Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Andika Pergi


__ADS_3

Kia mematung, dia tidak menyangka apa yang dia dengar tadi itu nyata atau hanya ilusi semata, dia menepuk pipinya namun terasa sakit.


   Tes...


    Air mata jatuh di pipinya dan seketika tubuhnya ambruk di tanah, Kimora yang melihatnya langsung mendekat dan duduk sejajar dengan Kia.


    "Kia Lo kenapa?" Tanya Kimora.


    "Kak Kim hik..hik...," ujar Kia sambil menangis sesugukan.


    "Lo kenapa nangis sih Kia?" Tanya Kimora lagi.


     "Kak Dika itu adalah Bad Boynya Aku yang selama ini aku cari, dia jelas-jelas berada di hadapan aku sekarang tapi aku tidak mengenalinya sama sekali," ujar Kia masih saja menangis.


      "Maksud Lo dia itu cinta Lo yang Lo ceritain itu, dia teman Chatingan Lo?" Kia mengangguk lemah.


      "Ayo kia kita kejar dia," ujar Kimora sambil menarik tangan Kia namun Kia masih saja belum beranjak dari duduknya.


     "Ayo Kia, tunggu apa lagi?" Ujar Kimora.

__ADS_1


     "Tapi aku sudah menyuruhnya pergi kak Kim, aku menyuruhnya menjauh dari aku dan aku juga mengatakan agar dia pergi dari kehidupan aku untuk selamanya," ucap Kia masih sesugukan.


    "Itu kan karena Lo gak tau siapa dia sebenarnya, ayo kita kejar dia, semoga Dia belum pergi jauh," ujar Kimora, Kia bangkit lalu mengikuti Kimora masuk ke dalam mobilnya, Kimora melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Kia mengarahkan Kimora ke arah Rumahnya Andika.


    Tak lama mereka sudah sampai di sana. Kia segera turun dari mobil itu dan menghampiri gerbang lalu segera memencet Belnya. Tak lama Pak Satpam membuka pintu pagar itu.


    "Eh non Kia, Non Kia cari Den Dika ya?" Tanya Pak satpam itu.


    "Iya pak, Kak Dikanya ada di rumah gak Pak?" Tanya Kia.


     "Waah Non Kia telat, baru saja Den Andika pergi, sepertinya mau pergi jauh sih, Bapak Lihat Den Andika bawa koper besar gitu," ujar Pak Satpam itu. Kia oleng dan hendak terjatuh, untung saja Kimora cepat menahannya agar tubuh Kia tidak kembali Ambruk.


     "Saya kurang tau non, Den Andika tidak bilang apa-apa soalnya, tadi dia pulang terus pergi lagi dan tidak ngomong apa-apa sama saya," ujar Pak Satpam itu.


    "Kalau begitu makasih ya Pak, ayo Kia kita pergi," dengan berat hati kia masuk ke dalam mobil Kimora, kimora melajukan Mobilnya, Kimora melihat Kia yang masih saja menangis, Kimora bisa merasakan apa yang Kia rasakan sekarang.


    "Kia, aku antar kamu ke rumah apa kita ke sekolah?" Tanya Kimora


     "Tolong antarkan aku ke rumah kak Kim hiks.. hiks..." ucap Kia masih saja menangis, Kimora hanya membiarkan Kia meluapkan kesedihannya agar dia merasa lega.

__ADS_1


     Tak lama mereka sudah sampai di depan Gang rumahnya Kia, Kimora menuntun Kia menuju ke rumahnya. Kia terlihat sangat lemah sehingga Kimora gak tega membiarkannya berjalan sendiri menuju rumahnya.


     Tok... tok...


    "Assalamuàlaikum!" Ucap Kimora.


    "Waàlaikumsalam!" Jawab Ratna dari dalam.


     Ceklek...


Pintu terbuka dan terlihat Ratna yang heran melihat Kia sudah pulang.


    "Loh sayang, kok kamu sudah pulang sih, kan baru tadi kamu pergi ke sekolahnya, nak Andika ke mana?" Tanya Ratna.


     Kia langsung berlari menuju ke kamarnya dan menyisakan Ratna dengan semua kebingungannya.


...Bersambung......


 

__ADS_1


__ADS_2