Berawal Dari Chatingan

Berawal Dari Chatingan
Aku Mau Menerimanya


__ADS_3

Kia memeluk Ponselnya sambil menangis, Sekarang malah dia yang masih Bingung, di satu sisi dia tidak Ingin mengecewakan Ibunya tapi di sisi lain dia tidak Bisa kalau Bad Boy yang sudah memberikan Cinta yang sangat besar untuknya Tersakiti apabila dia menerima Perjodohan itu.


   Ingin sekali dia mengeluhkan apa yang dia rasakan sekarang kepada Bad Boy, akan tetapi dia tidak mau kalau Bad Boy mengetahui kalau dia juga sedang sedih, pasti Bad Boy akan merasa bersalah nanti, Kia mulai memejamkan matanya, perutnya yang sudah bersuara dia abaikan, dia tidak ingin kembali berdebat dengan Ibunya soal Perjodohan Itu.


   Tiba-tiba Pintu Kamarnya ketuk dari Luar, namun Kia pura-pura sudah tertidur. Kia mendengar Pintu itu di buka dan suara langkah mulai mendekatinya, Kia yakin kalau itu adalah Ibunya.


    Kia mulai merasakan Perutnya bergejolak ketika mencium bau harum makanan yang di bawa Ibunya Ke kamarnya.


   "Kia...Bangun Sayang, ini ibu bawakan Makanan kesukaan Kamu," Kia masih saja memejamkan matanya seakan tak terusik dengan panggilan Ibunya.


   Perlahan Ratna duduk di samping Kia dan membelai Rambut Putrinya itu.

__ADS_1


   "Maafkan Ibu sayang, Semua itu ibu lakukan hanya Untuk membuat kamu bahagia, Ibu yakin Nak Andika adalah Orang Yang tepat buatmu nanti, Ibu sangat mengenal keluarganya bahkan Ibu melihat Andika adalah anak Yang Baik, Ibu tidak mau kamu salah bergaul dan tersakiti nantinya," ucap Ratna kemudian mengecup kening Putrinya lalu keluar dari kamarnya Kia.


   Kia kembali meneteskan Air matanya, dia semakin Bingung di buatnya, Kia tidak bisa berpikir jernih sekarang, Bau harum masakan Ibunya sangat mengoda imannya sehingga dengan cepat dia menyambar makanan itu dan memakannya dengan lahap.


   Kia mengelus perutnya yang kekenyangan, Dia sekarang sudah bisa berpikir jernih.


    "Sepertinya aku akan berpura-pura saja menerima perjodohan Itu untuk membuat Ibu senang, Toh kan masih lama aku Lulus sekolahnya, Dan aku akan membuat Ibu tidak menyukai Pria itu dan merestui Hubunganku dengan Bad Boy," ucap Kia dengan Serigainya.


    "Aku akan menyusun Rencana dari sekarang, aku akan membuat Pria itu ilfiel padaku dan menolak perjodohan Itu, lebih baik aku tidur sekarang, Aku membutuhkan tenaga Ekstra untuk melakukan Aksiku nanti," ucap Kia lalu kembali tidur.


Ratna yang melihat Kia sedang berjalan ke arahnya tersenyum senang karena Kia sepertinya sudah mau bicara padanya.

__ADS_1


"Bu, apa Aku boleh ngomong sesuatu sama Ibu?" Tanya Kia


"Iya sayang, Boleh banget. Kamu mau ngomong apa sayang," ujar Ratna sangat senang.


"Bu, Maafin Kia yang sudah Membuat Ibu sedih, Kia bersalah sudah membentak-bentak ibu seperti kemarin, maafin Kia Bu," ucap Kia, Ratna tersenyum, dia merengkuh Putrinya ke dalam pelukannya dan mengecup kening Kia dengan penuh kasih sayang.


"Maafin Ibu Juga ya Sayang, Ibu yang bersalah sudah mengambil tanpa memikirkan perasaan kamu, Sekarang Ibu pasrah kalau kamu tidak mau menerima perjodohan itu, Ibu hanya Ingin kamu bahagia sayang," ujar Ratna


"Bu, aku mau menerimanya Asalkan di antara kami ada perasaan Cinta, beri aku waktu untuk mengenalnya dan apabila perasaan itu tidak timbul juga dalam masa itu bisakah aku menolak perjodohan itu Bu?" ujar Kia dengan perasaan was-wasnya.


...Bersambung......

__ADS_1


   


  


__ADS_2