
"Serah lo deh, gak bakalan menang Gue berdebat sama Lo," ucap Andika lalu memainkan Ponselnya kembali akan tetapi kali ini dia memainkan Game Favoritnya.
Kia semakin kesal karena di cueki sama Andika, sudah Bad Boy gak datang malah di tambah Andika yang resek banget sehingga membuat Kepala Kia jadi semakin Mumet saja.
"Lebih baik Gue chat Bad Boy saja dan menanyakan kenapa dia enggak datang, apa mungkin terjadi sesuatu sama dia ya," guman Kia lalu mengambil ponselnya.
Kia mengetuk-ngetuk ponselnya akan tetapi tidak mau nyala juga.
"Ni ponsel kenapa sih, kenapa gak mau nyala ya," ucap Kia sehingga membuat Andika mengernyitkan keningnya, itu sangat serba kebetulan, ponsel Sweet Girl tidak bisa di hubungi sedangkan Ponsel Kia mati.
"Apa Sweet Girl itu... enggak-enggak, mana mungkin sih sweet girl yang manis itu si Kia yang gak banget, gak mungkin. Tapi bisa jadi kan," guman Andika.
"Lo ngapain sih, ngapain lo ketuk-ketuk ponsel lo gitu," tanya Andika.
__ADS_1
"Ini nih, gak tau kenapa ponsel gue mati, apa jangan-jangan baterainya habis ya?" Ucap Kia
"Bisa jadi tuh, siniin biar Gue cek," ucap Andika.
"Waah ini sih beneran Baterainya Habis nih, emang lo butuh banget ya sama Ponsel Lo ini?" Tanya Andika
"Iya, gue memang lagi menunggu seseorang yang penting di hidup gue, Gue mau tau di mana dia sekarang," ucap Kia lemah, pupus sudah harapannya bertemu dengan Bad Boy hari ini kalau ponselnya saja mati.
"Ya sudah, biar gue nanya sama kasir itu barangkali ada Charger sama dia, lo tunggu di sini dulu biar gue saja yang ke sana," ucap Andika sambil beranjak dan hendak pergi ke sana.
"Ada apa?" Tanya Andika heran.
"Makasih ya kak Dika," ucap Kia sambil tersenyum manis pada Andika, dada Andika kembali bergetar.
__ADS_1
"Bisa manis juga nih anak ya," guman Andika mengangguk dan membalas senyum Kia lalu pergi ke tempat Kasir itu.
Andika sudah mendapatkan Charger Ponsel yang serupa dengan milik Kia, dia langsung mengecas Ponsel milik kia itu. Rasa penasaran Andika semakin besar sehingga dia memberanikan diri mengaktifkan ponsel Kia.
"Dasar ceroboh, ponsel kok gak di kunci, kalau ada orang lain yang membukanya gimana," ucap Andika, dia juga semakin penasaran dan mulai membuka Aplikasi berwarna hijau itu dan memencetnya dan betapa kegetnya dia melihat ada sebuah chat masuk dari sebuah nama yang sangat familiar. *Bad Boy kesayanganku* tertulis di sana, jantung Andika berdetak lebih cepat, dia mulai mengklik chat itu dan bagai petir menyambar Andika ketika dia melihat chat itu adalah Chat dari dirinya yang tadi di kirim ke Sweet girl.
Andika buru-buru menghapus pesan itu dan menghapus semua hal yang bersangkutan dengan Bad Boy di ponsel Kia lalu menonaktifkannya kembali Ponsel itu.
Entah apa yang ada di fikiran Andika melakukan itu, yang jelas Kia tidak bakalan tau kalau dia adalah Bad Boy, Andika menghilangkan semua jejak Bad Boy di ponsel itu dan dia juga ingin menghempas Bad Boy dari kehidupan Kia. Entah senang ataupun Sedih yang Andika rasakan saat ini hanya dia dan tuhan yang tahu.
Andika kembali ke tempat Kia, dia sangat gugup ketika melihat wajah Kia, dia tidak menyangka kalau Orang yang di jodohkan dengannya adalah Sweet girlnya yang selama ini menghiasi kehidupannya.
Kia sangat heran melihat tingkah Andika yang seketika berubah, pandangannya tidak lepas dari Wajah Kia sehingga Kia merasa risih di buatnya.
__ADS_1
...Bersambung.....