Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Rencana Jahat


__ADS_3

"Baiklah Kia Ibu setuju dengan usulanmu, tapi kamu juga harus benar-benar berusaha mengenal nak Andika agar Benih-benih Cinta itu muncul diantara kalian, jangan pernah berpikir untuk membuatnya Tidak menyukaimu ya Sayang," ucap Ratna yang membuat Kia cengengesan.


Ratna sangat tahu bagaimana watak Kia, dia tahu kalau putrinya itu menyetujuinya karena sudah mempunyai sebuah rencana, akan tetapi dia tidak memperdulikannya karena dia yakin Cinta akan datang diantara mereka apabila selalu bersama.


"Ya sudah, Kamu siap-siap gih berangkat ke sekolah," suruh Ratna


Kia bergegas kembali ke kamarnya dan bersiap-siap memakai seragamnya kemudian kembali ke Dapur untuk sarapan. Sudah beberapa hari Ratna menyempatkan dirinya untuk memasak karena dia tahu Kia sudah sangat kangen dengan masakannya.


Terlihat ada dua kotak bekal tergeletak di meja dapur, Kia Heran buat siapa satu kotak bekal itu namun dia tidak menanyakannya.


Kia terus saja memakan sarapannya dan minum segelas Susu kemudian menyambar satu kotak bekal dan hendak pergi dari sana.


"Kia, tolong kasihkan Bekal itu buat nak Andika ya, karena Bu karin sedang ke Luar Kota maka dia berpesan agar kamu mengantarkan bekal untuknya selama seminggu ini, ini kesempatan kamu untuk saling mengenal Sayang," ujar Ratna.

__ADS_1


Kenapa bisa kebetulan begitu sih, di saat aku sudah menerima perjodohan ini kenapa Malah Ibu Karin pergi dan membuat aku yang harus mengantarkan bekal Untuk si Andika, apa ini rencana mereka agar aku dekat sama si Andika itu, atau aku kerjain saja dia,, Batin Kia dengan serigainya.


"Baiklah Bu, aku akan mengantarkan bekal ini ke Rumahnya," ujar Kia lalu mengambil kotak makanan itu dan memasukkannya juga ke dalam Tas nya.


"Aku pergi dulu ya Bu, Assalamuàlaikum," ujar Kia, dia cekikikan karena tadi sudah memasukkan bubuk lada ke dalam bekal itu.


"Murus-murus dah dia, Rasain Lo biar Lo merasakan sakitnya hati Gue di jodohin sama Lo," ujar Kia dengan senyum Smirknya.


"Dengan Neng Kia ya?" Tanya Tukang Ojek itu.


"Iya, tapi saya gak pesan Ojol bang,"


"Ibu yang pesan Kia, mulai hari ini kamu di antar ke sekolah oleh Ojek ini agar kamu tidak terlambat masuk sekolah, karena dalam seminggu ini kamu akan selalu mengantarkan bekal buat Nak Andika.

__ADS_1


"Loh semingguan Bu, capek Dong Bolak-balik. Kenapa gak suruh Tukang Ojeknya saja sih Bu buat ngaterinnya, kan tidak perlu aku bolak-balik ke sana," ujar Kia


"Kamu gimana sih Kia, kan tadi ibu sudah bilang kalau ini kesempatan untuk kalian saling mengenal." Ucap Ratna


"Iya~iya, saling mengenal kan? Oke aku akan lakuin itu dengan senang hati," ucap Kia, padahal Dia sangat ingin jauh-jauh dari yang namanya Andika itu, dia yakin kalau Yang namanya Andika itu orangnya Sombong dan mungkin Resek kayak si Bryan atau Dingin beku kayak Si Azka.


Bermacam Rencana jahat terbersit di kepalanya untuk mengerjai Andika sampai dia cekikikan sendiri di belakang Ojek itu sehingga Kang Ojeknya heran melihatnya.


"Kenapa neng, kok cekikikan begitu?" Tanya Kang ojol


"Kepo aja deh abang ini, nyetir aja yang bener biar gak nabrak," ucap Kia masih senyam-senyum sendiri membayangkan apa yang terjadi nantinya sama Andika setelah memakan bekal itu.


...Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2