
Malam harinya, Trisna melanjutkan catatan nya untuk memimpin rapat besok.
"Apa yang harus ku katakan besok, bagaimana ini?" Trisna
Trisna berbaring di ranjang kasur sambil menulis catatan nya.
Zian masuk ke dalam kamar dengan membawa makanan sehat untuk Trisna.
Zian melihat trisna yang nampak lebih seksi dengan buku catatan nya.
"Makan dulu" Zian
Trisna melihat makanan yang di bawa oleh Zian. Zian menyuapi trisna makan.
Meskipun sedang hamil, trisna nampak biasa saja dengan perut nya yang belum membuncit.
Trisna juga memiliki selera makan yang normal.
"Sekolah dirumah saja?" Zian
"tidak, besok aku harus sekolah" Trisna
"Kita bisa membayar guru untuk belajar dirumah, bagaimana jika teman-teman mu tau kau hamil?" Zian
"Selama perut ku belum besar maka aku baik-baik saja" Trisna
"Aku khawatir, bagaimana jika sesuatu terjadi pada mu disekolah?" Zian
"Daddy, aku masih mau sekolah" Trisna
__ADS_1
Mendengar hal itu, Zian merasa sedikit bersalah pada Trisna. Ia telah mengambil masa muda Trisna untuk memuaskan dirinya sendiri.
"Baiklah, Jika sesuatu terjadi bayi ini. maka aku akan membunuh mu detik itu juga" Zian
"Bunuh saja, Aku yakin Daddy tidak bisa melakukan nya" Trisna
"Kenapa? aku bisa membunuhmu" Zian
"Karena Daddy menyayangi ku, dan sangat-sangat sayang. Itulah kenapa Daddy tidak bisa membunuh ku meskipun daddy seorang mafia, CEO, Dan bisa saja membunuh orang yang mereka mau" Trisna
"Jaga anak kita dengan baik jika kau berada disekolah. Aku benar-benar akan membunuhmu dan menyiksa dirimu jika sesuatu terjadi padanya" Zian
"Iya, tapi Daddy sayang kan sama aku?" Trisna
"Iya, aku sayang" Zian
****
Keesokan harinya, Trisna berangkat ke sekolah.
Hari ini adalah hari Jumat. Hari ini disekolah akan melakukan Senam. Namun Trisna tidak ikut dalam kegiatan senam.
Setelah selesai senam, Semua anggota OSIS, MPK, dan Ekskul berkumpul untuk rapat ini.
"Selamat pagi, Hari ini rapat kita akan di pimpin oleh ketua OSIS kita, yaitu trisnayanti" Guru pembimbing
Trisna maju ke depan. membuka rapat dengan ucapan salam dan mulai masuk ke dalam inti rapat.
Trisna menyampaikan bahwa
__ADS_1
"Kerjasama antara OSIS, MPK, dan Ekstra itu penting adanya karena kita bukan OSIS sendiri, MPK sendiri dan Ekstra sendiri Tapi kita satu, yaitu Satu naungan dalam sekolah ini. Tempat kita menimba ilmu bersama-sama"
Dengan adanya rapat kordinasi ini diharapkan nantinya antara OSIS, MPK, dan Ekstrakurikuler, Bisa saling bekerja sama dan saling membantu satu dengan yang lainnya dengan harmonis.
Trisna juga menyampaikan semangat untuk teman-teman yang akan mengikuti lomba disekolah lain. Diharapkan agar siswa dan siswi bisa mengharumkan nama sekolah dan bangsa. Setiap Siswa dan siswi harus berkarakter mulia.
"Demikian rapat kita Hari ini, jika ada yang ingin menambahkan atau menyampaikan sesuatu saya berikan kesempatan"
Hening....
"Baiklah jika tidak ada lagi, saya menutup rapat kita hari ini. semoga yang di sampaikan dapat dimengerti dan dilaksanakan" Trisna
Rapat telah selesai, Trisna keluar dari ruangan dan menuju ke kelas.
Trisna menaiki tangga untuk sampai di kelasnya. Namun sesuatu yang tidak terduga terjadi. Kepala Trisna yang pusing membuat nya berjalan sempoyongan. Trisna terpeleset dan jatuh dari tangga. Trisna banyak mengeluarkan darah dari rok nya.
Siswa siswi disekolah membawanya ke rumah sakit terdekat.
James yang mendapat telepon dari sekolah Segera menghubungi Zian.
-
-
-
-
Happy reading all ❤️❤️
__ADS_1