Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Panggil Aku Kia


__ADS_3

Ketika Kimora melihat wajah Polos Kia seakan-akan menghipnotis dirinya yang awalnya sangat marah padanya menjadi iba. Kimora mulai memindahkan anak rambut yang menutupi wajah Kia dan mengelus wajah lembut itu sehingga Kia merasa terusik dan terbangun dari tidurnya.


"Kak Kim!! Seru Kia kaget, dia mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan Itu.


"Tadi perasaan aku tidur di bawah pohon deh, tapi kenapa aku bisa di sini ya, apa kak Kim yang membawaku ke sini?" Tanya Kia, Terlihat Kimora tersenyum manis ke arah Kia.


"Bukan Kia, tapi Bryan yang membawa kamu ke sini," ucap Kimora sedikit teriris hatinya.


"Apa!! Jadi cowok aneh itu yang membawa aku ke sini? Ujar Kia yang membuat Kimora mengerutkan keningnya.


"Ada-ada saja kamu Kia, cowok setampan Bryan kamu bilang aneh," ucap Kimora, Kia menatap wajah Kimora yang berbinar ketika mengatakan itu, dia bisa menyimpulkan kalau Kimora suka sama Bryan.


"Kak Kim suka ya sama Cowok aneh itu?"


"Uhuuk... uhukk..." Kimora tersedak mendengar ucapan Kia, dia tidak menyangka Kia yang terlihat Polos begitu mudahnya mengetahui perasaannya kepada Bryan.


"Jadi benar kak Kim suka sama dia ya?" Goda Kia lagi.

__ADS_1


"Memangnya kelihatan sekali ya Kia?" Tanya Kimora dengan wajah meronanya.


"Ya iyalah kak Kim, wajah kak Kim itu sama seperti wajah aku ketika ngobrol sama Bad Boy," ucap Kia yang membuat Kimora binggung.


"Bad Boy ?, siapa dia, pacar kamu ya?"


"Yach bisa di bilang begitu sih kak, Tapi kak Kim belum menjawab pertanyaan aku loh," Kimora bernafas lega karena Kia ternyata sudah punya pacar. Semua kekhawatirannya kehilangan Kesempatan bersama dengan Bryan sirna sudah.


"Iya Kia, Aku sudah lama suka sama dia, tapi dia tidak mengetahuinya bahkan dia tidak pernah melirik sedikitpun padaku, kamu tahu gak dia tidak menganggap aku sebagai wanita loh," ucap Kimora dengan nada sedihnya.


"Kamu tu ya, bisa-bisanya mengejek senior ya," ucap Kimora sambil mengelitik Kia.


"Ampun kak... ha... ha.. ampun.. ha... ha..." Kimora menghentikan kegiatannya karena melihat Bryan masuk ke dalam ruang UKS itu.


"Loh kamu kok ada di sini Kim?" Tanya Bryan.


"Kakak yang ngapain di sini?" Tanya Kia.

__ADS_1


"Aku ya mau lihat kamu lah, sambil bawain kamu makanan dan Minuman ini," ujar Bryan sambil membuka makanan buat Kia.


"Siapa yang minta, emangnya aku sakit apa pakai di bawain makanan dan minuman segala, aku bisa ke kantin sendiri kali, mending makanannya di kasihkan ke Kak Kim, dia sakit tahu," ucap Kia sambil melirik Kimora. Kimora memelototkan matanya ke arah Kimora.


"Lo sakit Kim?" Tanya Bryan sambil mengecek kening Kimora, dada Kimora bergemuruh ketika tangan Bryan memegang keningnya, wajahnya merona.


"Sedikit hangat sih, dan juga wajah kamu merah banget Kim, sepertinya kamu harus di rawat," ucap Bryan.


"Nah Justru itu, kakak yang harus merawat dia, bila perlu antar Kak Kim ke Rumah sakit ya, aku pergi dulu bye.. bye.."


"Eh nama kamu siapa?" Teriak Bryan.


"Panggil aku Kia," ucapnya lalu pergi dari sana.


"Kia," ucap Bryan sambil tersenyum.


...Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2