Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Di Hukum Lagi


__ADS_3

"Semoga Bukan Kak Azka yang memeriksa Punya aku," guman Kia namun apa yang di inginkannya bertolak belakang dengan kenyataannya, Azka yang menjadi pemeriksa di barisannya Kia.


Sudah beberapa orang Siswa yang Azka lewati dan Azka terlihat mengangguk-anggukan kepalanya dan tibalah giliran Kia yang di periksa.


"Kenapa ukuran Embernya kecil?" Tanya Azka tanpa melihat ke arah Kia.


"Karena aku cuma adanya segitu kak," ucap Kia Lantang.


"Terus kenapa Pakai di tutup segala?"


"Karena ada tutupnya kak, kalau gak ada Tutup aku akan biarkan terbuka," ucap Kia, semua yang mendengarnya jadi tertawa, Azka menatap tajam ke arahnya.


"Hewan apa yang kamu bawa?" Tanya Azka masih dengan Ekspresi yang sama.


"Kenapa punya aku kakak tanyain, yang lain kok enggak di tanya, kakak caper ya sama aku?" Kia semakin berani saja, namun Azka masih saja berwajah Datar tanpa senyum sedikitpun.


Ini orang terbuat dari apa sih, wajahnya Itu flet tanpa Ekspresi. Aku jadi curiga jangan-jangan dia bukan Manusia lagi, apa dia Vampir seperti di Film-Film yang pernah aku tonton ya, kalau memang benar aku harus tetap waspada nih,, Batin Kia.

__ADS_1


Azka meraih Ember punya Kia lalu membukanya dan...


"Aaaaa, Apa ini hah?" Bentak Azka kaget bercampur marah sambil memegang Hewan itu dari wajahnya dan membuangnya ke sembarang tempat.


"Itu Hewan Air kak?" Ucap Kia Polos.


"Ha... ha... ha...."


Semua Siswa tertawa, ada yang mengejek Kia karena Tidak membawa Hewan Air tapi malah membawa Kodok hamil ke sekolahan.


"Lo ini sebenarnya ngerti gak sih Hewan air itu gimana hah, itu Kodok dan Kodok adalah Amphibi." Ucap Azka kesal karena wajah tampannya menjadi kotor terkena pijakan Kaki kodok itu,dan masih untung Kodok itu tidak masuk ke dalam mulutnya tadi.


"Dirga!!!" Panggil Azka, terlihat Dirga berlari ke arah Azka.


"Iya Az, ada apa?"


"Apa Lo tidak menjelaskan kemarin Hewan apa saja yang harus di bawa hah?" Bentak Azka, terlihat Dirga menunduk.

__ADS_1


"Gue sudah jelasin Az, tapi mungkin dia gagal Faham saja," ucap Dirga tidak berani menatap Azka.


"Lo urus dia, Lo kasih Hukuman yang pantas untuk Dia, jangan Sampai ada Siswa yang sok benar kayak dia ada di acara kita ini lagi," ucap Azka


"Maksud lo apa Az, apa Gue perlu menSkors dia?"


"Kalian apa-apaan sih, kenapa selalu saja semena-mena sama anak baru, Gue gak setuju kalau Kia di Skors," sebuah suara membuat Kia menoleh dan ternyata orang yang bersuara tadi adalah Kimora.


"Kalau begitu suruh dia Hormat Bendera dan selama Kegiatan ini belum selesai dia tidak boleh menurunkan tangannya," ucap Azka


"What? Apa itu tidak keterlaluan Az, kasihan Kia dia pasti gak sanggup kalau harus Hormat bendera apalagi mataharinya sangat terik," ucap Kimora.


"Kimora Lo tidak usah Ikut campur ya, dia sudah berbuat kesalahan dan dia harus mendapat Konsekuensinya dan Hukuman itu sangat Ringan baginya, dari pada kena Skors," ucap Azka lalu pergi dari sana.


"Kia, maafkan Aku ya yang tidak bisa banyak menolong, tapi Lo tenang saja Gue akan meminta keringanan hukuman kembali sama Azka,"


"Tidak usah kak Kim, Aku kuat kok hanya segitu doang mah Kecil buat Kia," ucap Kia dengan menampilkan wajah Imutnya.

__ADS_1


...Bersambung......


__ADS_2