
"Kak Azka tunggu!" Teriak Kia, Azka menghentikan langkahnya dan berbalik melihat ke arah Kia.
"Apa lagi!!! Azka geram karena Kia menghambatnya untuk mengejar Meyra tapi entah mengapa dia tidak bisa marah sama Kia, dia terlalu imut untuk di marahi.
"Sadar Azka, dia itu pembuat onar, Lo jangan sekali-kali main hati sama dia, kalian tidak akan pernah bisa cocok, lebih baik Lo kejar Meyra yang bisa memahami sifat lo itu dan yang paling penting Lo sudah kenal Meyra lama dan mengetahui bagaimana lembutnya dia, tidak seperti Kia yang urakan," guman Azka .
"BTW makasih ya Kak," ucap Kia sambil tersenyum manis ke arah Azka, Azka juga membalas senyuman Kia lalu bergegas pergi dari sana.
Di luar Mini market Azka melihat kalau Meyra sedang mengambil tas dari dalam mobil Azka, Azka bergegas mendekatinya dan mendorong agar Meyra masuk ke dalam mobil itu dan dia pun juga masuk ke sana.
Azka segera mengunci otomatis pintu mobilnya agar Meyra tidak bisa keluar dari mobil tersebut.
"Azka buka gak, aku mau turun," suruh Meyra
"Enggak, sebelum lo dengarin penjelasan Gue," ucap Azka
__ADS_1
"Apalagi yang mau di jelasin Azka, itu semua sudah jelas, aku melihat kamu begitu nyaman berada di atas gadis kecil itu," ucap Meyra sambil meneteskan air matanya.
"Ayolah Meyra, kamu jangan berpikiran macam-macam seperti itu ya, itu hanya kecelakaan saja tadi, tak sengaja aku menabrak gadis itu dan begitulah kejadiannya, semua yang kamu pikirkan tidak benar Meyra," ujar Azka.
"Jadi seperti itu ya, kenapa kamu gak ngomong dari tadi Azka, kalau kamu ngomong kan aku gak akan salah Faham," ujar Meyra, itu yang di suka oleh Azka, Meyra sangat mudah di bujuk dan cepat bisa meredam amarahnya.
"Berarti aku salah Faham dong sama Gadis kecil itu, sebaiknya aku minta maaf padanya,"
"Tidak usah Meyra, dia sudah pergi kok," ujar Azka.
"Maaf ya Mey, aku gak bawa cemilan dan minuman buat kamu, habisnya aku belum sempat membelinya tadi,"
"Kalau begitu bagaimana kalau aku traktir kamu makan di Restoran saja sekarang," ujar Azka
"Boleh, ayo kalau begitu," ucap Meyra Antusias.
__ADS_1
"Kalau begitu kita pergi sekarang ya," ucap Azka, Meyra mengangguk kemudian Azka mulai melajukan mobilnya pergi dari sana.
Sementara Kia sedang berbelanja semua Snack yang dia inginkan mumpung uangnya lagi banyak.
Kia sudah membeli semua cemilan dan sejarang sudah memenuhi troli miliknya, dia kemudian segera membayarnya.
"Kalau setiap hari begini bisa bohay nih badan, setiap hari ngemil terus kerjaannya. Tumben Kak Azka baik," guman Kia.
"Semuanya Rp 73 ribu mbak," ucap Kasir itu, Kia memberikan uang seratus ribu yang di berikan oleh Azka tadi dan di kembalikan 27 ribu oleh Kasir itu.
"Makasih ya Mbak, sering-sering belanja di sini ya," ucap Kasir itu ramah.
Kia membawa dua buah kresek khas Mini market sambil bernyanyi riang menuju ke Rumahnya.
Kia mulai masuk ke rumahnya dengan mindik-mindik, dia melihat kalau Lampu di ruangan kerja ibunya sudah mati itu pertanda kalau ibunya sudah tidur, tanpa pikir panjang Kia langsung menuju ke kamarnya setelah mengunci pintu depan rumahnya.
__ADS_1
...Bersambung.......
... ...