
Kevin segera memeriksa keadaan Kia, ketika Kevin hendak meletakkan alat Stetoskop ke dada Kia bersamaan dengan Kia membuka matanya.
"Aaaaa....
Kia berteriak sangat kencang sambil mendekap dadanya.
"Bapak ngapain hah?" Tanya Kia katakutan.
Kevin ternganga mendengar ucapan Kia yang memanggil dirinya dengan sebutan Bapak.
"Maaf Dik, Saya seorang Dokter, saya mau memeriksa Kamu, apa saya terlihat begitu tua sehingga kamu memanggil saya dengan sebutan Bapak?" Tanya Kevin yang membuat Bik inah tertawa.
"Dokter kepin jangan marah ya, mungkin Non Kia hanya kaget saja tadi," ujar Bik Inah.
"Kevin Bik, pakai V bukan Pakai P," ujar Kevin dongkol akibat ulah mereka berdua.
"Iya, Dokter Kepin kan?" Ucap Bik Inah.
__ADS_1
"Terserah Bibik deh, Adik manis kamu nurut ya sama saya, biar saya periksa Hidung kamu dulu," Kia baru menyadari kalau yang berada di hadapannya itu adalah seorang Dokter, dia akhirnya mengizinkan Kevin untuk memeriksanya.
"Hidungnya gak terlalu parah kok," ucap Kevin.
"Tapi Dokter kepin, tadi hidungnya Non Kia berdarah loh," ujar Bik inah.
"Itu mungkin karena benturan saja, tapi tidak parah, kamu tebus resep ini nanti kamu minum obatnya secara Rutin ya," ujar Kevin.
"Berarti aku bisa Seko..., Ya Ampun Tukang Ojeknya pasti sudah kelamaan Nunggu Aku, aku permisi dulu ya Bik, Pak," ucap Kia sambil menyalami keduanya seperti anak menyalami orang tuanya lalu berlari pergi dari sana.
Kevin kembali terperanjat dengan apa yang di lakukan oleh Kia, dia geli sendiri baru kali ini dia bertemu dengan cewek sekocak Kia.
"Non Kia Dokter Kepin," ucap Bik Inah.
"Hadeuh kepin wae... kepin Wae... up to You lah Bik," ucap kevin.
Tak lama Andika keluar dari kamar mandinya dengan sudah memakai kaosnya karena dia takut tubuh atletisnya di lihat oleh Kia kalau dia keluar hanya dengan memakai handuk saja. Karena di dalam kepala Kevin sudah terpatri kalau Kia adalah Gadis Mesum makanya dia harus Ekstra hati-hati padanya.
__ADS_1
"Loh ke mana tuh cewek mesum?" Tanya Andika.
"Sudah pergi dia Bro, Lo yakin tidak suka sama dia Dik?" Tanya Kevin
"Kenapa? Mau lo buat jadiin koleksi Lo lagi, Gue gak akan mengizinkannya, sudah Lo urus saja empat yang sudah ada," ucap Andika yang tahu kalau Kevin itu mempunyai banyak pacar alias Play Boy.
"Jadi ceritanya Lo mau di jodohin sama Dia nih?" Ujar Kevin yang membuat Andika tersedak.
"Duh sampai batuk-batuk gitu, itu tandanya Lo ada Rasa sama dia," kevin semakin gencar menggoda Andika.
"Lo gila ya Vin, Gue sudah punya Sweet Girl tau gak, Hati gue hanya untuk dia seorang tidak akan pindah ke lain hati, lo mikir dong kalau ngomong," ujar Andika.
"Lo itu yang seharusnya mikir Dik, Sweet Girl lo itu belum tentu secantik dan seimut gadis tadi tau gak, bisa jadi kan kalau Sweet Girl itu nenek-nenek atau tante-tante kesepian," ucap Kevin.
"Gue tau Sweet Girl, di hati Gue dia yang tercantik dan terbaik, jangan Lo berbicara jelek tentang dia karena Gue gak suka," ucap Andika lalu berjalan ke arah Lemarinya dan menambil pakaiannya.
"Terserah deh, gue hanya nyaranin saja Dik, sebaiknya lo ambil kesempatan yang sudah ada di depan mata, jangan sampi Lo menyesal kalau Ternyata Sweet Girl itu adalah Nenek-nenek ya, Oh ya ini resep obat buat Gadis manis tadi dia lupa mengambilnya, ini kesempatan Lo untuk bisa dekat dengannya, Gue pulang dulu," ujar Kevin lalu juga pergi dari sana.
__ADS_1
...Bersambung.......