
"Ah gak mungkin itu dia, mungkin suaranya hanya mirip saja kali ya," ujar Kia lalu melihat kembali Ponselnya.
Ting...
Tiba-tiba ada notif chat masuk di Ponsel Kia, dia segera membukanya.
📩 "Kamu curang Ah, kenapa di putusin sih Telfonnya, padahal aku juga mau dengar sedikit suara kamu my Sweet Girl, Aku kan jadi sedih😢,"
"Maaf Bad Boy sayang bukan maksud aku berlaku curang, aku belum siap untuk kamu dengar suaranya. Suaraku jelek, cempreng lagi, takutnya kamu akan kabur kalau mendengarnya," 📤
Ting...
📩 "Aku kecewa Sweet Girl😣,"
"Jangan dong Bad Boy, aku jadi gak enak sama kamu, aku kirim Voice note saja ya kalau begitu, tunggu kejap," 📤
📩 " kalau belum siap jangan di paksakan Ya sayang, aku hanya bercanda kok, eh Ngomong-ngomong ada apa nih kamu sampai menelfon aku Sayang,"
"Aku khawatir sama kamu Bad Boy. Sedari tadi siang aku Chat tapi kamu gak balas juga, aku sudah mikir macam-macam tau gak, takutnya kamu kenapa-napa," 📤
__ADS_1
📩 Aku sehat Kok Sayang, maafkan aku yang sudah membuat kamu khawatir my Sweety, Aku hanya terjerat Ilusi Penyihir sehingga tersesat di labirin kehidupan, dan Alhamdulillahnya aku sudah menemukan Tujuan hidupku yaitu kamu Sweet Girl,"
Wajah Kia merona seketika ketika membaca Chat dari Bad Boy, dia sampai berguling-guling di kasurnya.
"Kamu semakin Sweet aja Bad Boy, Aku pengen Kentut deh," 📤
Ting...
📩" Sweet Girl, bagaimana ya cara ngomongnya, aku jadi binggung,"
"Kamu mau ngomong apa sih Bad Boy sayang? Jangan bikin Aku penasaran deh kamu," 📤
Ting... tulit..tulit...
"Yach Kok mati sih, jadi gak kebaca kan Apa yang mau di omongin sama Bad Boy," ucapnya Kesal lalu langsung mengisi kembali daya Ponselnya itu.
"Aku kok deg-degan ya, apa sih yang mau di omongin sama Bad Boy, sialnya Ponsel pakek mati lagi," keluh Kia lalu beranjak dari kasurnya karena sudah kebelet pengen ke kamar Mandi.
"Mau ke mana sayang?" Tanya Ratna, dia sudah melupakan apa yang Kia lakukan tadi siang kepadanya, begitulah seorang ibu selalu memaafkan anaknya tanpa menunggu si anak meminta Maaf.
__ADS_1
"Mau ke kamar mandi Bu, Sudah kebelet nih," jawab Kia
"Habis itu kamu makan ya sayang, ibu tadi buatin sayur kesukaan kamu loh, pakai Ikan Lele dan sambal terasi," ujar Ratna.
"Wiih enak betul tuh Bu, aku masuk dulu ya Bu, biar nanti saat makan muat banyak hehe..."
Ratna tersenyum mendengar ucapan Putrinya itu, semarah-marahnya dia kalau Kia sudah seperti itu dia pasti luluh, semenjak suaminya meninggal Kia adalah satu-satunya penyemangat hidupnya walaupun setiap hari ada saja ulah Kia yang membuat dia naik darah.
Kia sudah keluar dari kamar mandi dan langsung menuju ke dapur, di sana sudah menunggu Ratna yang tersenyum ke arahnya.
"Waah kayaknya bahagia banget Ibu hari ini ya, sampai senyam-senyum gitu, sepertinya ibu lagi jatuh cinta ya?"
Pletak...
"Awww sakit Bu!"
"Kamu tu ya, selalu saja bikin kesal ibu, di senyumin salah apalagi di marahin, kamu selalu saja bikin penyakit darah tinggi ibu kumat tau gak," ucap Ratna ngambek.
"Habisnya Ibu senyam-senyum gitu, ngeri tau gak lihatnya, biasanya kan..." ucap Kia ambigu.
__ADS_1
...Bersambung......