Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Ketahuan Ketawa


__ADS_3

Tampan juga ya kak Azka kalau senyum, Kia... Kia... Kia... lo mikir apa sih, dia itu Monster es Balok, gara-gara dia Lo sebentar lagi akan menerima hukuman mencuci seluruh Piring yang ada di Cafe ini, ayo cepetan mikir kalau gak mau di permalukan di sini,, batin Kia dengan wajah gelisahnya.


   Tak lama pesanan mereka pun datang, Azka segera memakannya sedangkan Kia hanya melihatnya saja.


    "Ayo di makan Nasi Gorengnya, kagak bakalan kenyang kalau di lihatin saja seperti itu," ucap Azka santai namun Kia masih saja tidak bergerak.


    "Ayo di makan, Gue yang traktir," ucap Azka, Kia melihat ke arah Azka yang cuek saja dan terus memakan makanannya.


    "Seriusan? Kak Azka gak bohong kan," ucap kia, Kia masih tidak percaya, jangan-jangan Azka hanya mempermainkannya saja, setelah nanti dia makan dia akan di suruh bayar sendiri.


    "Iya, ayo cepat makan, nanti kita kemalaman," ucap Azka, mendengar ucapan Azka itu Kia tidak menunggu lama lagi, dia langsung menyantap habis makanan itu sampai-sampai Azka melongo melihatnya.


     "Lo lapar apa kesurupan, cepat amat makannya," ucap Azka. Kia tak mengubrisnya, dia terus saja mengunyah dan sesekali meminum kelapa segarnya dan tak lebih dari lima menit dia sudah membuat Makanan itu ludes tak bersisa.

__ADS_1


    "Aeepp..." Kia bersendawa sehingga mengundang perhatian beberapa pengunjung yang ada di sana, ada yang tertawa ada juga yang merasa jijik melihatnya.


    "Ish gak banget deh, cewek kok Jorok banget," ucap salah satu pengunjung yang masih Muda, kira-kira seumuran mereka.


    "Suka-suka aku dong, kenapa kamu yang repot," ujar Kia santai yang membuat Azka tertawa melihatnya, sejenak Kia terpana, bukan karena ketampanannya akan tetapi baru kali ini dia melihat Es balok itu bisa tertawa.


    "Kak Azka ketawa?" Tanya Kia tak percaya, Azka seketika kembali ke Mode datar, wajah tampan tadi ketika dia tertawa menjadi beku kembali seperti Es balok.


    "Mbak, Bill nya," ujar Azka, pelayan itu pun datang, Azka membayar makanan mereka lalu bangkit dan pergi dari sana. Mau tidak mau Kia segera mengikutinya dari belakang.


    Tiba-tiba Mobil Azka berhenti di depan sebuah Mesjid.


    "Loh kok berhenti lagi sih?" Kia memberanikan diri untuk bertanya.

__ADS_1


    "Gue mau Sholat dulu, kalau menunggu sampai di rumah waktu Magrib akan habis," ucap Azka lalu turun dari mobilnya. Sesaat kemudian dia kembali menunduk dan melihat ke arah Kia yang masih duduk di tempatnya.


    "Lo mau ikut Sholat bareng?" Tanya Azka, Kia segera turun dari mobil itu dan mengekor di belakang Azka.'


    "Gak nyangka aku, kak Azka yang kaku begitu ternyata Sholeh juga ya," gumannya.


     Kia segera menuju ke tempat Wudhu wanita lalu mengambil air Wudhunya lalu bergegas masuk ke dalam mesjid dan segera melaksanakan kewajibannya itu.


   Tak berapa lama Kia sudah selesai Shalat dan melihat kalau Azka tidak ada lagi di Tempat tadi dia melaksanakan Shalatnya, Kia tahu karena tadi duluan Azka yang Shalat dari pada dirinya, kalian pasti tau sendiri kalau wanita itu sedikit Ribet harus memakai Mukena dulu dan tak lupa bercermin agar Aurat tidak ke mana-mana.


   Kia bingung namun akhirnya dia memutuskan untuk menunggu di mobil saja. Tak lama Azka pun sudah datang, dia sudah kelihatan Fresh dan dia segera masuk ke mobilnya, Kia pun juga masuk dan akhirnya  Azka mengantarkan Kia sampai ke depan Gang Rumahnya.


  

__ADS_1


...Bersambung... ...


__ADS_2