi menodongkan pistol pada Zian menyuruh Zian jalan. begitu juga dengan dua orang pengawal yang membawa putri Robert memaksa Eli untuk berjalan.
"Ayah, tolong aku.. Aku takut ayah hiks hiks hiks" Tangisan Eli begitu membuat Trisna sakit hati.
Zian membalikkan tubuhnya dan menangkap pistol yang dipegang oleh dua pengawal bodoh itu. Zian menendang perut kedua pengawal itu dan mereka jatuh tak sadarkan diri.
Zian kini memegang Dua pistol dan mengarahkan nya pada Robert dan rayer.
Robert dan rayer juga mengeluarkan Pistol mereka dan menodongkan nya pada Zian.
-
-
-
-
-
Happy reading all ❤️
__ADS_1