Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Bela Saja Terus


__ADS_3

Kia dan Kimora cekikikan ketika mendengar gumaman Azka itu, Azka segera melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju ke Rumahnya Kia.


    Tok...


     Tok....


  "Assalamuàlaikum!"


      "Waàlaikumsalam!"


   Ibunya Kia menyahut dari dalam dan tak lama pintu pun terbuka.


    "Ya Ampun Kia, Hidung kamu kenapa?" Beo Ratna


    "Kebentur Bu, tapi gak parah kok," ucap Kia, Ratna melihat ke arah dua orang yang ada di belakang Kia dengan penuh selidik.


    "Kalian yang membuat Kia begini ya, kamu lagi, pasti kamu kan penyebabnya," marah Ratna kepada Azka


    "Bu, jangan begitu sama mereka, Justru mereka yang membawa Kia ke rumah sakit, ini semua penyebabnya bukan mereka bu. Kak Azka, Kak Kim maafkan Ibu Kia ya, dia gak tahu kejadian sebenarnya," ucap Kia merasa gak enak sama mereka berdua.

__ADS_1


    "Gak apa-apa kok Kia, kita ngerti kok kekhawatiran Ibu kamu, dia pasti panik melihat keadaan kamu seperti ini," ucap Azka


    "Iya Kia, Kiya Faham kok, kalau begitu kita pamit dulu ya Kia,Tante, Assalamuàlaikum!"


    "Waàlaikumsalam!"sahut Kia


   Kia menatap tajam ke arah ibunya, kia sangat kesal namun dia memilih untuk masuk ke dalam rumahnya.


    "Kia kamu belum jelasin siapa yang membuat kamu jadi seperti ini nak, jawab dulu pertanyaan ibu sayang," ujar Ratna sambil mengikutinya dari belakang.


   "Beneran ibu mau tau siapa yang membuat hidung kia jadi seperti ini, entar ibu kaget lagi," ucap Kia


    "Ini ulah Calon menantu kesayangan ibu itu, dia yang sudah membuat Hidung Kia menjadi seperti ini malah gak ada tanggung jawabnya lagi, Lah ibu malah marah-marah sama teman-teman Kia yang menolong Kia," ucap Kia


    "Gak mungkin Kia, Nan Andika gak mungkin melakukan itu, mungkin saja kan dia gak sengaja," ujar Ratna membela Andika.


    "Bela, Bela aja terus. Capek ngomong sama Ibu, lebih baik aku istirahat saja," ucap Kia lalu berjalan menuju ke kamarnya.


    "Masak sih nak Andika seperti itu sih, ini pasti tidak sengaja atau jangan-jangan Kia mengarang cerita agar nama nak Andika jelek di mata aku," ucap Ratna.

__ADS_1


    Kia sangat kesal sama Ibunya, bisa-bisa ibunya menuduk Kimora dan Azka yang melakukan itu padanya, padahal kan Kepala Unta yang melakukannya.


    "Aww, sakit banget lagi, Awas kamu kepala Unta, aku akan balas sepuluh kali lipat rasa sakit ini. Bad Boy aku mau Curhat, apakah kamu sedang Online sekarang," ucap Kia lalu menyambar ponselnya dan ternyata Bad Boy lagi Online langsung saja Kia mengirim sebuah Chat unyuknya.


    "Bad Boy, aku mau Curhat nih, Hatiku perih seperih perihnya sekarang, aku galau Bad Boy"📤


Lama Kia menunggu namun Bad Boy tak kunjung membalasnya padahal Kia melihat kalau Bad Boy sedang Online.


Kia yang sedang kesal bertambah kesal jadinya, dia meletakkan ponselnya di atas nakas dan mengambil handuknya lalu pergi ke kamar mandi.


Kia sangat lama di dalam kamar mandi, dia masih betah di sana karena kepalanya yang panas sedikit lebih dingin terkena guyuran air.


Setengah jam kemudian Kia keluar dari kamar mandi dan sudah kelihatan segar, perutnya yang lapar membuatnya langsung ke dapur hanya dengan menggunakan handuk saja yang melilit tubuhnya.


Tanpa mengindahkan keadaan sekitar Kia langsung makan makanan yang tersedia di meja makan, Akhir-akhir ini Ratna sudah sering memasak jadi ketika Kia pulang sekolah dia tidak capek-capek lagi memasak untuk di makannya.


Tanpa dia sadari ada sepasang mata menatap Intens ke arahnya sambil menelan Salivanya.


...Bersambung......

__ADS_1


...   ...


__ADS_2