
Kia melihat ke sekeliling tempat itu namun pemuda itu tidak ada lagi di sana, Kia bergidik ngeri.
"Di mana Pemuda itu, atau jangan-jangan...? Aaaaaa...," Kia Lari pontang-panting dan..
Bruuukk...
Kia kembali menabrak seseorang dan keduanya terjatuh ke lantai.
"Punya mata gak sih...haah Lo lagi?" Ucap Orang itu yang tidak lain adalah Azka.
Kia pura-pura tidak melihat Azka, dia bangkit lalu melihat ke kiri dan ke kanan.
"Aku nabrak apa tadi ya, perasaan keras banget tapi kok gak ada siapa-siapa di sini," ucap Kia lalu pergi dari sana.
"Kurang ajar, dia malah pura-pura gak ngelihat Gue lagi. Heh gadis Gila, Lo itu sengaja ya atau pura-pura gila haah,"
"Iiih ngeri banget ya, ada suara tapi gak ada orangnya, kabur... seram amat...," Kia kembali berlari meninggalkan Azka.
"Gue gak bisa di giniin terus sama Tu cewek, Gue harus buat perhitungan sama dia," ujar Azka.
"Ha... ha... ha... Lo kenapa Az, kenapa marah-marah gak jelas begitu sih," tanya sesosok pemuda yang sudah berdiri tepat di hadapannya.
__ADS_1
"Bryan!!! Kapan Lo balik dari Amrik, mana Oleh-oleh buat Gue," ujar Azka sambil merangkul sahabatnya itu.
"Lo itu, bukannya mananyakan gimana kabar gue malah minta Oleh-oleh, Gue sudah dua hari balik, tapi Gue malas aja masuk sekolah, tapi sepertinya Gue akan semangat ke sekolah mulai sekarang deh," ujar Bryan.
Azka mengerutkan keningnya mendengar ucapan sahabatnya itu.
"Ada yang salah sama Lo Bry, Lo masih sakit??" Ujar Azka sambil memegang kening Bryan.
"Yang sakit tuh di sini Az, Gue jatuh Cinta pada pandangan pertama sama seorang Gadis di sekolah Ini," ucap Bryan.
"Serius Lo, siapa gadis Itu Bry? Selamat ya, setelah sekian lama akhirnya Lo bisa juga ngerasain jatuh Cinta, Gue penasaran seperti apa Gadis yang bisa membuat Lo jatuh Cinta itu," ujar Azka.
"Nanti lah Gue kenalkan sama Lo, Gue saja belum tau namanya siapa, udah Yuk, ada Oleh-oleh buat Lo dan Kimora," ucap Bryan
Sudah dua bulan Bryan tidak sekolah karena dia harus ke Amrik untuk melakukan Operasi Transplantasi Jantung, Bryan mengalami sakit jantung bawaan sejak lahir, dan setelah menunggu sekian lama dia baru mendapatkan Donor Jantung yang Cocok untuknya.
"Bryan!!! Kamu sudah kembali?" Kimora segera berhambur hendak memeluk Bryan.
" Stop...!!! Jangan peluk Gue, nanti gue di bilang homo lagi,"
Plaakkk...
__ADS_1
Kimora menggeplak bahu Bryan, dia kesal selalu di anggap sebagai cowok sama Bryan, padahal tanpa Bryan ketahui Kimora sudah dari dulu menyukai Bryan.
"Iiiiihhh Bryan," teriak Kimora kesal.
"Ha.. ha.. ha..., makanya Lo Rubah Tu penampilan urakan Lo, biar Kita anggap sebagai Ladies," ujar Azka
"Diam Lo Az, walaupun luarnya Cowok tapi dalamnya tetap cewek tau,"
"Mosok... sini Gue lihat," ujar Bryan
"Eit.. mau kena bogem mentah Gue Lo, atau Gue pindahin mata Lo ke Pantat,"
"Ngeri banget Lo Kim, kalau mata Gue lo pindahin ke pantat Lo boleh deh,"
"Emang dasar mesum Lo ya, mana oleh-oleh buat Gue?"
"Bentar Gue ambilin dulu," Bryan membuka tasnya lalu mengeluarkan tiga buah Kotak berukuran sama.
"Apa ini Bry?" Tanya Kimora
__ADS_1
...Bersambung.......