Balas Dendam Mafia Kejam

Balas Dendam Mafia Kejam
bakti sosial


__ADS_3

Malam harinya, Trisna terbangun setelah melewati pertempuran panjang nya.


Trisna berusaha bangun dan berdiri, Namun nyeri pada **** ********** menyerang nya.


"Aw" Trisna menahan rasa sakitnya


Zian membuka matanya. ia melihat Trisna yang berusaha bangun.


"Trisna, kamu gapapa kan?" Zian


"Daddy ini sakit" Trisna


"Sebentar aja kok ini sakitnya" Zian


Zian bangun, Trisna segera menutup kembali matanya.


Zian berdiri dihadapan Trisna dan mengangkat tubuhnya.


"Kamu mau kemana?" Zian


"Kamar mandi" Trisna


Zian membawa Trisna ke sana dan menurunkan nya di dalam bathtub. Zian menyalakan Air hangat dan mencampurkan sabun air ke dalamnya. Zian juga ikut masuk ke dalam bathtub.


"Udah sayang, buka matanya. dia gak makan orang kok" Zian


"Hahaha" Trisna.


"Capek ya?" Zian


"Gak" Trisna


"Oh ya? jadi mu lanjut lagi nih?" Zian


"eh engga, aku cape banget haha" Trisna


"Besok aku harus ke luar negeri" Zian


"Aku sendiri dong? berapa lama?" Trisna


"Sebulan atau dua Bulan" Zian


"Yah, lama" Trisna


"Jangan rindu ya" Zian


"Rindu itu berat, biar aku aja ahhahaha pasti Dady mau bilang itu kan? ngikutin dilan?" Trisna


"Dilan? siapa itu?" Zian


"Daddy gak tau?" Trisna

__ADS_1


"Gak" Zian


"Hahaha gak kok, lupain aja" Trisna


"Kamu gak pacaran kan disekolah?" Zian


"Gak kok" Trisna


"Aku pembunuh, Bisa saja aku membunuh mu jika kau berani macam-macam disekolah" Zian


"Aku gak takut haha" Trisna


****


Keesokan harinya, Zian berangkat menggunakan jet pribadi miliknya.


James mengantar Trisna ke sekolah. Hari ini Trisna dan anggota nya beserta para guru akan mengantarkan sumbangan kepada panti asuhan dan membagikan makanan pada anak-anak di panti.


Trisna dan rombongan berangkat menggunakan mobil dari sekolah menuju panti asuhan.


Sesampainya disana, mereka disambut ramah oleh pemilik panti.


"Halo adik-adik" Trisna


"Haloo kak" Ucap anak-anak di panti


"Mau hadiah gak?" Trisna


"Yaudah, Berbaris yang rapi dulu. Setelah itu kakak akan berikan hadiah nya" Trisna


Anak-anak di panti sangat bersemangat mengantri.


Anggota OSIS membantu membagikan kotak makanan dan bingkisan kue untuk anak-anak panti.


Guru sekolah yang ikut memberikan sumbangan berupa uang kepada pemilik panti untuk keperluan anak-anak di panti.


Saat sedang bersenang-senang dengan anak-anak panti, Trisna merasa pusing dan mual.


Trisna memegang kepalanya dan memegang pundak teman Anggota OSIS yang sedang membagikan bingkisan.


"Tris, Lo kenapa?" Anggi


Trisna berlari ke toilet. Ia memuntahkan semua isi perutnya.


"Tris? Lo gapapa?" Anggi


"Buk, kayaknya Trisna sakit" Anggi


Guru yang ada ikut melihat keadaan Trisna


"Kita kerumah sakit aja" Guru

__ADS_1


"Gak buk, saya mau pulang saja" Trisna


"Tapi Trisna, bagaimana jika kamu kenapa-kenapa?" Guru


"Gak kok buk, kepala ku pusing aja" Trisna


"Kecapean kali" Anggi


"Kakak gapapa?" Ucap seorang anak perempuan


"Kakak gapapa" Trisna tersenyum ramah


"Anggi kamu antar Trisna pulang yah" guru


"Iya buk" Anggi


Trisna diantar pulang oleh Anggi.


"Buset, ini beneran rumah Lo?" Anggi


"Iya, Maaf ya Anggi udah ngerepotin" Trisna


"Gapapa kok" Anggi


Anggi membantu Trisna masuk ke dalam.


"Nyonya, anda baik-baik saja?" Pelayan 1


"Apa anda sakit?" Pelayan 2


"Nyonya, apa saya harus mengabari Tuan?" Pelayan 3


"Gapapa kok, gak usah di kabarin" Trisna


Anggi membantu Trisna berbaring di ranjang kasur.


"Kamu yakin gak mau kerumah sakit?" Anggi


"gak kok, makasih ya Anggi" Trisna


"Iya sama-sama, aku balik dulu" Anggi


Anggi pulang.


-


-


-


-

__ADS_1


Happy reading all ❤️❤️


__ADS_2