
Ceklek...
Kia membuka pintu kamarnya dan di saat dia keluar dia menabrak Andika yang masih berdiri di sana. Kia terhuyung dan dengan sigap Andika menangkap tubuh Kia lalu adegan seperti di Film-film india pun terjadi, tubuh Kia di pegang oleh Andika dengan mata mereka saling menatap mesra satu sama lain.
Sejenak Kia terpesona dengan ketampanan Andika begitu juga sebaliknya sehingga mereka betah dalam posisi yang seperti itu sampai sebuah deheman mengagetkan mereka, Andika melepaskan pegangannya dan mereka merapikan kembali penampilannya.
"Loh kok kalian belum berangkat sih, ini udah mau jam tujuh loh," ucap Ratna.
"Iya Tan, ini juga mau berangkat kok, ayo Kia," ucap Andika lalu mengandeng tangan Kia, Kia sampai tak sadar kalau Andika mengandeng tangannya dan menuruti perkataan Andika.
Setelah menyalami Ratna mereka pun terus berjalan menuju ke Mobil milik Andika, ketika sudah sampai di sana barulah Kia menyadari kalau tangannya di pegang oleh Andika.
"Lepasin tangan gue," sontak Kia melepaskan tangannya dari Andika sehingga Andika terkekeh.
Kia masuk ke dalam mobil itu dengan wajah cemberut, sebenarnya dia menyembunyikan wajah meronanya dari Andika namun Andika sudah melihatnya.
Andika pun masuk ke dalam mobil dan melajukannya dengan kecepatan sedang menuju ke Sekolahnya Kia.
__ADS_1
Ketika sampai di sekolahnya terlihat ada Kimora yang sedang menunggu Kia di depan pagar dengan wajah khawatirnya.
Kia langsung turun dari mobil lalu segera menghampirinya dengan di ikuti oleh Andika di belakangnya.
"Loh kak Kim, kenapa masih di sini, sebentar lagi masuk loh," tanya Kia.
"Gue nungguin Lo tau gak sih, Azka sakit dan pengen ketemu sama Lo," ujar Kimora.
"Gak salah Kak Kim, kenapa dia pengen ketemu sama aku?"
"Gak tau juga gue, ayo ikut Gue," ujar Kimora lalu menarik tangan Kia agar mengikutinya akan tetapi dia tidak bisa menariknya karena tangan kia yang sebelah lagi di pegang oleh Andika.
"Gak aku gak akan lepasin tangan kamu, aku gak akan biarkan kamu bertemu dengan Pria lain selain aku,"
"Siapa sih dia Kia?" Tanya Kimora
"Buk....." ucapan Kia terputus karena segera di sambung oleh Andika.
__ADS_1
"Kenalkan Gue Andika calon Imamnya Kia," ujar Andika yang membuat Kening Kimora berkerut binggung.
"Eh maksud gue calon suaminya Kia," ujar Andika kemudian. Sontak Kimora melepaskan tangannya dari tangan Kia.
"Apaan sih Kak Dika, siapa juga yang mau di jodohin sama kamu, kita itu gak ada hubungan apa-apa tau gak," ujar Kia berusaha melepaskan tangannya dari Andika akan tetapi dia tidak bisa melepasnya karena Andika memegang tangannya dengan erat.
"Kita ini calon suami istri tau gak, atau kamu mau aku nikahin kamu sekarang juga," ujar Andika.
"Sejak kapan kita calon suami Istri, Gue gak terima perjodohan itu, lepasin tangan Gue, dan satu lagi Lo gak berhak mutusin kalau Gue ini calon istri Lo karena karena hati Gue sudah milik orang lain," ucap Kia kesal.
"Aku berhak Kia karena aku adalah..." ucapan Andika terputus, hampir saja dia keceplosan tentang siapa dirinya yang sebenarnya.
"Apa? Ayo lanjutkan, kenapa berhenti" bentak Kia, Andika terdiam sesaat.
"Karena aku adalah orang yang di jodohin sama Ibu Kamu Kia," ucap Andika lembut.
"Gue gak terima perjodohan itu dan Lo gak berhak atas diri Gue, lebih baik Lo pergi dari kehidupan Gue untuk selamanya Kak Dika, gue gak mau lihat Lo lagi," ujar Kia
__ADS_1
"Oke fine, aku akan pergi dan menjauh dari kamu dan satu hal lagi yang harus kamu tau kalau kamu tidak akan pernah menemukan Cintamu itu kalau aku pergi my sweet Girl," ujar Andika lalu melepaskan tangan Kia dan masuk ke dalam mobilnya kemudian melajukan mobil itu dengan kecepatan tinggi.
Bersambung...