
Keesokan harinya, Trisna sedang menyapu halaman rumah nya di pagi hari.
"Selamat pagi" Petro
"Bibi petro?" Trisna
"Trisna apa kau masih ingin melanjutkan kuliah mu?" Petro
"Aku mau, tapi aku tidak ingin kembali ke italia" Trisna
"Zian menitipkan Laptop, buku, dan semua peralatan pelajaran mu dirumah. Jika kau ingin melakukan kuliah jarak jauh maka datang saja kerumah untuk mengambil nya" Petro
"Aku akan ambil sekarang saja" Trisna
"Baik, Ayo kerumah. Apa hari ini kau tidak membantu ku lagi di kandang?" Petro
"Baiklah ayo" Trisna
"Hahaha aku hanya bercanda, hari ini aku akan mengajak mu melihat Kebun milik mu. Sepertinya sudah banyak yang masak di pohon" Petro
"Benarkah? dimana aku memiliki kebun?" Trisna
"Iya, aku akan memperlihatkan jalan kesana untuk mu" Petro
"Baik" Trisna
Trisna dan petro pergi mengambil semua perlengkapan kuliah milik Trisna kemudian membawanya ke rumah Trisna.
setelah itu mereka pergi ke kebun.
__ADS_1
Trisna melihat pemandangan sekitar, Ternyata bergaul dengan alam sangat lah nyaman.
Trisna memetik buah-buahan yang ada disana. Trisna juga sudah sangat nyaman dengan baju yang ia gunakan sehari-hari disini.
Trisna menjalani hari-hari dengan bahagia dan tak banyak beban pikiran.
Seperti yang pernah ia katakan pada zian, Bahwa meskipun ia sendirian tapi ia tidak kesepian.
Trisna selalu mengikuti zoom bersama dosen nya. Trisna memiliki tempat Favorit, yaitu sebuah Sungai yang sangat tenang dengan pemandangan indah yang membuat Trisna menjadi lebih fokus pada pelajaran nya. Aliran sungai yang indah namun sunyi dan sepi membuat suasana menjadi lebih damai.
Keesokan harinya, pagi-pagi sekali Trisna sudah siap untuk ke pinggir sungai. Trisna menyusuri jalanan belakang rumah nya untuk menemukan sebuah sungai favorit nya.
Hingga sampai lah ia disana. Trisna membuka laptop nya dan mulai belajar online dengan tenang.
Trisna terlihat begitu fokus pada pelajaran nya hingga ia tidak sadar jika ada orang yang datang dibelakang nya.
Trisna tentu saja terkejut. Ia berbalik dan melihat, Ternyata dia adalah teman-teman Trisna. Mereka adalah jenny, Alie, Dan yosepha.
"Oh hai?" Trisna
"Asik sekali belajar nya" yosepha
"Hahaha iya nih, aku kuliah jarak jauh" Trisna
"Oh, kami datang untuk mencuci baju" Alie
"Biar aku bantu, lagian aku juga udah selesai" Trisna
__ADS_1
"Terimakasih sudah berbaik hati" Jenny
"Iya, ayo" Trisna
Trisna mengumpulkan kembali buku-buku nya dan memasukkan nya kedalam tas. Kemudian ia membantu sahabat nya untuk mencuci baju.
Saat tengah asik bermain air sambil mencuci, Tiba-tiba mereka mendengar sesuatu hal yang tak biasa.
"Oh ya tuhan, Dibalik pohon itu" Jenny
Semua nya berbalik melihat kearah jenny menunjuk.
sepasang pasangan tengah melakukan hubungan itu di balik pohon.
Trisna segera berbalik dan tak ingin melihat nya.
"Jangan dilihat, kita pura-pura tidak tau saja" Alie
"Iya, Kasian kalo dia tau ternyata banyak mata yang melihat" Yosepha
"Mengapa mereka melakukan nya disana? Kan bisa dirumah" Trisna
"Disini, semua wanita harus dijaga dengan baik. Biasanya pasangan seperti itu adalah pasangan yang tidak direstui atau sudah kebelet nikah" Alie
"Kita tidak bisa melakukan nya sebelum menikah, Karena para pria disini sangat pemilih. Mereka hanya menikahi wanita yang masih suci. Pria yang mendapat kan wanita nya sudah tidak suci setelah menikah akan pelit pada wanita itu. entah pelit materi ataupun kasih sayang" Jenny
-
-
__ADS_1
Happy reading all ❤️