
Sore ini. Trisna akan berkunjung ke rumah Dita.
Zian memberikan nya izin. Namun harus kembali sebelum jam makan malam.
Sesampainya dirumah dita. Trisna masuk ke dalam.
"Jadi aku akan memutar Film horor" Dita
"Horor?" Trisna
"Iya, kenapa? kau takut?" Dita
"Tidak" Trisna
baiklah.
Dita memutar film nya di televisi rumahnya.
Diawal adegan Terlihat seorang Wanita muda yang mati terbunuh oleh sebuah pistol yang di tembakkan oleh seorang pria berbaju hitam.
Dorrr!!
"Aaaw!!!!!!" Dita menutup matanya dengan bantal dan berteriak
Trisna yang melihat adegan itu merasa biasa saja. sudah banyak orang mati seperti itu didepan matanya yang terbunuh oleh Peluru yang di tembakkan oleh pria berbaju hitam yang tak lain adalah daddy-nya.
"Tidak apa-apa" Trisna
Flim nya terus berlanjut menceritakan tentang pria berbaju hitam yang di teror oleh makhluk halus seorang wanita.
Ditengah flim terdapat adegan dew*asa.
"Nah ini dia, Jika kau melakukan ini dengan seorang pria. maka kau akan segera hamil" Dita
Trisna melihat nya.
"Aku pernah melakukan ini semalam dari tadi siang sepulang sekolah" Batin Trisna
Terlihat seorang pria berbaju hitam itu melakukan nya dengan lambat namun wanita nya sudah keringatan.
"Ah kenapa lambat sekali pria itu bergerak" Trisna
__ADS_1
"Apa?! Hei itu Sakit tau." Dita
"Dari mana kau tau? apa kau?" Trisna menutup mulut nya
"Shtttt, tolong jangan beritahu siapapun. Aku menggunakan pengaman jadi aku tidak akan hamil" Dita
"Trisna, Itu sangat enak. Aku ketagihan melakukan nya dengan pacar ku. Meskipun gerakan nya tidak secepat yang di film" Dita
"Yang di flim itu lambat juga namanya" Trisna
"Dari mana kau tau sedangkan dirimu masih sangat polos, Itu cepat" Dita
"Daddy melakukan nya dengan ku lebih cepat berkali-kali lipat dari itu. dan dia melakukan nya berjam-jam. Dan gerakan seperti di flim itu sudah sangat lambat bagi Daddy. Apa yang telah ku lakukan, Sial" Batin Trisna
"Aku hanya melakukan nya 20 menit dengan Pacar ku. Aku baru 2 kali berhubungan" Dita
"Dita, Semoga pacar mu tidak akan meninggalkan mu" Trisna
"Tentu saja, kami saling mencintai" Dita
***
Di dalam kamar nya, Trisna menjadi tidak fokus belajar.
"Aku takut sekali" Trisna
Zian masuk ke dalam kamar Trisna.
"Ah Daddy" Trisna terkejut
"Ada apa? Ayo main lagi aku sudah tidak tahan" Zian
"Tidak" Trisna
"Aku tidak butuh izin mu" Zian
Zian menarik Trisna dan menghempaskan tubuhnya di atas ranjang kasur.
Zian membuka baju yang digunakan trisna.
Dan kembali melakukan nya dengan gerakan cepat.
__ADS_1
"Ah ah ah Daddy. Pelan-pelan" Trisna
Zian seolah tak memperdulikan ucapan Trisna.
Ia terus menggempur Trisna.
"Ini cepat sekali Ahh, daddy Sakit" Trisna
Zian memperlambat gerakan nya.
"Lebih pelan lagi" Trisna
"Ini sudah yang paling lambat" Zian
"Masih sakit, buat aku nyaman" Trisna
"Ah sial, Aku tidak bisa menolak mu" Zian
Zian lebih memperlambat nya.
"Ah...Ah....Ah" Trisna mulai menikmatinya
"Pelan lagi Daddy" Trisna
"Ahh tidak bisa!" Zian
Zian kembali melakukan nya dengan cepat dan membuat tubuh Trisna bergetar hebat di atas ranjang kasurnya.
"Ah,Ah,Ah,Ah,Ah,Ah" Trisna
"Daddy melebihi Film itu. Ini sakit" Batin Trisna
Zian melakukan nya semalaman tanpa memperdulikan Trisna setengah sadar di bawah nya.
Trisna hanya berbaring lemas membiarkan Zian bermain Diatasnya.
-
-
Happy reading all ❤️
__ADS_1