
"Lo buka aja, ini buat Lo Az,"
"Loh yang itu buat siapa?" Tanya Kimora heran karena ada satu lagi kotak di tangan Bryan.
Sebenarnya yang ini buat cewek Gue, tapi karena Kebetulan Gue belum punya Cewek Gue akan kasih ini buat Gadis tadi pagi yang sudah berhasil mengambil Hati Gue.
Deg...
"Jantung Kimora berdetak lebih kencang, ada perasaan cemburu ketika Bryan mengatakan itu pada mereka.
"Cewek siapa?" Tanya Kimora penasaran.
Tadi pagi Gue ketemu cewek itu tanpa sengaja, dia nimpuk Gue sampai benjol begini, dan yang Gue heran sama dia dia lebih memilih di timpuk balik dari pada jadi kacung Gue selama sebulan, Gue heran karena banyak gadis yang mau dekat-dekat sama Gue tapi tidak Gue kasih kesempatan, nah dia Gue yang minta malah di tolak," ujar Bryan.
"Gue penasaran Bry, siapa sih cewek yang Lo maksud itu?" ujar Azka
__ADS_1
"Gue aja gak tahu namanya siapa, tapi Gue yakin lambat laun Gue akan bertemu lagi dengannya dan apabila saat itu tiba, Gue gak akan melepaskannya,"
Nyeeessseeekk banget dada Kimora, Ingin dia berteriak dan mengatakan perasaannya pada Bryan akan tetapi Lidahnya seakan kelu, Azka yang mengetahui perasaan Kimora terhadap Bryan hanya bisa menggenggam tangan Kimora untuk menguatkannya.
Kimora menoleh ke arah Azka, Azka menganggukkan kepalanya. Melihat wajah Bryan yang sumbringah mereka tidak tega membuat kebahagiaan Bryan lenyap karena mereka tahu betapa menderitanya Bryan menghadapi Penyakitnya dulu dan ketika sekarang dia sudah sembuh mereka ingin memberi kebahagiaan kepadanya.
Sepertinya Gue harus merelakan Bryan lagi, Gue gak mau kalau dia merasa tidak enak sama Gue dan bisa jadi perasaan ini akan membuatnya menjauh dari Gue,, batin Kimora
"Udah ya, Gue mau mencarinya dulu buat ngasih ini sama dia, kalian buka saja hadiahnya, Bye Azka Bye Kimora," ucap Bryan lalu pergi meninggalkan mereka berdua
"Sok tau Lo Az, lagian Hanya Gue yang memiliki perasaan padanya akan tetapi lo lihat sendiri kan Bryan bahkan tidak menatap Gue sedikit pun," ucap Kimora meneteskan air matanya.
"Kalau Lo butuh sandaran, Gue mau kok meminjamkan bahu Gue buat Lo Kim," tanpa Aba-aba Kimora segera berhambur kepelukan Azka, dia menumpahkan kesedihannya di bahu Sepupunya itu.
Sementara Bryan sudah mencari-cari gadis yang sudah mengambil hatinya tadi pagi akan tetapi dia belum juga menemukan Gadis itu.
__ADS_1
Namun sebuah Botol kembali mengenai kepalanya.
"Awww..." pekik Bryan lagi, sudah dua kali hari ini dia tertimpuk sama botol, Bryan melihat ke sekelilingnya dan ternyata yang menimpuknya adalah gadis yang sama, sesaat Senyum merekah di bibirnya.
"Di sini kamu rupanya," ucap Bryan sambil mengejar Gadis itu, Kia yang melihat kalau Pemuda tadi pagi mengejarnya dia langsung mengambil langkah seribu.
"Mati Aku, lagi-lagi dia yang kena, tapi kenapa Aku harus lari ya, itu sudah pantas dengan apa yang dia lakukan tadi pagi sama aku," guman Kia lalu menghentikan larinya.
Bryan pun berhenti tepat di belakang Kia, Kia berbalik dan menatap tajam ke arah Bryan.
"Sepertinya kita berjodoh ya, hari ini saja Sudah dua kali Botol yang Lo lempar mengenai Gue," ucap Bryan tersenyum manis kepada Kia.
Kia heran kenapa Pemuda itu bukannya marah akan tetapi malah tersenyum padanya.
...Bersambung......
__ADS_1