
Keesokan harinya, Zian terbangun lebih dulu seperti biasa.
Ia melihat Trisna yang masih tertidur pulas di sisinya.
Saat Trisna terbangun, Zian sudah tidak ada di sisinya.
Trisna bersiap-siap akan berangkat sekolah.
***
Di sekolah, Trisna berada di kantin bersama Dita.
"Hai, boleh gabung gak?" Seorang wanita cantik berseragam SMA, namanya adalah Lea
"Boleh, duduk aja kali" Dita
"Kenalin, aku Lea. aku murid baru, disini" Lea
"Masuk di kelas mana Lea?" Trisna
"XII IPS 2" Lea
"Eh sekelas dong" Dita
"Iya" Lea
"Nama kalian siapa?" Lea
"Aku Trisna, dan dia Dita" Trisna
"Hai anak baru, cantik banget" Ucap murid laki-laki
"Eh anak baru guys, cantiknya"
"Kenalan dong"
"Boleh kenalan gak cantik?"
Lea hanya menjawabnya dengan senyuman.
"Wah Lea, kayaknya lu anak baru tapi udah bakal jadi primadona disekolah" Dita
"Iya, Lea cantik" Trisna
"Kalian berdua juga cantik, udah punya pacar?" Lea
"Aku sih ada, Namanya Viko. Anak kelas Sebelah" Dita
"Kalau kamu Trisna?" Lea
__ADS_1
"Percuma lo nanya, Trisna sebenarnya masih anak tk. entah kenapa nyasar di SMA" Dita
"Hahaha apa benar seperti itu?" Lea
"Aku tidak pernah pacaran" Trisna
"Oh ya? itu artinya kau masih gadis pera*wan?" Lea
"Tentu saja, Yang Trisna tau hanya memukul kok" Dita
"Hahahaha Aku juga sedang jomblo saat ini. Tapi aku bukan lagi wanita polos" Lea
"Kau jujur sekali" Dita
"Aku menyukai kejujuran" Lea
"....Saat nya jam pelajaran dimulai" Bel lonceng pertanda masuk kelas.
"Eh udah masuk tuh" Dita
"Iya yuk" Trisna
****
Sepulang sekolah Trisna langsung pulang ke rumah.
Trisna masuk ke dalam kamarnya dan baring di ranjang nya kasur nya. Ia begitu lelah untuk mengganti bajunya.
"Permisi nyonya, maaf mengganggu waktu anda" Pelayan
Trisna membuka pintu.
"Di ruang tamu ada teman anda yang menunggu, namanya Dita dan Lea" Pelayan
"Oh ya, siapkan minum untuk mereka. Buat mereka merasa nyaman. Nanti aku akan turun" Trisna
"Baik" pelayan
Trisna mengganti baju sekolah nya dengan baju rumah biasa.
Setelah mengganti bajunya, Trisna keluar dari kamar nya dan segera menemui teman nya di ruang tamu.
"Maaf lama menunggu ku" Trisna
"Iya, kita ingin mengajak mu keluar" Dita
"Tapi" Trisna
"Kita tidak akan jalan lagi, aku janji" Dita
__ADS_1
"Bukan masalah itu dit, aku sudah melupakan nya. Masalahnya, Daddy tidak dirumah. Telfon nya juga tidak aktif. bagaimana aku mengabarinya?" Trisna
"Kau bisa mengabari paman James saja" Dita
"dimana ibu mu Trisna? mengapa harus mengabari pamanmu?" Lea
"Ibu ku di Jakarta bersama ayah ku" Trisna
"Aku akan mengabari paman James dulu" lanjut Trisna
Trisna menelfon James.
"Halo paman?" Trisna
"Iya ada apa?" James
"Boleh aku keluar bersama teman-teman ku?" Trisna
"Kau sudah memberitahu Zian?" James
"Daddy tidak aktif" Trisna
"Kau yakin bisa aman? apa aku harus mengirimkan seseorang untuk menjagamu?" James
"Aku akan baik-baik bersama teman ku, jangan kirim seseorang. aku tidak suka di mata-matai" Trisna
"Tapi Trisna, bagaimana jika," James
"Paman percayalah" Trisna
"Baiklah, kau harus pulang sebelum jam 7 malam" James
"Oke" Trisna
Tut Tut.. sambungan telepon terputus.
Trisna menoleh pada teman-teman nya.
"Aku boleh pergi" Trisna
"Aku siap-siap dulu" Trisna
-
-
-
-
__ADS_1
happy reading all ❤️