
Kia menarik tangan Azka agar tidak jadi naik ke Mobilnya, Azka berbalik dan menatap tajam ke arah Kia, Kia sebenarnya bergidik melihat tatapan dingin menusuk ke jantungnya itu akan tetapi dia tidak ingin Azka pergi sebelum memaafkannya.
"Maaf, Aku beneran tidak sengaja tadi,"
"Sudah?" Tanya Azka dingin dan kembali berbalik hendak masuk ke mobilnya.
"Tunggu dong, kak Azka sudah maafin aku kan, aku beneran gak sengaja kak, maafin ya Please..." ucap Kia sambil menunjukan Pupe Eyesnya.
Azka sebenarnya sangat kesal sama Kia, dia tadi hanya berniat baik memberikan minuman itu kepada Kia karena dia tak sengaja melihat Kia duduk di sana sambil memegang lehernya.
"Iya, Gue sudah maafin Lo," ucap Azka lalu masuk ke Mobilnya, namun dia sangat kaget karena tiba-tiba saja Kia sudah berada di dalam mobilnya tepatnya di sampingnya.
"Kenapa Lo masuk ke Mobil Gue hah?" Bentak Azka yang masih kaget.
"Kan Kak Azka sudah maafin aku," ucap Kia gak berdosa.
"Terus apa hubungannya, kenapa Lo malah masuk ke Mobil Gue?" Tanya Azka, sekarang sudah tidak setinggi tadi.
"Karena Kak Azka sudah maafin aku, jadi aku berpikir kalau kak Azka juga mau mengantar aku pulang," ucapnya santai.
__ADS_1
"Eeuugghh... kalau Lo bukan Cewek sudah dari tadi Gue gebukin tau gak," ucap Azka kesal lalu melajukan mobilnya ugal-ugalan sehingga Kia sangat ketakutan di buatnya, Kia memegang erat pegangan mobil itu sambil memejamkan matanya, melihat ekspresi Kia Azka malah dengan gencar kembali menambah aksinya dan sampai akhirnya Azka menghentikan mobilnya.
Kia keluar dari mobil itu lalu memuntahkan seluruh isi perutnya. Azka santai saja berjalan di dekatnya dan tersenyum.
"Makanya, Lo kalau gak bisa naik mobil mahal jangan naik," ucap Azka masih tanpa Ekspresi. Kia mendongakkan kepalanya melihat ke arah Azka yang seakan-akan tidak berdosa itu, dia mengarahkan pandangannya ke sekelilingnya, ternyata dia tidak berada di jalan di mana rumahnya berada.
"Loh Kok kak Azka berhenti di sini sih, ini kan bukan jalan dekat rumah aku," ucap Kia.
"Emang," ucap Azka lalu berjalan menuju ke Sebuah Cafe yang ada di depannya.
"Kak Azka, kenapa kita ke sini sih?" tanya Kia Bingung.
Azka memanggil pelayan, tak lama pelayan pun datang.
"Mau pesan apa mas?"
"Saya mau pesan satu Nasi Goreng Seafood dan satu kelapa Segar," ucap Azka
"Kalau si mbaknya mau pesan apa," tanya Pelayan itu sambil melihat ke arah Kia. Kia binggung mau jawab apa, dia tidak punya uang sepeserpun saat ini.
__ADS_1
"Saya ti..
"Samain aja mbak," ucap Azka
"Oh baik, kalau begitu di tunggu sebentar ya Mas dan mbaknya, pesanan akan segera datang," ucap pelayan itu lalu pergi dari sana.
"Hey kak Azka, kenapa kamu pesanin makanan buat aku sih, aku kan gak punya uang," ucap Kia
"Kalau gak punya uang kenapa masuk ke sini?" Jawab Azka datar
"Aku hanya mengikuti kak Azka tadi dan gak berniat makan dan juga aku gak mau nyasar kalau harus pulang sendiri, lagian siapa suruh kak Azka bawa aku ke sini hah," ucap Kia
"Mana aku tahu kalau kamu gak punya uang," ucapnya kembali. Kia merasa gelisah karena dia tidak mau sampai di suruh mencuci piring di sana hanya karena tidak sanggup membayar makanannya.
Melihat itu Azka hanya tersenyum, Kia sempat melihat senyuman itu namun hanya sesaat saja karena Wajah Azka kembali datar.
...Bersambung......
__ADS_1