
Hari-hari berikutnya, Trisna menjalani kehidupan nya dengan bahagia. dan sudah tiba harinya, dimana ia akan wisuda setelah kuliah 4 tahun.
Trisna berangkat ke Italia setelah hari-hari buruk yang ia alami disana.
Namun, Trisna tetap akan pergi untuk melakukan wisuda.
Hari ini, ia sudah di bandara bersama Zian. Mereka berangkat menggunakan jet pribadi milik Zian.
Dan setelah beberapa jam. Akhirnya pesawat nya akan mendarat.
Trisna di ajak oleh Zian untuk berkeliling kota Italia sebelum pulang kerumah.
Trisna merasa lebih baik setelah melihat pemandangan di Italia yang sangat nyaman dan ramah padanya.
Dan akhirnya Trisna dan Zian pulang kerumah.
Mereka disambut oleh James. Trisna berlari kecil dan memeluk James. sudah lama mereka tidak bertemu.
"Bagaimana kabar paman?" tanya Trisna pada James. sedangkan James sedang fokus melihat kode dari Zian yang melarangnya untuk membalas pelukan Trisna.
Namun, James malah membalas pelukan hangat dari Trisna.
"Aku baik-baik saja disini, Kau bagaimana?" James
Zian hanya bisa menahan rasa cemburunya didalam hatinya.
__ADS_1
"aku juga" Trisna
Trisna akhirnya melepaskan pelukannya. Trisna masuk kedalam kamarnya dan beristirahat. perjalanan yang panjang serta melakukan servis di pesawat membuat nya sangat kelelahan.
Trisna dan Zian tidur siang bersama. Zian yang tidur dengan bertelanjang dada sambil memeluk trisna yang berada disisinya.
Zian selalu berharap agar trisna bisa cepat hamil. Namun fakta tak bisa diubah sesuka hati. Trisna sudah keguguran saat dirinya masih bersekolah, Dan membuat kandungan nya lemah. kemudian beberapa bulan yang lalu, ia diculik dan mendapatkan pukulan kuat di bagian perutnya. Akhirnya Trisna hanya memiliki kesempatan kecil untuk hamil.
****
Hari ini, Trisna akan berangkat bersama supir nya untuk pergi ke kampus untuk mengurus segala keperluan-keperluan wisuda nya.
"Daddy, aku berangkat dulu" Trisna
"Iya sayang, kamu hati-hati" Zian
"Iya, nanti siang kita kesana" Zian
"Aku pergi dulu" Trisna
Trisna mengecup bibir Zian sebelum pergi.
Trisna berangkat bersama seorang supir yang akan mengantarnya.
Namun ditengah jalan, sesuatu hal yang tak terduga, itulah yang terjadi. saat mobil akan menikung, Mobil mereka malah masuk ke dalam jurang.
Zian yang mendengar kabar nya langsung terjun ke lokasi. Kabar kecelakaan ini dirahasiakan agar tak ada media yang datang. polisi berusaha mencari Trisna dan sang supir. Namun yang ditemukan hanyalah mayat sang supir yang berada di bawah pohon. Zian menyuruh anggota nya untuk membawa pulang mayat Supit itu kerumah keluarganya dan memberikan 2 miliyar untuk meninggal nya supir itu.
__ADS_1
Mayat Trisna tidak dapat ditemukan. Polisi sudah mengklaim jika Trisna sudah meninggal dan mayat nya tak dapat ditemukan.
Zian tidak percaya pada siapapun, ia turun langsung kejurang untuk mencari sendiri bersama banyak anak buah nya. begitu juga James yang ikut terjun ke tempat kejadian dan membantu Zian untuk mencari Trisna.
"Tuan, hari sudah malam. Dan ini sudah 2 bulan kita mencari nyonya. lebih baik kita pulang tuan" Anggota Zian
"Iya tuan, lebih baik kita pulang sekarang" James
"Trisna belum meninggal James! dia masih hidup. dia bilang pada ku jika ingin makan siang bersama ku nanti! dan trisna tidak pernah melanggar janji nya!" Zian
"Trisna sudah meninggalkan kita, Dia sudah tewas dalam kecelakaan ini dan mayat nya tidak bisa ditemukan" James
Plakk.....!!!! Zian menampar James saat itu juga.
"Sekali saja kau mengatakan jika Trisna sudah meninggal, maka aku tak akan segan-segan untuk membunuh mu!" Zian
"Trisna sudah tiada, ini semua telah terjadi. bahkan jika tuan membunuh ku tidak akan merubah kenyataan jika Trisna masih hidup"
-
-
-
-
Happy reading all ❤️
__ADS_1