
"Siapa bilang sih, enggak kok pak, semua itu Hoaks pak,"
"Kok Hoaks sih Neng, Ibu Ratna sendiri loh yang bilang sama kita ya gak Man? Ibu Ratna bilang kalau ada pemuda tampan yang bernama Andika berkunjung ke rumah jangan di halangi kerena Dia adalah Jodohnya Neng Kia,"
"Aish Ibu ini gak sekalian saja di umumin pakai Toa, lagian apa hebatnya sih si Andika itu, Tampan sih iya tapi pasti kalah jauh sama Bad Boy ku yang unyu-unyu," guman Kia.
"Memangnya ibu bilang gitu ya pak, Aku kok gak merasa ya," ucap Kia
"Neng kia ini ada-ada saja, Lagian Mas Andika itu tampan dan sepertinya anak orang kaya, kalau Bapak punya anak Cewek bapak sangat mau punya mantu seperti dia," ucap Pak Mu.
"Iya Neng, kenapa sih Neng gak mau sama dia, lihat saja dia kayak Artis Korea yang sering di tonton oleh Istri Pak Man di rumah," ucap Pak Man menambahi.
__ADS_1
"Pak Mu! Pak Man! Kia ini masih kecil loh, baru kelas satu SMA, belum pantas untuk punya cemceman apalagi calon suami, Kia mau sekolah dulu yang benar biar menjadi orang sukses dan juga agar bisa membahagiakan Ibu Kia, kalau soal Jodoh nanti lah kalau Kia sudah Dewasa saja memikirkannya." Ujar Kia panjang Lebar.
Kedua Hansip Itu ternganga mendengar penuturan Kia itu, dia terlihat sangat dewasa di bandingkan umurnya.
"Loh kok bengong sih, Kalau begitu Kia pamit dulu ya Pak Man dan Pak Mu, makasih ya Gorengannya," ucap Kia lalu pergi dari sana.
Waktu magrib sudah tiba, Kia mulai masuk ke dalam rumahnya sambil mindik-mindik, dia harus waspada kalau-kalau Ibunya tiba-tiba muncul dan menjewer telinganya.
"Huff, untung Ibu sedang Sholat, lebih baik aku sholat juga ah," ucap Kia lalu pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu lalu bergegas menuju ke kamarnya dan melaksanakan Shalat Magrib.
Kia sudah selesai mengerjakan Sholat, dia kembali mengambil gawainya dan melihat apa ada balasan dari Bad Boy, namun lagi-lagi dia kecewa karena tidak ada satupun chat yang masuk di Ponselnya.
__ADS_1
"Bad Boy ke mana sih, kenapa dia tidak membalas Chat ku, aku kok jadi khawatir ya," ucap Kia.
Selama ini mereka hanya Chatan saja tidak pernah saling menelfon, namun kali ini Kia memberanikan diri untuk menelfonnya karena terlalu khawatir dengan Bad Boy, dia tidak mau berpisah lagi dengannya seperti kejadian tiga bulan yang lalu.
Kia mulai menekan Kontak Bad Boy, tersambung akan tetapi tidak di angkat.
"Apa dia sedang sholat ya, tunggu bentar lagi deh, siapa tahu benar dia masih Sholat," ucap Kia
Lima belas menit kemudian Kia kembali menelfonnya, dan ternyata di Angkat, keadaan seketika Hening.
"Hallo!" Ucap seseorang di seberang sana, kia langsung mematikan telfonnya dan memegang dadanya yang bergemuruh, dia merasakan kalau suara itu bagai panah cinta menusuk tepat ke jantungnya. Lebay, Iya memang lebay sih si Kia itu, Cinta yang sudah membuatnya seperti itu.
__ADS_1
"Eh tunggu... suara itu sepertinya sangat Familiar deh, aku pernah dengar di mana ya," ucap Kia mengetuk-ngetuk dagunya sambil berpikir.
...Bersambung.......