Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
ketua osis


__ADS_3

Malam ini Zian mendapatkan emas nya.


Wajah tampan, kaya raya, membuat siapa pun saja bisa jatuh hati pada nya.


Namun Zian sejak kecil tidak pernah mengenal rasa cinta. Zian dingin dan kejam. Perempuan dan laki-laki sama baginya.


Zian tak pernah menyangka akan memiliki kembali rasa sayang selama bertahun-tahun rasa itu hilang darinya.


Malam ini Trisna tidur lebih dulu karna besok ia akan sekolah dan Zian masih ada tamu.


Ketika orang-orang itu pulang, Zian masuk ke dalam kamar. Ia melihat trisna yang sudah tidur lebih dulu.


Zian naik ke atas ranjang kasur dan memeluk trisna dari belakang.


"Trisna" Zian


Zian membalikkan tubuh Trisna menghadap ke arah nya.


Trisna tidak pernah tidur dengan memakai bra. Zian akan marah jika trisna berani menggunakan nya saat akan tidur. Bra selalu menutupi bagian favorit Zian.


Zian memasukkan tangan nya ke dalam baju yang digunakan trisna dan mere*masnya.


Trisna yang sedang menjadi terbangun karna merasakan ada tangan yang selalu memegang benda itu.


Trisna membuka matanya, ia melihat Zian yang sedang menutup mata tapi tangan nya sedang beraktifitas.


"Jangan kuat-kuat" Trisna


Zian mengeluarkan tangan nya dan memeluk trisna kemudian tertidur bersama.


****


Keesokan harinya, Zian bangun lebih dulu. Ia Segera mandi dan membersihkan dirinya.


Setelah itu Zian membangun kan Trisna.


"Trisna, Bangun" Zian


"Kamu mau jadi Putri tidur ya? cantik banget sih" Zian

__ADS_1


"Trisna" Zian


Trisna perlahan-lahan membuka matanya.


"Ini hari Senin, nanti telat" Zian


Trisna mengulurkan tangannya. Zian menarik tangan Trisna agar ia bangun.


Trisna masuk ke dalam kamar mandi dan mandi.


Setelah itu ia berangkat ke sekolah


Disekolah nya, trisna hari ini akan mengikuti pemilihan ketua OSIS.


Trisna terdaftar sebagai salah satu calon ketua OSIS.


"Halo calon ketos haha" Dita


"Apaan sih, gak lucu" Trisna


"Cieee bentar lagi bakalan jadi ketos galak nih" Lea


"Aku gak galak, Aku akan menjadi ketos yang baik" Trisna


***


Trisna pulang kerumahnya. Tugasnya disekolah semakin banyak dan membuat nya sibuk. apalagi sebentar lagi sekolah akan mengadakan bakti sosial untuk memberikan sumbangan kepada panti asuhan.


Trisna berbaring di kamarnya. Ia langsung tidur sepulang sekolah.


begitu banyak yang terjadi hari ini disekolah.


Tok tok tok... ketukan pintu membuat Trisna terbangun.


Trisna membuka pintu kamarnya.


"Maaf nyonya, anda harus makan siang" Pelayan


Trisna tersenyum.

__ADS_1


"Aku tadi udah makan disekolah. kalau sebentar Daddy nanya, bilang aja kalau aku udah makan. Makanan nya kamu aja yang makan" Trisna


"Tapi nyonya, saya," Pelayan


"Udah, gapapa. Daddy gak bakalan tau kok" Trisna


Pelayan mengangguk dan pergi.


Trisna menutup pintu kamarnya dan kembali melanjutkan tidurnya dengan seragam sekolahnya yang masih lengkap.


Malam harinya, Zian pulang bersama James.


Dan Trisna belum juga bangun dari tidurnya.


Zian membuka pintu kamar. ia melihat wajah seorang putri tidur dikamarnya.


Zian masuk ke dalam kamar mandi dan segera mandi.


Setelah selesai mandi Zian mendekati Trisna. Ia mengangkat tubuh Trisna dan membawanya masuk ke dalam bathtub.


Trisna terbangun dari tidurnya.


"Mandi" Zian


"Males ah. udah malam juga" Trisna


"Kenapa tadi gak mandi sore?" Zian


"Aku baru bangun" Trisna


"Mau mandi sendiri atau aku mandiin?" Zian


"Mandi sendiri" Trisna


-


-


-

__ADS_1


-


Happy reading all ❤️


__ADS_2