Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Salah Faham


__ADS_3

Kia kemudian pergi ke ruang kerja ibunya, terlihat ibunya sedang Fokus menjahit baju.


"Ibu, apa aku boleh minta uang, gak banyak kok cukup untuk beli cemilan saja," ujar Kia hati-hati. Ratna tidak menjawabnya dia masih saja Fokus sama jahitannya.


"Ibu! Ibu marah ya sama aku? iya deh aku minta maaf, aku tadi hanya kesal saja karena Andika aku ajak masuk tapi tidak mau," ujar Kia. Ratna menoleh ketika mendengar Kia menyebut nama Andika.


"Jadi benar kamu di anterin sama Nak Andika?" Tanya Ratna sumringah.


"Iya Bu, di anterin siapa lagi, gak mungkin kan ada orang lain yang mau nganterin aku," ucap Kia, Ratna melihat tidak ada kebohongan di mata Kia, dia kemudian merongoh saku bajunya dan memberikan uang dua puluh ribu buat Kia.


"Makasih ya Bu, aku mau jajan dulu," ucap Kia, dia sangat senang dan kemudian dia bergegas pergi ke Mini Market terdekat untuk membeli cemilan.


Sesampainya di sana kerena terlalu senang, Kia sampai menabrak seorang pemuda yang juga mau masuk ke Mini market tersebut.


"Eh maaf, aku gak sengaja," ucap Kia sambil mendongak ke arah wajah pemuda Itu.


"Kia!"

__ADS_1


"Kak Azka! Kak azka ngapain di sini, kak Azka ngintilin aku ya?" Ujar Kia.


"Heh bocah Narsis, enak saja Lo ngomong begitu, gue kebetulan lewat dan teman gue menyuruh Gue membeli minuman dan cemilan di sini, lo ngapain di sini?" Tanya Azka.


"Mau berenang! ya mau jajan lah, masih di tanya," ucap Kia ketus


"Ya sudah, kita belanja bereng yuk, Lo kasih tahu Gue cemilan apa yang enak nanti, soalnya gue tidak pernah belanja sendiri,"


Kia menyerigai, ini kesempatan baginya untuk di traktir sama Azka.


"Oke, ayo ikut," ucap Kia lalu menarik tangan Azka masuk ke sana, Azka hanya bisa pasrah saja mengikutinya.


"Nah ini dia yang aku cari, ini enak banget loh kak Azka," ucapnya lalu mengambil keripik kentang pedas yang sedari tadi memang terpajang di situ. Azka menjatuhkan rahangnya melihat kelakuan Kia itu.


"Hey gadis bodoh, Ini tuh dari tadi juga di situ kali, terus ngapain kita muter-muter gak jelas dari tadi hah, buang-buang waktu saja."ucap Azka, gak tau kenapa Azka bawaannya kesal mulu kalau dekat-dekat Kia.


"Kak Azka sini deh mendekat," ujar Kia pelan, tanpa aba-aba Azka juga menuruti keinginan Kia.

__ADS_1


"Justru itu kak Azka, aku ingin menghabiskan waktu berlama-lama di sini, makanya dari tadi aku muter-muter aja, lagian kak Azka ngapain ngikutin aku," ucap Kia tanpa merasa bersalah sedikitpun


"Sudah ah, Biar Gue beli sendiri saja. Bisa larut malam Gue berada di sini kalau ngandelin Lo," ucap Azka hendak pergi namun Kia menariknya.


"Heh tunggu dong, ini siapa yang bayar?"


"Itu kan punya Lo, lo sendiri lah yang bayar," ucap Azka namun kembali di tarik sama Kia, Karena tenaga kia terlalu kuat menarik Azka sehingga membuat Azka menimpa Kia dan posisi mereka sekarang sangatlah Intim.


"Azka!" Sebuah suara memanggilnya, mereka berdua menoleh ke arah sumber suara tersebut.


"Meyra, kamu ngapain di sini, kenapa kamu enggak nunggu di mobil saja," ujar Azka yang masih belum sadar kalau dia sedang menindih tubuh Kia.


"Oh jadi ini ternyata yang membuat kamu lama di sini, kalau begitu terusin saja aku bisa pulang naik taksi," ucap Meyra berlalu pergi.


Azka baru menyadari kalau Meyra sudah salah Faham padanya, dia segera bangkit lalu hendak mengejar Meyra namun dia berhenti sesaat dan berbalik ke arah Kia.


"Ini buat bayar cemilan Lo," ucap Azka memberikan satu lembar uang seratus ribuan kepada Kia.

__ADS_1


...Bersambung......


__ADS_2