
Kia sudah selesai mandi, dia masih kepikiran kenapa Bad Boy tidak datang ke cafe tempat mereka janjian itu.
"Apa jangan-jangan aku salah Cafe lagi, tapi enggak ah, sudah benar kok, atau aku cek lagi aja kali ya," ujar Kia lalu mengambil ponsel dan melihatnya.
"Astaghfirullah ke mana nomor kontaknya Bad Boy, perasaan tadi sebelum Hpnya mati masih ada deh, apa jangan-jangan gak sengaja ke hapus ya," ucap Kia sambil terus mencari-cari nomor kontaknya Bad Boy akan tetapi dia masih saja tidak menemukannya di ponselnya.
"Aduuh bagaimana ini, jangan-jangan ponselku di retas orang lagi, sekarang kan banyak isu-isu Hakker yang meraja lela, siapa tahu ada Hakker yang kurang kerjaan yang meretas data-data di ponsel aku, bagaimana ini malah aku gak ingat lagi nomor kontaknya Bad Boy," ucap Kia Frustasi.
"Lebih baik aku mandi saja dulu, siapa tahu setelah mandi aku dapat wangsit," ujar Kia lalu melempar sembarang ponselnya dan masuk ke kamar mandinya.
Setelah selesai mandi Kia kembali melihat ponselnya hanya dengan memakai handuk yang melilit bagian dada sampai lututnya serta handuk kecil yang melilit Rambut panjangnya yang basah karena dia baru saja keramas.
__ADS_1
Tiba-tiba saja sebuah Vidio Call dari no tak di kenal masuk ke Ponselnya.
"Siapa sih ini, jangan-jangan Bad Boy, mungkin karena dia sudah datang makanya dia menelfon aku lagi," ujar Kia lalu segera mengangkat Vidio call itu.
Kia kecewa karena bukan Bad Boy yang menghubunginya akan tetapi Andika, tapi lain halnya kia lain lagi Dengan ekspresi Andika yang kaget di suguhkan dengan pemandangan yang membuat adik kecilnya seketika mencuat karena melihat tubuh seksi Kia yang hanya terbalut handuk itu.
"Kak Dika! Mau ngapain Lo VC gue?" Tanya Kia masih belum sadar dengan keadaannya sekarang. Bukannya menjawab namun Andika seketika menutup mata dengan tangannya, Kia merasa heran melihat Tingkah Andika itu.
"Itu," ucap Andika sambil menunjuk ke arah Kia, kia melihat kebelakangnya dan mendelik kesal karena merasa di permainkan oleh Andika.
"Itu apa sih kak, gak ada apa-apa di belakang gue, kak Dika jangan nakut-nakutin gue deh," ujar Kia
__ADS_1
"Kia gue gak nakut-nakutin lo, tapi Lo pakai apa itu," ujar Andika, Kia melihat ke dirinya dan betapa kagetnya Kia melihat keadaannya sekarang yang hanya berbalutkan handuk saja, Sontak Kia melempar ponselnya ke kasur.
"Astaghfirullah, kak Dika kenapa Gak bilang dari tadi sih, Aku lupa kalau belum pakai baju," ucap Kia, terdengar suara Andika yang tertawa terbahak-bahak di seberang sana dan sesaat kemudian ponselnya di matikan oleh Andika.
Andika masih memegang dadanya yang bergemuruh, dia juga melihat ke arah adik kecilnya yang sudah siap terbang itu.
"Hadeuh harus bagaimana caranya menenangkan Si jeki ini, kenapa Kia selalu ceroboh begitu sih, untuk gue yang telfon kalau orang lain gimana?" Ujar Andika lalu pergi ke kamar mandi untuk mengguyur kepalanya agar si Jeki menjadi tenang.
Sementara di kamarnya Kia segera memakai bajunya dan kembali mengintip apakah Panggilan VC dari Andika masih nyambung atau tidak.
"Untung Sudah gak nyambung, kalau enggak malu banget Gue sama kak Andika, kenapa sih gue seceroboh itu, jangan sampai gara-gara dia melihat tubuh mulus Gue dia jadi berubah pikiran untuk menerima perjodohan itu, enggak-enggak, gue harus segera bertindak agar Kak Dika jangan sampai kepincut sama Gue," ucap Kia yang dadanya masih berdebar kencang itu.
__ADS_1
...Bersambung......