Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Suudzon


__ADS_3

"Saatnya pesta cemilan yeay..." ujar Kia sambil melompat-lompat di atas kasurnya.


"Kia!... Jangan berisik Ibu mau tidur," teriak Ratna dari kamar sebelah, Kia menutup mulutnya pakai tangannya.


"Iya Bu!" Ucap Kia lalu mulai membuka cemilannya sambil menonton Drakor di Ponselnya.


Malam sudah semakin larut, Kia sudah beberapa kali menguap namun dia belum tidur juga Karena Drakor itu sangatlah bagus dan sayang untuk di lewatkan.


"Ini sama seperti kisahku namun endingnya bakalan tidak sama, kalau di Drakor itu Si Pria dan wanita yang di jodohkan bakalan jatuh cinta namun aku dan Andika bakalan berpisah dan melanjutkan hidup masing-masing, memang ya roda kehidupan tak ada yang tahu." Ujar Kia kembali menguap dan akhirnya dia tertidur dengan posisi telungkup.


Azan Subuh sudah berkumandang, akan tetapi Kia belum bangun juga.


"Kia sayang, bangun yuk shalat dulu," ujar Ratna, Kia mulai mengerjapkan matanya dan segera bangkit dan menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu setelah itu mereka mengerjakan Sholat Subuh berjamaàh.


Setelah Sholat Kia menyempatkan membaca beberapa Ayal Al-Quràn dengan sangat merdu, Kia kembali menguap dan dia mengakhiri bacaannya lalu kembali tidur.


Matahari sudah naik namun Kia belum juga terbangun dari tidurnya Ratna pun tidak membangunkannya karena hari ini adalah hari Minggu.

__ADS_1


Jam sudah menunjukan pukul 10:00 WIB, Kia akhirnya bangun juga dari peraduannya, dia kemudian segera mandi dan menganti bajunya terus berjalan menuju ke dapur.


"Ibu gak masak ya, aku sudah lapar banget lagi," ujar Kia seraya membuka Kulkasnya, di sana hanya ada sebuah Apel dan beberapa Wortel saja.


Kia mengambil Apel tersebut lalu memakannya, dia sangat malas memasak hari ini. Apel itu sudah ludes di makannya namun dia masih tetap lapar, Kia kembali membuka Lemari penyimpanan makanan dan ternyata ada sebuah roti Isi coklat di sana, tanpa pikir panjang Kia segera melahapnya sampai Habis.


"Aeep..."Kia bersendawa pertanda kalau dia sudah kenyang.


"Enaknya ngapain ya, lebih baik Aku jalan-jalan dulu kali ya sambil nunggu Jam dua siang, Fixs... lebih baik aku siap-siap dulu saja," ujar Kia.


Setelah selesai bersiap-siap Kia kemudian pamit sama Ibunya.


"Ini Bu, Aku mau jalan-jalan sebentar, paling aku pulangnya agak sorean ya," ujar Kia


"Sama siapa sayang?" Tanya Ratna Posesif.


"Sendirian saja Bu, Aku bosan di rumah dan ingin jalan-jalan saja," ucap Kia.

__ADS_1


"Bukan sama cowok yang waktu itu datang ke rumah kan?"


"Ya Ampun Bu,Ibu pagi-pagi sudah Suudzon aja sama aku, ya bukan lah. Aku sendirian doang kok, ibu tenang saja ya,"


"Ya sudah, jangan telat pulang ya sayang dan kamu hati-hati," ujar Ratna.


"Baik Bu, Kia pamit dulu ya Bu, Assalamuàlaikum!"


"Waàlaikum salam!"


Kia kemudian pergi, dia berencana akan ke Taman terlebih dahulu sampai waktu yang sudah di tentukan tiba baru dia berangkat ke Cafe XX.


Sementara Andika masih saja mencoba semua pakaiannya akan tetapi dia belum merasa cocok dengan pilihannya, ternyata Andika malah lebih ribet dari pada Kia dalam hal Berdandan dan akhirnya pilihannya jatuh pada Kaos abu-abu yang di padukan dengan Jaket coklat susu yang memang belum pernah di pakainya karena baru kemarin dia beli.


"Ini baru keren, Lebih baik aku duluan ke sana biar nanti di saat Sweet Girl sampai aku sudah ada di sana," ucapnya lalu segera pergi.


...Bersambung......

__ADS_1


... ...


... ...


__ADS_2